
Yadna menangis sesenggukan dia tidak menyangka kalau sekarang Video itu sudah tersebar dan hal itu tidak mungkin Yadna cegah lagi apa lagi saat ini dia keluarganya sudah tau.
Mungkin saja teman dan orang orang yang lain juga sudah melihat video itu.
"Astaghfirullah bisa kah aku berjalan lagi di antara mereka, aku yakin kalau mereka sudah melihat nya, Ya Alloh seberat ini masalah yang kau berikan aku sangat tidak sanggup Ya alloh" ucap Yadna.
Kathir langsung menatap pada Yadna yang sekarang sedang menangis, Kathir langsung menghentikan mobilnya di bawah pohon yang cukup besar supaya bisa dia jadi kan tempat berteduh.
Kathir langsung mendekat pada Yadna yang sekarang menangis dia langsung memeluk istrinya itu guna menguatkan istri nya itu.
Namun sayang Kebaikan kathir tidak berguna bagi Yadna karena Yadna sekarang malah semakin menangis sesenggukan dan menutup telinga nya.
"Ya Alloh" gumam Yadna.
Kepala Yadna malah merasa sangat sakit dia langsung merasa pusing hingga tak bisa Yadna tahan lagi akhirnya Yadna pingsan juga di sana.
Kathir panik dia langsung mendekat pada Yadna yang sekarang hanya diam saja karena pingsan, Kathir cemas namun dia harus menguatkan diri nya.
Tiba tiba saja tangan Kathir kram bahkan rasanya sangat sakit sekali, dia tidak percaya kalau sekarang dia malah kram di bagian tangan.
Kathir saat ini sedang di andalkan dan mana mungkin dia meninggal kan Yadna seperti itu, Kathir memukulkan tangannya yang kram itu pada pintu mobil tapi sayang nya tetap tak terasa apa apa karena kram yang di rasakan Kathir memang seperti itu.
"Astaghfirullah kenapa aku malah sakit sekarang ayolah tangan jangan di buat seperti ini aku sangat ingin membawa Yadna ke rumah sakit, belum lagi aku harus mencari keberadaan mamah yang sekarang entah ada di sana, Ya Alloh tolong selamatkan aku" gumam Kathir.
"Allahumma rabban naasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syafiya illā anta syifaa’an lā yughaadiru saqaman.
Artinya: Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkan lah, hanya Engkau lah yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit." ucap Kathir berdoa untuk meminta kesembuhan pada tangannya.
Rasulullah SAW mencontohkan sebuah doa yang dipanjatkan sembari menyentuh bagian yang sakit, seperti berikut
Bismillāh, (dibaca 3 kali).
Artinya: Dengan nama Allah.
A’ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru, (dibaca 7 kali).
Artinya: Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan ku khawatirkan,
Beberapa menit kemudian akhirnya rasa sakit itu tidak ada juga, dan Alhamdulillah nya Kathir bisa membawa Yadna ke rumah sakit yang cukup dekat dengan tempat itu.
Kathir tau betul apa yang sekarang Yadna rasakan dia tidak bisa melihat Yadna yang sekarang menderita, apa lagi Yadna merasakan hal itu karena mamahnya kathir yang sudah ja hat.
"Kalau saja aku tidak datang ke kota ini mungkin saja aku tidak akan bertemu dengan Yadna dan Yadna tidak akan mengalami hal itu tapi sayang mengeluh pun tak ada gunanya apa lagi sekarang hal itu sudah terjadi, hanya saja Kathir merasa sangat menyesal karena dahulu dia datang ke kota itu.
"Kenapa aku datang ke sini kalau aku hanya harus melihat Mamah yang bersikap seperti ini, apa salah aku ya Alloh apa aku salah karena sudah melakukan hal itu" tanya Kathir.
Kathir menyalahkan dirinya sendiri karena dia tidak ingin Yadna sedih lagi.
"Ya Alloh tak bisa kah aku kembali lagi ke zaman dahulu dimana aku tidak pernah kenal dengan masalah ini" batin Kathir Sambil melihat keberadaan Yadna yang ada di belakang dia.
cara menghadapi masalah Dalam Al-quran, Allah menyampaikan bahwa mintalah kepada-Nya dengan sabar dan sholat. Allah tidak menjanjikan hidup ini mudah, tapi menjanjikan setiap ada masalah pasti setelah hal itu kemudahan. Logika kita sebagai manusia terbatas, namun iman tak terbatas.
Tidak akan ada masalah yang besar jika kita bisa menerima masalah itu dengan ikhlas dan tabah, kita akan mendapatkan pahala dari apa yang sudah kita lakukan.
