Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 84


__ADS_3

Revan dan Dimas menyamar mereka masuk ke dalam rumah Nagita lewat jalan belakang mereka sengaja mengendap endap karena takut ada yang melihat mereka.


Sedangkan di dalam kamar itu ada Nagita yang melihat Luthfi yang pingsan karena obat bius yang dia berikan.


Nagita menatap pada Wajah Luthfi yang tampan karena memakai baju pengantin laki laki yang sangat pas untuk nya.


"Kamu yakin kalau dia akan bangun sebentar lagi" tanya Nagita.


"Yakin Nona" ucap kedua anak buah Nagita yang berjaga di sana.


Nagita yang sudah memakai baju kebaya pun langsung keluar dari sana dan duduk di pelaminan bersama dengan Papahnya yang ada di sana.


"Bagaimana calon suami kamu" tanya Papahnya Nagita.


"Dia sudah bersiap pah" jawab Nagita.


"Papah penasaran pada calon suami kamu, sampai kamu ingin pernikahan ini tertutup seperti ini" ucap papahnya Nagita.


"Ya pah kan biar spesial" ucap Nagita.


"Ya baiklah" ucap Papah Nagita tersenyum pada putrinya itu.


Sedangkan sekarang Mayang baru saja datang ke sana, dia sudah bersiap siap untuk menghadiri acara pernikahan Luthfi putranya itu.


Mereka sangat sangat gi la karena sudah merencanakan suatu pernikahan bahkan Luthfi saja masih mempunyai istri yang tak lain adalah Rena.


Selagi Rena masih hidup dan Luthfi belum menjatuhkan talak mereka masih resmi menjadi suami istri yang sah menurut agama dan hukum.

__ADS_1


"Maaf karena aku terlambat" ucap Mayang.


"Tak apa Nyonya" ucap Papahnya Nagita.


"Baiklah apa semua nya sudah siap, Astaga kamu cantik sekali sekarang" ucap Mayang pada Nagita yang sekarang sudah di hias dengan riasan ala ala pengantin.


"Silahkan duduk Nyonya sambil menunggu yang lain" titah Papahnya Nagita yang hanya di turuti oleh Mayang.


Sedangkan di kamar itu, dari luar jendela Revan mencolek jendela itu perlahan dia melihat tak ada siapa siapa jadi dia merasa kalau saat ini dia aman.


Revan melihat Luthfi yang di dudukan di atas kursi roda dalam keadaan Luthfi yang masih pingsan namun tubuh nya terduduk.


"Tuan" gumam Revan saat melihat kalau tuan nya ada di sana.


Revan langsung masuk dengan naik ke atas jendela yang ada di sana.


Tanpa Revan sadari ada anak buah Nagita yang langsung memukul nya untung saja Revan bisa menghindar jadi dia hanya terkena sedikit dengan tangan anak buah Nagita.


"Astaga" gumam Revan.


Revan langsung mengambil pas bunga dan melempar kan pas bunga itu pada kepala kedua anak buah Nagita itu.


Prakk


Revan mendaratkan bogem mentah pada anak buah Nagita bahkan Revan juga menendang anak buah Nagita itu hingga tak sadarkan diri.


Revan langsung mengikat anak buah Nagita itu di atas kursi kayu yang ada di sana.

__ADS_1


Revan melihat ke arah Luthfi yang sekarang ada di sana.


"Tuh kan tuan pasti tak akan menerima perjodohan ini apa lagi dia punya Nona Rena yang sangat dia sayangi" gumam Revan.


Revan membangun kan Luthfi yang sekarang ada di atas kursi roda, Revan masih membangun kan dia berpikir kalau Luthfi tengah di berikan obat tidur.


Revan mengguncang guncang kan tangan Luthfi namun tak berreaksi apa apa pada diri Luthfi.


Revan yakin kalau tuan nya itu bukan sembarangan di berikan obat tapi saat ini Luthfi di berikan obat bius.


Revan menyiprat nyiprat kan air pada wajah Luthfi supaya Luthfi tersadar dari pingsan nya itu. Dan Alhamdulillah ternyata Luthfi langsung bangun dia mengerjap ngerjap untuk menetralkan pikiran nya.


Luthfi menatap pada Revan yang ada di sana sendirian mereka berdua ada di kamar yang sama tanpa ada orang lain yang datang karena kamar itu Nagita khusus kan untuk menyembunyikan Luthfi.


"Tuan bangun dia anda harus menyelamatkan nona" sahut Revan.


Luthfi yang saat ini mendengar hal itu dia langsung bangun.


"Di mana istri saya" tanya Luthfi.


"Tuan pergi lah semua informasi ada di Dimas anda hanya perlu bertanya padanya" ucap Revan.


Luthfi langsung mengganti pakaian dia akan membebaskan Rena Sekarang, bahkan Luthfi tak memikirkan kalau dia baru saja bangun dari tidur pingsan nya,


dia hanya memikirkan bagaimana kondisi Rena sekarang".


mohon maaf ya di bab sekarang jadi pendek pendek, author nya lagi sibuk ya insha Allah akan up normal lagi nanti ya....

__ADS_1


__ADS_2