
Pagi hari nya Rena terbangun dia melihat kalau saat ini dia ada di mushola, Rena melihat ke arah tangan yang memeluk nya dari belakang.
Rena melihat orang itu takutnya bukan suaminya, namun di belakang ternyata benar suaminya.
Rena masih memakai mukena dia baru ingat kalau semalam dia menitipkan Faiz pada Bi Cici.
"Astaghfirullah aku lupa" gumam Rena yang langsung terbangun.
Luthfi yang terbangun karena pergerakan dari Rena, melihat pada istrinya itu.
"Ada apa sayang" tanya Luthfi.
"Gus semalam kita ketiduran di sini dan aku menitipkan Faiz pada Bi Cici" ucap Rena.
"Astaghfirullah ya benar semalam kita tidur di sini" gumam Luthfi yang langsung bangun dan melihat jam yang menempel di dinding.
"Astagfirullah sudah pagi sekali, Rena sebaiknya kamu melaksanakan sholat subuh dulu aku yakin Faiz akan anteng dengan bi Cici" ucap Luthfi.
"Ya baiklah" ucap Rena yang langsung ke kamar mandi yang ada di sana.
Luthfi mengikuti nya dia sangat tak menyangka kalau semalam dia akan ketiduran, padahal rencana nya semalam dia akan melaksanakan Sholat tahajud dia bahkan sengaja tidur di sana supaya pas bangun Luthfi langsung bisa Wudhu dan Sholat.
Tetapi rasa lelahnya sangat menyiksanya sehingga dia tertidur kesiangan.
"Astaghfirullah aku masih mengantuk" gumam Luthfi sambil menguap di kamar mandi.
__ADS_1
Rena sudah selesai berwudhu, Luthfi melihat istrinya yang terburu buru itu.
"Pelan pelan nanti licin jalannya" ucap Luthfi.
"Gus sekarang gak berjamaah ya aku duluan" ucap Rena yang langsung memakai mukena.
Luthfi hanya tersenyum dia tau betul kenapa Rena terburu buru seperti itu, karena dia sangat khawatir pada Faiz yang akan menangis dan merepotkan Bi Cici.
"Seperti nya Rena sangat sayang pada Faiz, Rena kamu sangat baik" gumam Luthfi.
Setelah selesai Rena langsung bergegas ke dapur dia akan melihat Faiz.
Sedangkan di dapur saat ini Bi Cici sedang masak dan Faiz sedang di asuh oleh Revan.
Revan dulu pernah mengasuh keponakan nya jadi dia bisa memangku bayi yang masih kecil.
"Tidak Nona sekarang juga lagi anteng tuh di gendong Revan" ucap Bi Cici.
Rena melihat pada Revan yang menggendong Faiz.
"Ini Non" ucap Revan.
Rena mengambil Faiz dan menggendong nya.
"Maaf ya semalam Umi ketiduran kamu jadi di asuh Bi Cici" ucap Rena sambil mendaratkan kecupan di kening dan pipi bayi Faiz.
__ADS_1
"Non susunya ada di atas meja" ucap BI Cici.
"Ya bi" ucap Rena yang langsung menuju ke arah sofa ruang tamu yang ada di sana.
Rena sangat sayang pada Faiz dia menganggap Faiz sebagai anak nya sendiri, tak heran karena Rena tak mau melihat seorang anak yang hidup tanpa orang tua.
Jadi dia ingin memberikan kasih sayang itu pada Faiz.
Luthfi datang ke sana dia langsung duduk di samping Rena.
"Ada apa" tanya Luthfi.
"Tak ada" ucap Rena.
"Hari ini aku akan ke kantor" ucap Luthfi sambil menatap pada Bayi Faiz.
"Ya silahkan" ucap Rena.
Luthfi mengambil alih Faiz ke dalam Gendongan nya.
"Seperti nya kamu masih mengantuk Rena ayo tidur lagi saja jangan di tahan" ucap Luthfi.
"Jangan Gus aku sangat sehat aku harus membungkus kan makanan untuk kamu dan aku juga harus mencuci baju Faiz.
"Jangan di pikirkan Ayo tidur saja" ucap Luthfi.
__ADS_1
Rena menidurkan tubuh nya di atas sofa yang ada di sana.