
Sedangkan di kediaman Mayang saat ini Mayang tengah mengurung Herman yang sekarang sudah ada di tangan nya.
"Akhir nya aku bisa mendapatkan kamu" ucap Mayang berkali kali saat dia melihat suaminya yang sekarang di kurung di penjara bawah tanah.
"Lepaskan aku" ucap Herman.
"Kau mengambil uang ku dan semua harta ku, apa kau tau kalau pabrik itu sekarang ada pada Nagita dan karena Luthfi tak menikah dengan Nagita maka pabrik itu tak menjadi milik ku dan itu semua adalah kesalahan mu" geram Mayang.
"Kenapa harus aku" tanya Herman yang sekarang babak belur karena di pukuli anak buah Mayang.
Bahkan saat ini anak buah Herman pergi karena kerja mereka sudah selesai.
Mereka hanya di minta untuk menjaga Rena saat di culik, namun karena perkelahian kemarin Herman harus keluar uang banyak karena banyak yang menjadi korban dengan banyak luka.
"Lepaskan aku" geram Herman.
"Aku gak perduli sebelum kau mengembalikan uang itu pada ku maka kau akan stay di sini" ucap Mayang.
"Dasar wanita Gi la" geram Herman.
"Terserah" ucap Mayang.
Sedang kan di kediaman Luthfi saat ini Luthfi tengah mendapat kan kabar kalau uang yang ada di bank nya hilang sebesar 2 milyar.
__ADS_1
"Apa ini karena mamah" tanya Luthfi pada Dimas dan Rifki yang Luthfi percaya untuk menjaga uang nya itu.
"Saya tidak bisa menemukan pelaku nya tuan" ucap Rifki.
"Tak apa aku yang akan mencari tau semuanya" ucap Luthfi.
Luthfi langsung mengambil kunci mobil nya yang ada di atas nakas.
"Bi mau ke mana" tanya Rena.
"Aku mau ke perusahaan dulu" sahut Luthfi dengan tergesa gesa, bahkan Luthfi sampai tak berpamitan pada Rena.
"Tuh kan pasti sudah lupa sama aku" gumam Rena yang sekarang sangat banyak marah.
Luthfi melihat ternyata ada riwayat transfer pada rekening yang bernama Anggun.
"Astaghfirullah anggun siapa ini" gumam Luthfi.
"Tuan apa mungkin anggun ini yang mencuri uang nya" ucap Dimas.
"Yang menjadi pertanyaan nya Siapa anggun dan dari mana dia tau pin bank ku ini" ucap Luthfi.
"Mungkin dia pelacak handal" ucap Dimas.
__ADS_1
"Aku harap kau bisa mencari tau siapa anggun" ucap Luthfi.
"Baik tuan aku akan mencari wanita bernama anggun itu sampai dapat" ucap Dimas yang langsung pergi dari sana.
"Kenapa aku gak percaya ya kalau ada orang lain yang mengambil uang ku, bukan apa apa tapi mustahil saja ada yang memasukan pin dengan sengaja" gumam Luthfi.
Beberapa jam kemudian akhirnya Luthfi akan pulang juga, belum ada kabar dari Dimas tentang wanita yang bernama Anggun itu.
Tapi Luthfi berharap kalau wanita itu bukan pelaku nya, karena kalau tidak mungkin aku akan meminta tanggung jawab padanya, pikir Luthfi.
Luthfi membawa kunci mobil milik nya dan pulang, tapi saat dia pulang dia di hadapkan dengan Rena yang marah karena gak pamitan.
"aku pulang Assalamualaikum" ucap Luthfi.
"Waalaikum salam kenapa pulang tadi juga berangkat nya tidak berpamitan" ucap Rena ketus.
Luthfi paham pada Rena yang marah itu, Luthfi adalah laki laki yang peka.
"Sayang aku ada urusan bisa kah aku pergi" tanya Luthfi.
"CK terlambat" ucap Rena.
"Maafkan aku" ucap Luthfi.
__ADS_1