Agar hidup tidak banyak masalah alangkah baik nya agar kita bisa menjaga lidah dan pandangan kita tentang hal itu.
Namun seperti sudah kita tau bahwa sanya menjaga pandangan dan menjaga perkataan itu sangat lah susah apa lagi jika orang yang tengah bicara dengan kita itu adalah teman kita sendiri.
Sedangkan di sisi lain saat ini Mita tengah menatap pada Arsala yang sudah babak belur.
"Mamah kapan datang lagi ke sini" tanya Sisi.
"Entah tapi sepertinya mamah akan pulang dulu untuk beberapa hari karena sekarang mamah akan ada urusan yang sangat mendadak" ucap Mita.
"Ya mah tak apa jangan cemas biar aku saja yang jaga dia" ucap Sisi.
"Kamu yakin bisa melakukan nya, oh ya ada beberapa anak buah yang aku simpan di sini supaya kalau kamu mau apa apa bisa bilang pada mereka" ucap Mita.
"Ya mah" ucap Sisi.
"Baiklah mamah akan pulang dulu sekarang karena seperti mamah tidak yakin kalau papah tidak mencari mamah" ucap Mita yang langsung pergi dari sana.
Setelah sisi memastikan kalau Mita sudah pergi dia langsung duduk di samping Arsala dan mengambil kotak obat untuk mengobati arsala yang saat ini sangat parah bahkan ada darah yang sudah mengering juga.
"Aku akan bantu obati" ucap Sisi sambil membuka kan lakban yang ada di mulut Arsala.
"Kenapa kamu membantu aku" tanya Arsala.
"Karena manusia tidak boleh ja hat pada binatang" ucap Sisi yang berhasil membuat Arsala marah karena di samakan dengan binatang.
"Bukan itu hanya saja aku tidak suka jika ada orang yang menghalalkan segala cara agar bisa menjatuhkan orang lain'' ucap Sisi.
"Siapa" tanya Arsala.
"Ada lah, kamu anak Kecil tak akan paham" ucap Sisi.
"Oh ya" tanya Arsala.
"Ya baiklah aku sudah mengobati mu dan sekarang kau hanya Perlu makan supaya menjadi sehat lagi" ucap Sisi.
Sedangkan di ruangan rumah sakit saat ini Yadna tengah berbaring karena dia pingsan namun sayangnya Yadna malah bermimpi lagi dia bermain kalau dia ada di hotel itu lagi.
**
"Aku akan lenyapkan kamu" ucap Fathir.
"Ampun tuan" ucap Yadna ketakutan sekali.
"Aku sayang pada mu Adna tapi mereka meminta aku untuk melakukan hal ini, aku sangat menyesal maafkan aku" ucap Fathir yang langsung terduduk di lantai dan bersujud pada Yadna.
"Mamah ku salah Yadna maafkan dia" ucap Fathir.
"Aku menyesal" ucap Fathir.
**
Yadna terbangun dia melihat kalau sekarang dia tengah berada di rumah sakit yang sangat besar tanpa Yadna mengerti dia sudah ada di sana padahal tadi pagi dia berniat kalau dia akan bersama dengan Kathir ke salah satu tempat untuk mencari Arsala.
Yadna menatap pada arah samping nya yang sekarang ada Kathir di sana.
"Pak katanya kita akan mencari Arsala" ucap Yadna.
"Ya sabar ya, kamu tengah pingsan sekarang lihat kamu sekarang sangat lemas aku tau itu, kamu istirahat dulu ya" ucap Kathir.
"Apa aku baik baik saja apa aku tidak hamil kan? pak apa aku tidak hamil? pak ayo jawab aku astagfirullah bagaimana mungkin kalau aku hamil lalu ku tengah mengandung benih siapa bahkan ayahnya saja sudah tidak ada, Ya Alloh apa tak bisa kah aku hidup senang" gumam Yadna yang saat ini sangat lelah karena ketakutan itu.
"Tidak kamu tidak hamil dan semuanya baik saja aku tau kamu pasti sangat sedih kan tapi tolong untuk sekarang kamu tidak boleh seperti ini karena lihat aku, Yadna aku tau masalah yang sedang kamu derita ini aku paham kalau kau sangat sedih, kamu boleh kok nangis tapi jangan keterusan ya" ucap Kathir.
"Ya pak" ucap Yadna.
__ADS_1
"Ayo kita hadapi ini bersama sama, dan aku harap kita bisa melewati ini bareng bareng walau pun kita berita itu sudah menyebar aku kan klarifikasi dengan cepat" ucap Kathir.
