Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 159 Sisi datang ke rumah Yadna


__ADS_3

Saat ini Rena yang ada di rumahnya tengah kebingungan, apa lagi Video itu belum ada kelanjutannya bahkan Yadna juga belum klarifikasi pada Video itu.


"Abi bagaimana ini" tanya Rena.


"Umi sudah jangan di pikirkan lagi karena aku yakin itu bukan Yadna" ucap Luthfi.


"Bukan Yadna bagaimana Abi lihat itu bukan editan" ucap Rena menatap pada suaminya yang sekarang hanya diam saja tanpa melakukan apa apa.


"Kamu sama saja Abi" ucap Rena yang langsung masuk ke dalam kamar nya karena marah pada suaminya itu.


Luthfi hanya menatap pada istrinya yang marah itu, dia sebenarnya ingin marah dan membantah pemikirannya itu.


Hati ayah mana yang akan rela melihat putri nya di bawa oleh laki laki lain yang sangat asing.


Putri yang sejak kecil di asuh sekarang di sakiti oleh laki laki lain, Hati Ayah mana yang akan rela mengalami hal itu.


Namun saat ini Luthfi lebih memilih diam karena dia tidak ingin salah langkah.


Yadna pun sekarang tak ada di sana karena Luthfi tau kalau Yadna sekarang sedang menghindari keluarga nya.


Mungkin saja kalau Yadna menghindari pertanyaan dari keluarganya karena dia tidak punya jawaban untuk menjawab nya.


"Harusnya kamu kuat Yadna" gumam Luthfi.


Adiba merasa sangat salah tingkah, entah kenapa dia juga merasa sangat tak percaya pada Video kakaknya itu tapi dia juga tidak menampik kalau Video itu adalah Video asli kakaknya bersama dengan Fathir kakaknya Kathir.


Rasa percaya pun kalah dengan pemikiran mereka yang menerka nerka melakukan apa mereka di dalam kamar hotel itu?, apa lagi itu malam hari?, mereka hanya bisa diam tanpa bicara apa pun dan lebih memilih untuk menerka nerka di dalam kepala mereka.


Hanya saja berbeda dengan mereka saat ini Sisi datang ke sana dia ingin bertanya pada Yadna kebenaran video itu, Sisi merasa kalau hal itu ada yang ganjil dia merasa kalau Arsala benar.


Tapi Sisi juga percaya kalau suaminya tak mungkin bersikap seb ejad itu.


"Arghh aku harus percaya pada siapa" gumam Sisi.


Tok


Tok


Suara ketukan pintu terdengar di sana dan orang yang mengetuk pintu itu adalah Sisi istri dari Almarhum Fathir yang baru beberapa Minggu meninggal.


Tanpa berlama lama Luthfi membuka kan pintu dia melihat ada seorang wanita di ambang pintu.

__ADS_1


"Mau mencari siapa" tanya Luthfi.


"Apa Yadna nya ada" tanya Sisi.


"Yadna entah ada di mana dia kami juga tengah menunggu dia pulang" ucap Luthfi.


"Berarti benar kalau video ini adalah Video asli apa lagi Yadna sekarang tidak ada, aku yakin Yadna pasti bersembunyi" ucap Sisi.


"Jangan memfitnah kita tidak tau betul bagaimana kejadiannya" ucap Luthfi.


"Ya aku tidak tau kejadiannya bagaimana tapi paman apa anda tidak curiga jika seorang laki laki dan perempuan masuk ke dalam kamar hotel, lihat posisi Yadna saat itu dia pingsan" ucap Sisi.


"Jangan pernah memfitnah putri ku" ucap Luthfi.


"Saya tidak memfitnah hanya saja saya berpikir kalau Yadna mungkin saja melakukan hal yang tidak senonoh dengan suami saya" ucap Sisi.


"Hey kak, tolong jaga ucapan nya mungkin saja kan kalau Mereka masuk ke sana karena pekerjaan" ucap Adiba yang ikut membela Kakaknya.


