Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 93 Keegoisan Sofi


__ADS_3

Luthfi tak sabar dia datang ke kediaman Sofi, dia ingin bertemu dengan Rena yang sekarang ada di sana.


Luthfi tak menyangka kalau Rena akan hamil lebih cepat dari perkiraan nya.


Luthfi sudah membawa makanan banyak sekali, sekarang Luthfi ingin Rena makan lahap apa lagi di dalam kandungan nya ada bayi nya.


"Ya Alloh aku gak sabar" gumam Luthfi.


Tokk


Tokk


Luthfi mengetuk pintu rumah itu ternyata Rena yang membukakan pintu itu, Senyum bahagia terlihat di bibir keduanya.


Luthfi sudah tak sabar dia langsung memeluk istrinya itu.


"Alhamdulillah aku bahagia mendengar nya" ucap Luthfi.


"Ya Gus" ucap Rena.


"Gus" tanya Luthfi heran.


"Abi" ucap Rena tersenyum bahagia.


"Aku bawakan ini, semoga kamu suka, Umi ayo pulang kau tau Faiz semalam nangis karena telpon nya aku matikan, aku sangat bahagia mendengar hal ini" ucap Luthfi mengusap perut Rena yang masih sangat rata.


"Aku gak bisa pulang" ucap Rena.


"Kenapa kamu gak rindu pada ku" tanya Luthfi.


"Rindu tapi Bi, saat ini mamah lagi sedih dia masih mengharapkan Ayah" ucap Rena.

__ADS_1


"Lalu bagaimana sekarang" tanya Luthfi.


"Masuk lah dulu kita bicara kan di dalam" ucap Rena.


Luthfi masuk ke dalam namun saat dia duduk di sofa, Sofi datang ke sana sambil menatap tajam pada Luthfi.


"Mah aku datang untuk menjemput Rena" ucap Luthfi.


"Tidak ada" ucap Sofi.


"Kenapa mah" tanya Luthfi.


"Kalian adik kakak dan tak seharusnya kalian bersama" ucap Sofi ketus karena marah.


"Tapi mah kalau di pikirkan aku dan Rena tak punya hubungan keluarga apa apa, jadi kami sah sah saja jika menikah" ucap Luthfi.


"Tidak ada" ucap Sofi.


menikah dengan saudara tiri sifatnya boleh atau sah. Ini karena keduanya tidak memiliki hubungan nasab atau persusuan.


Adapun hubungan nasab merupakan pertalian kekeluargaan yang didasari oleh hubungan darah sebagai akibat perkawinan yang sah. Sementara hubungan persusuan, yaitu hubungan yang terjadi karena kedua pihak menyusu ASI pada ibu yang sama.


Hukum menikahi saudara tiri sudah dijelaskan oleh Imam an-Nawawi dalam kitab al-Majmu:


“Apabila seorang laki-laki (suami) yang punya anak laki-laki menikah dengan seorang perempuan (istri) yang punya anak perempuan, maka anak laki-laki suami tersebut boleh menikah dengan anak perempuan si istri (saudara tirinya).” (Yahya bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmȗ’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Darul Hadis: 2010], juz XVI, halaman 495).


 “Apabila seorang laki-laki (suami) yang punya anak laki-laki menikah dengan seorang perempuan (istri) yang punya anak perempuan, maka anak laki-laki suami tersebut boleh menikah dengan anak perempuan si istri (saudara tirinya).” (Yahya bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmȗ’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Darul Hadis: 2010], juz XVI, halaman 495).


tidak ada halangan bagi sesama anak tiri—yang sama-sama anak bawaan—untuk menikah menjadi pasangan suami istri. Meskipun kedua orang tuanya masih dalam ikatan pernikahan, hukum menikah dengan saudara tiri menurut fiqih Islam adalah boleh. Menurut Imam an-Nawawi, kebolehan ini dikarenakan tidak adanya hubungan nasab dan persusuan di antara kedua anak tiri tersebut.


"Aku gak akan rela kalau anak ku hidup bersama dengan si Herman yang gi la itu" ucap Sofi.

__ADS_1


"Mah jangan begitu" ucap Rena.


"Rena kamu masih mau bersama dengan Anak tiri Herman" tanya Sofi.


"Aku sedang mengandung anak Gus Luthfi mah" ucap Rena yang baru memberi taukan hal itu pada mamahnya.


"Hahaha hamil" tanya Sofi sambil tertawa.


"Mah gak ada salahnya kan" tanya Rena.


"Gugurkan kandungan itu, aku gak mau nanti anak mu bernasib seperti dirimu aku tau pasti Luthfi akan membuang anak itu sama seperti Herman" ucap Sofi.


"Mah gak mungkin Abi akan melakukan hal itu" ucap Rena.


"Masuk kamar" sahut Sofi dengan nada marah.


"Aku gak akan masuk ke kamar aku akan pergi bersama dengan Gus Luthfi" ucap Rena yang langsung berjalan ke arah pintu.


"Rena kalau kau membantah kau berarti anak yang sangat durhaka" ucap Sofi.


"Terserah, Mah apa mamah lupa kalau dulu mamah juga tak menganggap aku sebagai anak mamah, kenapa sekarang jadi seperti ini, mamah kalah dari Mamah Mayang jadi mamah melampiaskan masalah itu pada ku" tanya Rena.


"Rena kau benar benar sangat tak tau di untung" ucap Sofi.


"Terima kasih tapi Mah sudah cukup kamu memperlakukan aku seperti ini" ucap Rena yang langsung pergi dari sana bersama dengan Luthfi.


Sofi hanya menangis memandang putrinya yang meninggal kannya.


Ini semua salah Sofi karena Sofi lah yang membuat masalah ini menjadi sangat besar.


"Benar ya tak ada yang bisa aku percaya" gumam Sofi.

__ADS_1


__ADS_2