
"Baik lah, aku akan segera bersiap."
Berkata sambil melihat ke arah Aby.
Setelah mengatakan pada Becca,Aby pun berjalan keluar dari kamarnya menuju ruang tamu, di sana Abdy sedang sibuk memainkan hapenya.
"Ini berkasnya, jaga kakak iparmu dia mau ikut bersamamu." Berkata tegas.
"Siap bos, aku akan senang hati menjaga kakak ipar."
Setelah beberapa saat Becca keluar dari kamarnya. Lalu berjalan ke arah Aby dan Abdy.
"Bagaimana apa kakak ipar sudah siap?," Tanya Abdy.
Becca pun tersenyum ke arah Abdy lalu berkata.
"Aku sudah siap."
"Baik lah kalau begitu,ayo kita pergi sekarang."
Abdy pun berjalan ke luar, sementara Becca tinggal di hadapan Aby.Aby pun melihat ke arah Becca sambil tersenyum tipis. Pelan -pelan Becca pun berkata pada Aby.
__ADS_1
"Aku pergi dulu Aby."
"Iya, kamu hati -hati."
"Daaaaa," Ucap Becca sambil melambaikan tangannya pada Aby.
Setelah kepergian Becca,Aby pun bersiap -siap untuk berangkat ke kantor. Aby pun berjalan masuk ke dalam kamarnya lalu mengambil tas yang biasa di bawanya ke kantor.
Sementara di tempat lain,Abdy sedang sibuk mengurus kepindahan kampus Becca. Setelah selesai mengurus semuanya Abdy pun mengajak Becca pulang.
"Kakak ipar, semuanya sudah selesai mulai besok kakak ipar akan menjadi mahasiswi, aku harap kakak ipar akan betah belajar di sini, ini adalah kampus ternama di kota kami, dulu aku dan Aby pernah menjadi salah satu mahasiswa di sini," Ucap Abdy menjelaskan.
Mendengar ucapan Becca, Abdy pun mengangukkan kepalanya mengikuti segala keinginan Bacca.
"Baik lah, ayo kita pergi, aku akan mengajakmu ke toko mobil langanan keluargaku,namun sebelum kita ke sana kamu belanja semua perlengkapan kamu besok untuk kuliah."
"Baik lah, ayo kita pergi sekarang."
Abdy pun melajukan mobilnya ke Mall terbesar yang ada di kotanya, setelah sampai Abdy mengajak Becca masuk.
"Ayo, kita masuk, untuk saat ini aku harus menjagamu dengan sangat hati -hati, karna dirimu masih baru di kota ini,dan belum memiliki Smartphone aku takut kamu menghilang. Aku akan susah mencarimu di tambah bos akan mengamuk padaku jika dia mengetahui istrinya hilang."
__ADS_1
Mendengar ucapan Abdy,Becca tertawa lepas sambil memukul lengan Abdy.
"Kamu ada -ada saja Abdy," Ucap Becca sambil tertawa lepas.
Mereka berdua pun masuk ke dalam toko Smarthpone. Becca mulai memili Smarthpone yang mahal dan pastinya keluaran terbaru. Melihat Becca berbelanja Abdy hanya diam memperhatikan kakak iparnya berbelanja.
"Sudah," Ucap Becca singkat.
Mereka pun keluar dari tokoh. Lalu mencari kebutuhan Becca yang lainnya. Setelah selesai melengkapi semua ke butuhannya. Becca mengajak Abdy belanja untuk keperluan dapur.
"Abdy, aku juga ingin berbelanja keperluan di dapur, setokku di dapur sudah hampir habis."
"Baik lah, kakak ipar, kemana pun kakak ipar pergi aku akan setia mengikuti karna yang kakak ipar ucapkan adalah perintah bagiku."
Berkata pasrah.
Kini kedua tangan Abdy telah penuh dengan belanjaan Becca. Abdy pun berkata dalam hati.
"Ampun, menemani wanita belanja itu sangat ribet, bos ma enak tinggal di kantor,sedangkang aku,aku di sini sedang menemani istrinya yang tak berenti berbelanja sesuatu,ampun,ampun."
Setelah selesai, Becca berjalan ke arah Abdy yang sedang melamun. Becca mengangetkan Abdy dengan cara menepuk bahunya lalu bersembunyi di balik maneking yang ada di belakang Abdy.
__ADS_1