Aku Seorang Janda Ustadz

Aku Seorang Janda Ustadz
bab 128


__ADS_3

Malam ini Yadna akan pulang dia akan di antar oleh Kathir yang saat ini sangat kelelahan karena acara itu.


Yadna berdiri di parkiran mobil yang ada di sana, tadinya Yadna akan pulang naik taksi hanya saja Kathir meminta dia untuk menunggu di sana.


"Adna" sahut Nyonya Amta yang tak lain adalah mamahnya Kathir.


"Ya Nyonya" tanya Yadna.


"Jauhi anak saja, berapa uang yang kamu inginkan aku akan kirimkan tapi tolong jauhi Kathir" ucap Nyonya Amta.


"Nyonya saya tidak mendekati pak Kathir hanya saja kami sedekat ini karena tuntutan pekerjaan" ucap Yadna.


"Jangan berbohong" sahut Nyonya Amta.


"Maaf kalau membuat Anda tak nyaman tapi Nyonya niat saja hanya bekerja saja" ucap Yadna.


"Berapa pun uang yang kamu minta aku akan berikan, satu milyar atau dua milyar" tanya Nyonya Amta.


"Mita" sahut Pak Amta pada istri nya yang sekarang tengah bicara dengan Yadna.


"Apa" tanya Mita yang tak lain adalah Nyonya Amta.


"Kamu ngapain bicara begitu sangat tak sopan" geram Pak Amta.

__ADS_1


"Mas aku hanya tidak mau Kathir dekat dengan wanita miskin seperti dia" ketus Mita.


Pak Amta marah dia langsung membawa istri nya itu untuk pergi dari sana untuk bicara berdua.


Saat ini Yadna merasa sangat bersalah apa lagi karena Yadna mereka menjadi seperti itu.


"Astaghfirullah apa salah aku" gumam Yadna.


Kathir datang ke sana mereka langsung pulang bersama, di perjalanan Kathir menatap pada Yadna yang duduk di samping nya.


"Adna terima kasih kau sudah mau datang" ucap Kathir.


"Pak apa perlu aku keluar" tanya Yadna.


"Keluar apa nya" tanya Kathir.


"Kenapa" tanya Kathir sambil mengerem mendadak.


"Mamah kamu seperti nya tidak suka pada ku, kalau begini caranya aku bisa keluar dari perusahaan mu" ucap Yadna.


"Tidak adna aku tidak mau kamu keluar, jangan hiraukan mamah dia memang seperti itu" ucap Kathir yang seakan akan sangat berat jika harus melepaskan Yadna.


"Aku tau aku miskin, jelek, dan tak punya apa apa tapi aku berharap kalau aku bisa mandiri dan tidak bergantung pada Orang tua aku" ucap Yadna.

__ADS_1


"Apa mamah ku menyakiti hati mu" tanya Kathir.


"Tidak dia bicara hal yang benar" ucap Yadna.


"Aku minta maaf atas nama mamah" ucap Kathir.


"Tidak usah" ucap Yadna.


Mereka sampai di kediaman Yadna saat ini Yadna langsung masuk ke dalam rumah nya namun saat Yadna di ambang pintu, Kathir berteriak pada Yadna.


"Besok kerja" sahut Kathir yang hanya di balas senyuman saja oleh Kathir.


Yadna masuk ke dalam rumah nya, tapi sayang saat dia masuk Yadna di sambut oleh Nanda wanita yang sangat Yadna tak suka.


Bukan karena apa apa tapi Nanda terkesan sangat menyebalkan dan kasar.


"Kamu habis ketemuan" tanya Nanda.


"Tidak aku dari pekerjaan" ucap Yadna yang langsung masuk ke dalam kamarnya untuk menyendiri.


Namun sayang Nanda datang ke kamarnya entah mau apa Nanda datang ke kamar Yadna yang saat ini ada di lantai atas.


"Aku sangat terganggu dengan dengkuran mu tiap malam, aku yakin setelah ada laki laki yang tau cara kamu tidur mungkin dia akan meninggalkan kamu" ucap Nanda.

__ADS_1


"Kak Nanda aku ingin sendiri" ucap Yadna.


"Tidak aku mau di sini" ucap Nanda.


__ADS_2