
Becca membuka matanya, dan melihat Aby tengah berada di sampingnya. Becca terkejut karna mengira orang lain masuk ke dalam kamar mandi Ia tempati saat ini.
Karna terkejut Becca berteriak.
"Aaa." dengan menutup bagian tubuh atasnya dengan ke dua tangannya.
Setelah melihat wajah Aby dengan jelas, Becca berkata. "Sayang kamu membuat aku terkejut dengan berada di situ secara diam -diam, kamu hampir saja membuat jangtungku copot." Setelah mengatakan itu Becca kembali merebahkan tubuhnya di dalam bak mandi.
Mendengar itu Aby hanya tersenyum lalu berkata. "Kamu tertidur atau melamunkan sesuatu?" tanya Aby.
Becca melihat ke arah Aby lalu berkata. "Mungkin aku ketiduran, karna aku tak mendengarkanmu masuk." Setelah mengatakan itu Becca menenggelamkan wajahnya di dalam bak mandi.
Melihat itu Aby tersenyum lalu berkata. "Aku juga mau ikut mandi, semua badan aku terasa sangat lengket." Setelah mengatakan itu Aby mulai membuka satu persatu pakaiannya. Hingga tak mengenakan pakaian apapun,lalu ikut masuk kedalam bak mandi.
Melihat itu Becca bangun lalu duduk di dalam bak mandi. Becca melihat ke arah Aby lalu berkata.
" Sayang angkat tangan kamu." berkata pelan dan lembut.
Mendengar itu dengan segera Aby mengankat kedua tangannya. Awalnya Aby lupa, kalau mulai dari tadi pagi Becca mulai menyukai menciumi wangi ketiaknya itu.
Melihat kedua tangan Aby, udah naik dengan segera Becca mendekatkan hidungnya di ketiak Aby, lalu mulai menghirup dan menciuminya.
Aby tertawa kegelian ketika Becca tak berenti menghirup wangi ketiaknya.
"Ha, ha, ha." Suara tawa Aby.
Becca yang melihat itu. Ingin mengusilin Aby. Pelan -pelan Becca mulai menghirup, menciumi bahkan menggigit pelan ketiak Aby.
Aby yang menyadari, kalau saat ini Becca tengah mengerjainya. Tersenyum usil.
Aby pun berkata, "Sayang apa kamu ingin menggodaku?" masih mode mengankat kedua tangannya.
Becca yang mendengar itu berenti, bertingkah usil, Wajahnya menjadi merona seketika. Becca pun menarik wajahnya agak sedikit menjauh dari Aby. Namun dengan cepat Aby memegan pinggulnya, dan itu membuat Becca sedikit terkejut.
__ADS_1
Karna merasa sedikit terkejut Becca menjadi salah tingkah sendiri. Di tambah Aby semakin mendekatkan wajahnya di wajahnya.
Aby pun berkata. "Sayang, aku menginginkannya saat ini. Cukup, tadi pagi aku menahannya." Setelah mengatakan itu Aby mulai dengan apa yang Ia inginkan.
Sementara Becca hanya terdiam, menikmati setiap sentuhan yang berikan Aby padanya. Cukup lama mereka bermain dengan dunianya di dalam kamar mandi, dan berakhir di atas tempat tidur di dalam kamar pribadi Aby.
Setelah keduanya selesai dengan dunia mereka. Aby kembali mengajak Becca untuk mandi bersama. Karna saat ini tubuh mereka berdua terasa sangat lengket.
"Sayang, ayo kita mandi lagi." Setelah mengatakan itu Aby mengankat tubuh Becca masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan diri.
Selesai dengan ritual mandinya, Aby dan Becca keluar dari kamar pribadinya itu. Mereka berdua pun berjalan keluar dari ruangan kerja Aby untuk pulang.
Aby melajukan mobilnya pulang. Namun tak ke Apartmensnya. Melainkan menuju arah rumah orang tuanya. Karna mulai malam ini Ia berengcana akan tinggal di sana sesuai dengan apa yang pernah di katakan Nabila padanya. Karna di sana Becca juga akan lebih aman daripada di Apartmensnya.