"Kamu dan Arsala baru saja melewati masalah karena aku, jadi aku tidak mau kalian terlihat dalam masalah aku lagi, kamu tau di video itu tak ada kalian jadi tak akan ada bukti yang bisa memberatkan kamu dan Arsala" ucap Yadna menangis.
"Tak ada yang harus di bicarakan tentang hal ini" ucap Kathir.
Tidak ada manusia yang sempurna dalam segala hal, selalu saja ada kekurangan. Boleh jadi ada yang indah dalam rupa, tapi ada kekurangan dalam gaya bicara, bagus dalam penguasaan ilmu, tapi tidak mampu menguasai emosi dan mudah tersinggung, kuat di satu sisi, tapi lemah di sudut yang lain.
Islam mengajarkan kita untuk menjaga lisan dengan ucapan yang baik. Namun, sering kali manusia tergoda untuk membicarakan orang lain (Ghibah), merendahkan hingga memfitnah sehingga dapat merusak kerukunan bertetangga.
Dari situlah kita harus cermat mengukur timbangan penilaian terhadap seseorang, apa kekurangan dan kesalahannya dan mengapa bisa begitu, serta seterusnya. Seperti apapun orang yang sedang kita nilai, keadilan tidak boleh dilupakan.
Walaupun terhadap orang yang tidak disukai, yakinlah kalau dibalik keburukan sifat seorang Mukmin, pasti ada kebaikan di sisi yang lain.
Allah berfirman dalam Surat An-Nur Ayat 19.
"Siapapun gemar menceritakan atau menyebarluaskan kejelekan saudara Muslim kepada orang lain diancam dengan siksa yang pedih di dunia dan di akhirat."
Apalagi jika cerita yang digosipkan itu merupakan berita bohong, tidak sesuai fakta atau hanya berdasarkan prasangka, jelas lebih besar dosanya.
Allah juga menggambarkan perilaku orang yang suka menggunjing dan membicarakan orang lain dalam Surat Hujurat Ayat 12.
"Wahai orang-orang beriman jauhilah banyaknya prasangka sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, janganlah kalian mencari-cari kesalahan, jangan menggunjing sebagian terhadap sebagian, apakah engkau senang jika makan daging bangkai saudaranya? Maka kalian membencinya, dan takutlah kepada Allah sesungguhnya Allah menerima taubat dan Maha penyayang."
Melansir dari berbagai sumber, fitnah termasuk dalam dosa besar. Tak hanya efeknya saja yang dahsyat, ganjarannya pun tak-main-main. Berikut beberapa adzab bagi mereka yang suka menyebar fitnah.
Dilarang Allah untuk Mempercayainya lagi
Allah berfirman, “Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. an-Nur: 4).
Ayat tersebut menjelaskan bahwa apabila ada seseorang yang memfitnah seorang muslim berzina tanpa adanya bukti dari empat orang saksi, maka hukuman bagi penyebar fitnah adalah cambukan sebanyak 80 kali dan orang tersebut digolongkan sebagai orang yang fasik, yang mana kesaksian orang tersebut tidak akan diterima selamanya.
Tidak ada Surga Untuknya
Kelak di akhirat, orang-orang yang menyebarkan fitnah tidak akan masuk surga.
Rasulullah bersabda, “Tidak masuk surga orang yang suka menyebarkan fitnah,” (HR.Bukhari dan Muslim).
Sebagaimana bersaudara, maka kita sesama muslim hendaknya mempererat tali persaudaraan dan bukan malah sebaliknya.
Dijerumuskan dalam Neraka
karena diharamkan masuk surga, maka, penyebar fitnah akan menjadi penguhuni neraka. Jika orang lain percaya dengan fitnah yang disebarkan, maka itu akan menjadi dosa jariyah bagi si pemfitnah. Dan jika tidak segera bertaubat, maka nerakalah yang pantas untuknya.
Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Sesungguhnya orang yang beriman itu adalah bersaudara, maka damaikan antara dua saudara kamu (yang bertengkar) itu, bertaqwalah kamu kepada Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al Hujurat: 10)
Maka, hendaklah kita senantiasa selalu menjaga lisan dengan baik dan bijak. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang dilindungi Allah.
Saat ini Yadna berpura pura kuat Karena dia ingin segera mencari Arsala tanpa mereka ketahui Yadna sekarang sangat lemah dan tak bersemangat tapi apa boleh buat dia tidak mungkin melakukan hal ini kalau saja tak ada semangat dari orang lain.
Yadna berpikir untuk meninggal saja karena hal itu membuat Yadna sangat defresi dan memikirkan apa pun yang tidak dia ingin kan.
Terlihat kalau sekarang Yadna hanya ingin menangis saja dan hanya ada kata menyerah saja di benak Yadna.