Waffi sejak tadi memvideo kan percakapan itu, Waffi akan mengirimkan nya pada Yadna agar secepatnya kakaknya itu bisa mengklarifikasi masalah itu.


Karena jika di biarkan maka masalah itu akan menjadi sangat parah dan akan berdampak pada Kathir juga karena dia adalah suami Yadna.


Dan hal itu tidak akan mungkin Kathir biarkan apa lagi kalau perusahaan nya hancur hanya karena masalah itu.


"Kami tidak tau di mana dia dan ponsel nya mungkin saja tidak aktif" ucap Adiba.


"Kenapa tidak mencoba nya terlebih dahulu mungkin saja mereka akan mengangkat, kalau tidak aku akan hubungi Kathir langsung" ucap Sisi.


"Silahkan karena kami tidak mau menganggu kakak yang sekarang bahagia bersama dengan suaminya" ucap Adiba.


Sisi menghubungi nomor Kathir yang sekarang bisa dia hubungi, Sisi berharap kalau saat ini juga Yadna bisa menjelaskan hal itu.


📞📞


"Di mana Kathir" tanya Sisi.


"Ada apa kak" tanya Kathir yang sekarang pura pura tidak tau.


"Kamu di mana sekarang aku punya pertanyaan untuk istri mu" ucap Sisi.


"Ada apa kami sedang di hotel" ucap Kathir.

__ADS_1


"Hotel, kalian honey moon tapi Video itu tersebar di sosial media" ucap Sisi.


"Video apa" tanya Kathir pura pura tidak tau.


"Video Yadna yang di bawa oleh Mas Fathir ke dalam kamar hotel" ucap Sisi.


"Aku tidak tau yang itu tapi maaf kak aku sekarang sedang menghabiskan waktu bersama nanti saja ya hubungi aku saat aku sudah selesai" ucap Kathir yang langsung menutup panggilan nya.


📞📞


Kathir menatap pada Yadna yang sekarang ada di samping nya, tak ada yang bisa dia bicarakan sekarang karena Yadna juga seperti nya sangat tidak ingin membicarakan hal itu.


"Apa katanya" tanya Yadna.


"Dia ingin bertanya pada kamu" ucap Kathir.


"Tak apa biarkan saja" ucap Yadna.


Drtt


Ponsel Yadna berbunyi karena ada pesan masuk, Yadna melihat nya ternyata dari Waffi yang baru saja mengirim Video Sisi dan Adiba yang sempat beradu mulut.


Yadna memperhatikan video itu ternyata hanya adu mulut saja antara Sisi dan Adiba.


"Bagaimana mungkin aku bisa pulang kalau Arsala juga belum di temukan" gumam Yadna.


Tempat itu sangat penuh dengan anak buah Mita yang saat ini menjaga ketat tempat itu dan perasaan Kathir berpikir kalau benar Arsala ada di sana.


Mereka tidak bisa berbuat apa apa karena banyak anak buahnya di sana.


"Bagaimana caranya kalau aku keluar dan berpura pura mencari mamah bagaimana mungkin karena sudah pasti akan di tangkap apa lagi villa ini sangat private" gumam Kathir yang sekarang sangat kebingungan.


Sejak tadi Yadna tidak bergerak sedikit pun dia melihat ke arah Vila itu dari luar gerbang vila itu, tak ada yang terjadi di dalam karena orang luar tidak akan tau apa lagi jendela di vila itu akan terlihat jelas jika di lihat dari dalam.


"Apa benar ada Arsala" tanya Yadna.


"Aku yakin kalau tidak gak akan mungkin mamah memperketat pengawasan di vila ini aneh bukan" ucap Kathir.


"Ya aku tau" ucap Yadna.


"Sekarang bagaimana kalau kita pulang dulu setelah itu kita kembali lagi aku akan menyimpan cctv di sini" ucap Luthfi.

__ADS_1


"Baiklah ayo" ucap Yadna mengalah karena dia sadar kalau sekarang dia numpang pada Kathir.


"Bagaimana sekarang aku sangat tidak tau harus apa" gumam Yadna.


__ADS_2