Melihat jalur jalan yang di ambil Aby, Becca bertanya. "Sayang, kita mau kemana?" tanya Becca lembut.
Aby melihat ke arah Becca, lalu berkata. " Mulai malam ini kita akan tinggal di rumah Mama." kembali pokus melihat ke arah jalanan "Di sana, kamu akan lebih aman. Karna.ada yang akan menegur, disaat kamu ingin melakukan sesuatu." Aby kembali tersenyum melihat ke arah Becca.
Becca pun berkata. "Asyik, bisa dekat dengan Mama. Aku juga pengen bobo bersama dengan Mama nantinya, pasti sangat menyenangkang tidur sambil memeluk Mama. Secara aku sangat merindukan kasih sayang seorang Ibu." Becca menundukkan wajahnya, sedih ketika mengatakan itu. Ia merasa begitu sangat merindukan Mommynya.
Melihat wajah sedih istrinya dengan segera Aby berkata. "Kalau kamu tidur dengan Mama. Aku tidur dengan siapa, dong sayang?" meraih tangan Istrinya, lalu menggengamnya dengan sangat erat.
Becca melihat ke arah Aby, lalu berkata. "Tidur sama Ayah, atau sama Abdy juga boleh." Setelah mengatakan itu Becca tertawa, menertawai Aby yang kini memasang wajah lucunya.
"Ha, ha, ha,. Kamu sangat lucu kalau mukanya kaya gitu." Becca tertawa dengan menepuk ke dua pahanya dengan tangannya.
Melihat istrinya tertawa renyah seperti itu. Hati Aby merasa begitu sangat menghangat. Karna itulah yang ingin selalu Ia lihat di wajah Istrinya.
Aby selalu ingin melihat Becca, tertawa, tersenyum bahagia seperti ini.
Aby mulai memasuki halaman rumah orangtuanya. Dan di sambut hangat oleh Lastri Art di rumah orangtuanya.
Lastri yang melihat kedatangan Aby dan Becca, dengan segera Ia berlari masuk, untuk mengabari Nabila majikannya. Lastri berlari kecil menuju arah kamar Nabila.
__ADS_1
Setelah sampai di depan kamar Nabila. Berhubung pintu kamarnya tak terkunci.
Lastri pun berkata "Nak, Nabila, Aby dan istrinya ada di depan rumah." ucap Lastri pelan.
Itulah Lastri yang selalu memanggil Nabila dengan sebutan anak. Karna itu semua atas permintaan Nabila, sewaktu masih pertama menjadi Artnya
Nabila melihat ke arah Lastri, lalu berkata. "Benar, Bi? Aby dan mantuku ada di depan?" ucap Nabila pelan.
"Iya, Nak. Aby dan istrinya ada di luar."
Mendengar itu dengan segera Nabila berlari keluar, menghampiri Aby dan Becca yang kini tengah berada di depan pintu utama.
Setelah melihat kedua anak -anaknya. Nabila pun berkata.
"Sayang kalia, sudah datang?" memeluk Becca "Mana barang -barang kalian?" melihat ke arah Aby "Kalian jadikan tinggal bersama Mama?" pertanyaan yang di lontarkan Nabila pada Aby dan Becca.
Mendengar itu Aby berkata. " Santai, Ma. Mama peluk aku juga, jangan cuman menantunya aja yang di peluk." Setelah mengatakan itu Aby sedikit mendekat ke arah Nabila.
Namun Nabila, justru berkata.
"Jawab dulu pertanyaan Mama, baru Mama kasih peluk." kembali melihat ke arah Becca yang kini tengah menahan tawanya.
Aby pun berkata. "Mama, anak sendiri tak di peluk. Sedangkang menantunya dicium dan di peluk. Aku merasa aku bukan Mama deh." mengacak rambutnya sedikit kesal.
Nabila hanya mengabaikan apa yang tengah Aby katakan padanya. Justru saat ini Nabila mengajak Becca masuk ke dalam ruangan tamu yang ada di dalam rumahnya. Lalu bertanya soal kesehatan Becca dan lainnya.
"Bagaimana sayang, apa kamu merasa ada yang aneh di awal kehamilan kamu??" mengelus lembut perut Becca.
*
*
*
__ADS_1