Kathir bingung dia harus melakukan apa bahkan sekarang bisa dia lihat kalau Yadna sangat menderita hanya dengan begitu saja.
"Kamu tak akan kuat Yadna" ucap Kathir.
"Aku kuat" ucap Yadna.
"Istirahat lah Yadna lihat kamu sekarang aku tau kamu sangat lemah dan kamu baru saja bangun dari pingsan kamu setidaknya kamu tidak melakukan hal ini" ucap Kathir.
"Aku bilang juga apa kalau ini aku yang salah aku yang harus nya melakukan hal ini bukan kamu" ucap Yadna.
"Tidak aku juga salah" ucap Kathir yang langsung menghentikan Mobil yang telah dia kendarai itu.
"Aku yang salah kamu tidak akan tau seberapa besar penyesalan aku saat ini aku hanya berharap kalau keadilan datang ke sana" ucap Yadna yang sudah tidak tahan dia bahkan tidak berani kalau harus melihat sosial media yang sekarang sudah pasti banyak notifikasi masuk ke ponsel nya.
Sedangkan di sisi lain saat ini Mita tengah tertawa terbahak bahak karena Video itu berhasil dia publis kan padahal baru saja beberapa jam tapi video itu sudah ramai oleh orang orang yang melihat nya adalah orang terdekat Yadna.
Mita mengambil beberapa makanan yang ada di sana, hidup nya sangat beruntung sekali Sekarang bahkan dia tidak mengira kalau dia akan melakukan hal itu apa lagi terlihat kalau sekarang Yadna pasti sangat menderita.
Banyak komentar pedas yang tertuju pada Yadna bahkan ada yang sampai menandai Yadna juga.
Kasus ini pula pernah Luthfi rasakan dahulu saat mamahnya juga pernah melakukan hal ini memasukan berita lain ke dalam berita dan hal itu adalah hoax.
Namun saat itu untuk saja Luthfi bisa segera menindak lanjuti nya tapi sekarang Luthfi merasa sangat Bingung karena berita itu seperti nyata dan bukan hoax juga apa lagi Yadna tidak berniat untuk melaporkan ke polisi.
"Aku yakin kalau saat ini ada apa ap" ucap Luthfi.
"Abi ayo laporkan ke polisi" tanya Rena.
"Umi kita tunggu saja klarifikasi dari kak Yadna aku tau itu bukan kak Yadna" ucap Adiba.
"Tapi ini harus di tindak lanjuti" ucap Rena.
"Ya Umi maka dari itu kita sabar dulu" ucap Luthfi.
"Aku tidak bisa bayangkan bagaimana mungkin kita akan melewati ini semua lihat teman teman Umi bertanya apa itu asli atau bohong" ucap Rena.
"Dulu aku juga pernah di fitnah begini tapi tidak mungkin masalah ini secepatnya beres apa lagi Yadna nya juga sekarang tidak ada" ucap Luthfi.
"Kira kira kemana Yadna" tanya Rena yang sekarang sangat panik itu.
"Aku tidak tau tak ada yang bisa di hubungi" ucap Adiba.
"Mereka sangat penuh dengan rahasia" ucap Rena.
"Dulu bagaimana cara Abi menghentikan nya" tanya Waffi.
Flash back onn
Luthfi melihat hpnya ternyata notif dari akun sosial media nya.
"Ada apa ini" gumam Luthfi dia melihat ada berita yang sangat mengejutkan nya.
di sana tertulis kalau
__ADS_1
"SEORANG PENGUSAHA TERKENAL MENCULIK ADIKNYA SENDIRI DAN TAK MEMBIARKAN IBUNYA UNTUK MENEMUI NYA WALAUPUN IBUNYA SUDAH BERSUJUD DI HADAPAN NYA, TEGA NYA SEORANG ANAK MEMPERLAKUKAN IBUNYA BEGITU: DURHAKA"
Luthfi hanya tersenyum melihat hal itu dia tak menyangka kalau ibunya akan senekat itu.
"Ternyata mamah sangat pintar berakting" gumam Luthfi.
Luthfi meremas lembaran kertas yang ada di sana, dia tak mungkin bisa melawan para netizen yang sudah berkomentar di sana.
Luthfi hanya menghapus akun sosial media nya untuk mengakhiri itu semua.
Sedangkan di rumah Luthfi, saat ini Gladys sedang menscroll sosial media nya dia melihat berita itu.
Gladys membacanya dia menutup mulutnya karena terkejut dengan berita itu.
"Kakak ipar" teriak Gladys.
Rena yang mendengar suara teriakan pun langsung datang ke sana.
