Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 85


__ADS_3

Namun Luthfi menatap lagi pada Revan yang masih berdiri di sana.


"Ayo pergi di sini tidak aman" sahut Luthfi.


"Ya tuan sekarang yang paling penting anda pergi lah dahulu, Nona Rena pasti akan di pindahkan sekarang" ucap Revan sambil memberikan hp Luthfi yang ada padanya.


"Cepatlah aku akan pergi sekarang" sahut Luthfi.


"Ya tuan aku akan keluar sekarang" ucap Revan.


Luthfi langsung keluar lewat jendela dia melihat ada Dimas di sana yang dia yakini akan membantu dirinya.


"Tuan ayo lewat sebelah sini" sahut Dimas.


"Baiklah" ucap Luthfi yang langsung pergi dari sana bersama dengan Dimas yang akan membantu nya.


Revan hanya menatap pada Luthfi dan Dimas yang sudah pergi.


"Baiklah sekarang waktunya kau memperbaiki semua nya" gumam Revan.


Revan langsung memakai baju pengantin bekas Luthfi pakai barusan, dia akan menggantikan Luthfi untuk mengucapkan ijab qobul nantinya.


Revan merasa kasihan pada Nagita kalau sampai acara ini tak berjalan dengan lancar, apalagi Revan tau kalau Papahnya Nagita tidak tau calon suami dari Nagita.


Revan merasa apa pun yang terjadi pasti papahnya akan menerima Revan sebagai menantunya.


"Ini salah tapi bagaimana mungkin aku tak mengantikan Tuan aku tak mau membuat orang lain menderita lagi" gumam Revan.


Namun Revan salah dia melakukan hal yang salah, apa lagi menikah dengan Nagita bukan lah jalan keluar dari segalanya, justru Revan malah mendekat kan diri pada masalah baru lagi.


Apa lagi Nagita dan Revan terpaut usia yang cukup jauh dengan Nagita yang lebih tua dari Revan.

__ADS_1


Tak lupa Revan memakai Sorban yang ada di atas ranjang.


Dia menutupi wajahnya dengan sorban itu, Revan bahkan sekarang tak bisa di kenali oleh orang lain, apa lagi mereka akan mengira kalau Revan benar benar Luthfi.


Kedua anak buah Nagita datang ke sana mereka melihat Revan yang sekarang tengah pingsan.


"Kita tunggu di sini" ucap anak buah Nagita.


"Baiklah sampai nona Nagita memanggil kita untuk datang ke sana" ucapnya.


Sedangkan di ruangan yang indah karena dekorasi bunga bunga itu, tampak Nagita sedang berswa Poto bersamaan dengan tamu yang datang padahal hari masih sangat pagi.


"Semuanya berjalan dengan lancar" tanya Nagita pada anak buahnya.


"Lancar Nona" ucap anak buahnya.


Nagita hanya tersenyum senyum mengingat kalau sekarang dia akan menikah dengan Luthfi laki laki yang sangat dia sayangi itu.


Seorang ibu ibu berbisik di meja yang sudah di sediakan.


"Aneh ya harus nya kan perempuan yang di halangi bukan laki laki" ucap seseorang ibu yang datang ke acara itu.


"Ya katanya suaminya itu laki laki yang pemalu, apa lagi katanya dia sangat tampan wajar lah dia tidak mau suaminya di ambil orang" ucap ibu ibu itu.


"Aneh saja mana ada tradisi seperti ini, nanti terkesan nya si wanita nya jadi biasa biasa saja dan laki laki nya yang sangat tertutup" ucap ibu ibu itu.


"Aku penasaran setampan apa suaminya itu" ucap ibu itu.


"Tampan mungkin" ucap yang lain.


Acaranya akan di mulai tapi sayang di gerbang Sofi melihat hal itu dia sangat sangat marah pada Mayang yang teganya menikah kan Luthfi dengan wanita lain padahal Rena masih ada di sana.

__ADS_1


"Awas saja kalau sampai terjadi" gumam Sofi.


"Bu tolong pulang jika di lihat ibu bukan tamu undangan" ucap satpam yang menjaga gerbang.


"Aku tamu" ucap Sofi.


"Nama ibu tidak ada" ucap Satpam.


"Aku gak perduli yang paling penting aku bisa masuk dan membicarakan di hadapan semua orang kalau pernikahan ini tidak Sah.


"Biarkan aku masuk" sahut Sofi.


"Tidak Bu Anda masuk ke daftar hitam" jelas satpam itu.


"Diam kau aku mau masuk" geram Sofi.


"Tidak bisa Bu karena acara ini private" ucap satpam.


"Sombong sekali padahal yang menikah saja hanya seorang dokter perawat" ucap Sofi.


"Bu jika ibu tidak ada kepentingan lagi maaf ibu silahkan pulang karena tamu yang akan datang masih sangat banyak" ucap satpam.


Sofi hanya bisa diam saja di balik gerbang yang menghalanginya nya itu.


"Aku tak akan kalah dari orang lain lagi" gumam Sofi.


Sedangkan sekarang Revan sudah di suruh untuk keluar, Nagita meminta acarnya di percepat dia takut kalau Luthfi akan segera siuman.


Namun Revan melihat pada kedua laki laki anak buah Nagita.


Bughh

__ADS_1


Bughh


__ADS_2