
Setelah mengatakan itu, Abdy mengajak Lisa turun ke lantai bawah.
"Ayo, sebaiknya kita turun ke lantai bawah karna di sana kamar kakak iparku di rawat." Abdy pun mengengam tangan Lisa, berjalan menuruni tangga darurat yang ada di rumah sakit tersebut. Lisa hanya terdiam mengikuti langkah Abdy turun ke lantai dasar.
Setelah sampai di depan kamar Becca di rawat. Abdy pun melepas pegaman tangannya. Kemudian membuka pintu lalu masuk.
"Selamat siang bos, selamat siang kakak ipar, bagaimana keadaanmu saat ini?, apakah bos merawatmu dengan sangat baik?." Abdy pun berjalan ke arah tempat tidur yang di tempati Becca. Becca pun tersenyum melihat ke arah Abdy lalu beralih melihat ke arah Lisa.
"Sepertinya kita pernah bertemu?, namun aku lupa dimana?." Becca melihat ke arah Lisa yang kini sedang berdiri di hadapannya.
"Kita pernah bertemu di Australia."
"Iya, kamu yang waktu itu bersama Abdy di dalam kamar hotel itu?, maksudku kita semua berada satu hotel bersama." Becca menatap Lisa sambil tersenyum dan itu membuat Lisa membalas senyuman Becca.
__ADS_1
"Apa kalian memiliki hubungan?." Aby melihat ke arah Lisa dan Abdy. Abdy pun melihat ke arah Abdy lalu berkata.
"Menurut bos bagaiman?, apakah nampak jelas jika aku memiliki hubungan dengan Lisa?." Abdy bertanya balik pada Aby dan itu membuat Becca tertawa. Ha, ha, ha.
"Abdy, Abdy, aku bisa melihat itu dari tatapan matamu, kalau kamu benar menyukai gadis cantik ini."
"Benarkah?, apakah seperti itu?." Abdy melihat ke arah Lisa sambil berjalan menhampiri kemudian merangkul lengan Lisa.
"Lisa, apa kita memiliki hubungan itu?, tolong jelaskan pada mereka, di sini aku merasa di pojokkan."
"Iya, kami memang memiliki hubungan." Lisa melihat ke arah Abdy sambil mengedipkan matanya dan itu membuat Abdy mengaruk kepalanya yang tak gatal.
"Hubungan apa Lisa?," tanya Becca penasaran.
__ADS_1
"Aku, harap hubungan kalian bisa ke arah yang lebih serius lagi." Aby melihat ke arah Lisa yang masih dalam rangkulan tangan Abdy. Mendengar itu semua Lisa kembali tertawa. Ha, ha, ha. Lisa tertawa dan itu membuat Aby dan Becca saling memandang. Abdy pun terlihat bingun dengan apa yang di ucapkan Lisa.
"Kalian semua penasaran dengan hubunganku dengan Abdy?."
"Memangnya kita punya hubungan apa Lis?," Abdy melepas rangkulan tangannya lalu menatap tajam ke arah Lisa.
"Sahabat, sahabat terbaikku itulah hubungan kita," Lisa menatap ke arah Abdy ketika mengucapkan kata itu. Lisa juga bisa melihat raut wajah kecewa Abdy ketika mendengar ucapan itu keluar dari mulut Lisa.
"Oh, maaf tadinya aku berfikir kalian memiliki hubungan yang sepecial." Becca tersenyum sambil melihat ke arah Lisa dan Abdy.
Setelah beberapa waktu Nabila datang bersama dengan Doni sambil membawa paper beg yang berisi makanan.
"Mama, papa. " Aby menghampiri ke dua orangtuanya begitu pun dengan Abdy. Abdy mengambil paper beg yang di bawa Nabila lalu menciumnya.
__ADS_1
"Mama, bawa apa?, baunya sangat lezat, membuat aku kelaparan." Abdy pun membuka paper beg yang di bawa Nabila. Dan mulai mengeluarkan satu -satu, lalu menata rapi di atas meja yang ada di ruangan yang di tempati Becca di rawat.