
Acara berlangsung dengan sangat meriah. Kesenangan dan
kebahagian yang tengah Aby dan Becca rasakan saat ini sungguh di luar dugaan
mereka. Ketika Hamish mengumumkan di hadapan semua orang, kalu dia akan
mengadakan Resepsi pernikahan yang sangat mewah untuk Putri dan Mennatunya.
Kebanggaan yang tengah Aby dapat dari seluruh anggota
keluarganya. Membuatnya merasa sangat bangga terhadap dirinya sndiri. Karna dia
bisa melakukan semuanya tampa adanya bantuan dari siapapun. Meskipun Aby bisa
melakukan semuanya dengan uang yang Ia miliki. Namun untuk membuktikan kepada
Ayah Mertuanya kalau Ia bisa melakukan semuanya tampa mengeluarkan uangnya
sepeserpun.
Malam semakin larut, semua para tamu telah pulang ke rumah
masing-masing. Semua para orang tua telah masuk ke dalam kamar, begitupun
dengan Nabila dan Doni, mereka masuk ke dalam kamar yang tengah di siapkan
sebelumnya.
Setelah berda di dalam kamar, Nabila tak berhenti tersenyum
senang. Melihat istrinya tidak berhenti tersenyum, Doni pun berkata. “Sayang
sudah tesenyumnya. Sekarang kamu bersikan diri, lalu istirahat.” Menatap wajah istrinya
yang kini tengah duduk di pinggir tempat tidur.
Nabila yang mendengar ucapan suaminya, beranjak dari tempat
tidur, bukannya berjalan ke arah kamar
mandi, malainkan Nabila berjalan ke arah suaminya yang kini tengah membuka jas
yang tengah Ia kenakan. Setelah sampai di hadapan suaminya Nabila langsun memeluk
tubuh dan membenamkan wajahnya di dada bidang bidang suaminya. Doni yang
mendapat pelukan hangat dari istrinya, membalas pelukan tersebut, lalu mengecup
lembut dahi istrinya.
Nabila mengdongakkan wajahnya melihat ke arah wajah
suaminya, lalu berkata. “Mas, aku sangat bangga dengan putra kita.” Tersenyum “Aku
tak menyangka perusahaan sebesar itu Aby bisa membuatnya kembali normal hanya
dengan satu bulan saja. Dan apa Mas tau? Apa yang tengah dikatakan Hamish
padaku waktu masih berada di acara tadi.” Kembali tersenyum “Hamish mengatakan?
Kalau dia sangat beruntung mendapatkan Menantu seperti Putra kita. Katanya, Bella
tidak salah ingin berbesan keluarga dengan kita.”
Dan memang benar yang Hamish katakan perusahaan yang tengah
Aby normalkan kembali adalah salah satu perusahaan terbesarnya yang terletak di
pertengahan Negara yang tengah mereka tempati saat ini. Hamish sendiri tak
percaya ketika mendengar kabar dari salah satu anak buahnya yang turut bekerja
__ADS_1
di perusahaanya yang tak lain adalah Asisten pribadi Aby selama ia bekerja di
perusahaan tersebut. Asisten pribadinya itu mengatakan kalau saat ini
perusahaan telah kembali normal. Dan itu semua tak lepas dari kerja keras Aby
selama sebulan.
Mendengar kata yang di ucapkan istrinya, Doni pun berkata. “Itu
semua karna kita selalu mengajari putra-putra kita untuk selalu bertanggun
jawab dengan semua yang dikerjakannya. Dan tak lupa didikan kamu juga sayang.” Mengecup
lembut bibir istrinya “Kedua putra kita memiliki sifat yang sama, namun
keperibadian mereka berdua berbeda. Putra kita Aby memiliki sifat sama
sepertiku, bertanggun jawab dan juga setia dan juga lebih mencintai istrinya.” Mengigit
pelan hidung Nabila “Sedangkan putra kita Abdy dia memiliki sifat playBoy tidak
tetap dengan satu gadis saja. Namun di saat nanti Ia jatuh cinta, dia tak akan
pernah melpaskan gadis itu. Lihat saja nanti.”
Setelah mengatakan itu, Doni mengankat tubuh istrinya masuk
ke dalam kamar mandi, lalu melakukan mandi bersama.