"Ada apa" tanya Rena.
"Lihat kak ada berita" ucap Gladys.
"Berita apa" tanya Rena.
"Kak Luthfi dengan mamah" ucap Gladys.
"Astagfirullah" ucap Rena terkejut melihat hal itu.
"Ini yang membuat berita apa sudah gak waras ya" ucap Gladys.
"Sudah tau apa" ucap Rena.
"Kak lihat lebih parahnya lagi kak Luthfi di tag" ucap Gladys.
"Apa Gus Luthfi sudah melihat" tanya Rena.
"Mungkin sudah karena banyak yang menandai dia, kasihan kakak" ucap Gladys.
"Kamu jangan ungkit ini di hadapan Gus Luthfi, aku mau kalau dia kepikiran bisa ya" ucap Rena.
"Ya aku akan coba" ucap Gladys.
"Terima kasih" ucap Rena.
"Ya kakak ipar kamu tenang saja" ucap Gladys.
sedang kan Seorang laki laki mata mata Mayang dari pengusaha Luthfi datang ke sana, saat ini Mayang ada di sebuah cafe karena dia ada janji temu dengan mata matanya.
"Ada apa" tanya Mayang menatap pada laki laki itu.
"Ada kabar bagus tapi sekarang jadi buruk lagi" ucap Orang itu.
"Apa" tanya Mayang menyeruput kopi yang dia pesan.
"Tuan Luthfi membuat berkas penting sekali, dia akan memberikan sebagian hartanya untuk anda" ucap Orang itu.
uhukk
uhukk
Mayang terbatuk batuk mendengar hal itu dia tak menyangka kalau Luthfi akan memberikan harta nya pada Mayang.
"Apa yang benar" tanya Mayang tak percaya.
"Beneran Nyonya, tapi sayang ada kabar buruk sekarang" ucap nya.
"Apa" tanya Mayang.
"Tuan membatalkan nya" ucap Orang itu.
"Apa? kenapa?" tanya Mayang terkejut bukan main.
"Karena dia melihat berita itu" ucap Orang itu.
"Apa, ck sial ternyata aku melakukan hal yang salah sekarang" kesal Mayang pada perbuatan nya.
"Tapi aku mendengar kalau dia membicarakan anak anak begitu, katanya lebih baik aku berikan pada anak begitu kata Tuan" ucap orang itu menatap pada Mayang.
"Anak? tapi kenapa kau tak bilang lebih awal" geram Mayang.
"Nyonya tadi pagi saya sudah atur pertemuan ini kan tapi katanya anda ada urusan penting" ucap orang itu.
"Temukan bukti yang lain, kalau bisa kau bujuk lagi Luthfi untuk memberikan harta nya itu padaku" ucap Mayang.
"Maaf Nyonya saya kurang bisa kalau itu karena aku hanya seorang karyawan di sana" ucap Orang itu.
"Kau gak berguna baiklah tugas kamu hanya memata matai Luthfi yang itu tugas aku" ucap Mayang.
"Saya permisi" ucapnya.
Mayang geram dia tak bisa berpikir jernih mungkin karena berita itu Luthfi membatalkan memberikan hartanya itu.
Mayang langsung mengutak atik hpnya dia mengirim pesan pada wartawan yang tadi dia sewa.
{Hapus semua berita itu jangan sampai ada yang mengungkit nya lagi dan tolong buat klarifikasi kalau itu hanya cerita bohong} pesan dari Mayang dia tak mau kalau Luthfi membatalkan rencana nya itu.
"Argh aku sangat menyesal melakukan ini" geram Mayang.
Rasa menyesal hinggap di hati Mayang dia menyesal melakukan hal itu apa lagi Luthfi sudah akan memberikan harta padanya.
"Karena ini aku kehilangan kesempatan baik" geram Mayang.
Tak disangka Mayang benar benar menyesal melakukan hal itu, jika waktu bisa di ulang dia tak akan melakukan hal itu .
Flash back off
"Entah Abi lupa" ucap Luthfi.
"Ck bagaimana Sekarang" tanya Waffi.
"Kita akan tunggu kak Yadna dan tanya ala ini beneran dia atau bukan" ucap Adiba.
"Tidak mungkin dia menjawab kak tadi saja dia seperti ketakutan begitu" ucap Waffi
"Tapi Umi yakin kalau Yadna tidak melakukan hal itu" ucap Rena
"Ya aku percaya" ucap Waffi.
"Kamu harus percaya pada kakak mu kalau kamu sama seperti yang lain siapa yang akan membela kakak mu nanti nya" tanya Rena.
__ADS_1
"Ya Umi" ucap Waffi.