
Dengan pasrah Revan mendekat pada tuannya itu, dia takut kalau Luthfi akan marah padanya.
Setelah papahnya Nagita pamit untuk pulang, akhirnya Revan mampu juga membicarakan tentang masalah itu dengan Luthfi.
Namun hal itu malah di dahului oleh Nagita yang langsung duduk di sana dan melihat pada Luthfi.
"Luthfi kamu kenapa pergi, padahal pernikahan kita hanya tinggal beberapa detik saja, Luthfi aku sangat kesal pada mu" ucap Nagita sambil bersujud di lutut Luthfi.
"Tidak perlu bersandiwara Nagita aku tidak suka dengan wanita seperti itu" ucap Luthfi.
"Ufi ayolah orang tua kita sudah saling mengenal dan apa lagi yang tak aku miliki hah" tanya Nagita.
"Aku sudah punya istri dan kamu punya suami, hargailah suami mu" ucap Luthfi ketus pada Nagita.
"Tapi Ufi ayolah tolong kembali lah pada ku" Ucap Nagita.
"Aku gak mau" geram Luthfi tapi wajahnya tetap tenang dan diam saja.
Revan yang menyadari kalau tuannya terlihat sangat marah pun langsung menatap pada Nagita.
"Masuk lah ke dalam kamar" titah Revan.
"Ogah" bantah Nagita.
__ADS_1
"Masuk" titah Revan sedikit menatap tajam.
"Aku gak mau" geram Nagita.
"Cepat masuk" ucap Revan menekankan setiap kata yang keluar dari mulut nya.
"Siapa kamu berani sekali memerintah" bentak Nagita.
Revan sudah hilang kesabaran dia sangat marah sekarang.
"Masuk! aku bilang masuk! ya masuk! jangan banyak membantah aku gak suka" bentak Revan yang menggema di ruangan itu.
Suara Revan berhasil membuat semua orang yang mendengar menutupi Telinga Karena terlalu kejam pada sang istri.
"Jangan terlalu kejam Revan" ucap Luthfi.
"Ya tuan" ucap Revan mengalah.
Saat ini Revan langsung menunduk dia sangat menyesal karena sudah melakukan hal itu.
"Aku tau kau sudah mendengar kabar aku dari Dimas, tuan aku hanya mau meminta maaf" ucap Revan.
"Ya aku sudah dengar tapi Revan apa maksud kamu dengan menikahi Nagita, apa alasan kamu yang sebenarnya" tanya Luthfi.
__ADS_1
"Tuan saat tadi pagi aku menyelamatkan mu, aku melihat papahnya Nagita yang sangat antusias pada pernikahan ini, aku jadi tak tega melakukan hal itu pada Papah Nagita, mau bagaimana pun aku juga seorang laki laki kalau aku punya anak nanti lalu anakku di perlakukan seperti ini maka aku tak akan sanggup, jadi aku mengantikan mu ke pelaminan" ucap Revan.
"Ini tidak masuk akal, Revan kamu masih kuliah dan Nagita dia sudah hampir dua puluh enam tahun" ucap Luthfi.
"Ya aku tau tuan tapi aku benar benar terpaksa" ucap Revan.
"Lalu bagaimana sekarang apa kalian akan cerai" tanya Luthfi.
"Tidak akan, aku melihat tamu yang datang tadi sangat kaya kaya, mereka bilang kalian serasi dan karena itu aku gak mau menceraikan dia" ucap Revan.
"Tapi Nikah itu bukan main main" ucap Dimas.
"Aku paham" ucap Revan.
"Aku sangat menyesal karena membiarkan kamu tetap di sini tadi pagi" ucap Lutfhi.
"sudah terjadi juga tuan, oh ya tuan aku sangat bo doh, tolong maafkan kesalahan aku karena sudah menghianati anda dan Nona" ucap Revan.
"Tak apa" ucap Luthfi.
"Aku sangat menyesal aku minta maaf" ucap Revan.
"Tak apa ada yang harus kau pinta restu nya sebelum pernikahan ini menjadi sah benar benar" ucap Luthfi.
__ADS_1
"Apa" tanya Revan.