Sementara di kamar Becca. Aby tak berhenti mengendong tubuh
istrinya dengan gaya brydak style. Aby begitu sangat senang dan bahagia. Aby tak
pernah menyangka kalau semua yang ia kerjakan akan selesai secepat ini.
Aby berjalan ke arah sopa yang ada di dalam kamar Becca,
dengan pelan Aby mendudukkan istrinya di atas pangkuannya, lalu memeluknya
dengan sangat erat. Mendapat pelukan hangat dari suaminya Becca pun membalas
pelukan suaminya.
Aby pun berkata pelan di telinga istrinya. “Sayang aku
sangat mencintaimu.” Berbisik lembut “Aku juga sangat merindukanmu.” Melepas pelukan
lalu mengecup lembut bibir Becca.
Setelah kecupan di bibirnya terlepas, Becca pun pun berkata.
“Aku juga sangat merindukanmu sayang.” Mengesekkan hidungnya di hidung suaminya
“Dabn sangat, sangaaat merindukanmu.” Kembali memeluk erat teubuh Aby.
Aby yang mendapat pelukan hangat dari istrinya membalas
pelukan tersebut. Setelah pelukan keduanya terlepas, Aby mulai mengecup lembut bibir
istrinya dan mendapat sambutan hangat dari bibir istrinya. Setelah merasa cukup
di bibir istrinya, Aby mulai menurunkan bibirnya di leher jenjang istrinya dan
membuat tanda kepemilikan di sana. Sementara tangannya mulai menyentuh setiap
inci tubuh istrinya. Satu per satu Aby membuka pakain yang di kenakan istrinya,
dan kini yang tertinggal hanya pakaian dalam istrinya saja.
Aby begitu sangat tergoda melihat pemandangan indah yang
__ADS_1
tengah di lihat yang ada di pangkuannya. Tempat favoritnya kini terlihat lebih
berisi dari pada sebelumnya, setelah itu Aby melihat ke arah perut istrinya
yang kini mulai terlihat membuncit, pelan-pelan Aby mengelus lembut perut
istrinya, lalu menciumi dengan sangat lembut. Becca yang mendapat perlakuan
lembut dari suaminya senkmati setiap sentuhan yang tengah Aby lakukan.
Setelah merasa cukup di sopa, Aby mengankat tubuh istrinya
ke arah tempat tidur, setelah sampai di depan tempat tidur, pelan-pelan Aby
merebahkan tubuh istrinya, lalu menanggalkan semua pakaian yang tengah Ia ia
kenakan, lalu naik di atas tempat tidur kemudian memulai semuanya dari awal dan
itu membuat Becca tak berhenti mendesah dengan semua yang tengah Aby lakukan
padanya. Cukup lama mereka melakukannya dan entah berapa ronde, hingga keduanya
merasa begitu sangat kelelahan. Namun meskipun merasa sangat kelelahan setelah
melakukannya bersama istrinya Aby selalu terbangun mengambilkan istrinya air mineral
untuk dia minum.
Setelah memberikan istrinya air minum, Aby menarik selimut
untuk menutupi tubuh isrinya dan juga tubuhnya. Dengan senyuman hangat, Aby
memandangi wajah istrinya yang kini tengah menutup mata di hadapannya.
Aby selalu merasa cintanya untuk istrinya tidaklah cukup
untuk ia berikan. Karna dia begitu sangat, sangat ,sangat mencintai sitrinya. Aby
menarik tubuh Becca masuk ke dalam pelukannya, namun sebelum Aby terlepat, Aby
menyentuh tempat favoritnya karna merasa begitu ingin menyentuhnya kembali. Mungkin
karna saat ini mulai berisi karna pengaruh kahamilan atau apalah. Authornya tidak
tau^^.
*****
Abdy menatap langit-langit kamar pribadi Aby yang berda di
dalam ruangan kantornya, karna saat ini Ia sangat malas untuk pulang ke kerumahnya
berhubung kedua orang taunya tidak ada di rumah. Abdy memilih menginap di
kantor.
Abdy merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, lalu
mengeluarkan hapenya dari dalam kantong celananya, Aby menatap layar hapenya
dan memandangi poto Lisa yang ia jadikan sebagai wallpaper. Jujur sebulan telah
berlalalu kepergian Lisa membuat Aby merasa patah hati...
*
*
*
Hai, para Readersku jangan lupa mampir di novel baruku yang bejudul
__ADS_1
@ Aku Mencintaimu