Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 45


__ADS_3

"Baik lah, ayo," Ucap Becca melangkah di belakang Arlin. Mereka berdua pun mulai memesan makanan yang ingin mereka makan lalu kembali duduk di tempat mereka semula.


Arlin dan Becca mulai makan. Namun tiba -tiba Arka duduk di hadapn Becca sambil berkata.


"Aku boleh bergabung."


Tampa di suruh Arka mulai duduk, lalu memulai makan makanannya. Sesekali Arka melihat ke arah Becca yang masih sibuk memakan makanannya. Hingga akhirnya Arka mulai berbicara.


"Becca, sebentar pulang kuliah kita pulang bersama yu." Ajak Arka.


Mendengar ucapan Arka. Becca tersenyum manis ke arahnya lalu berkata.


"Maaf, Arka bukannya aku tak mau, namun aku membawa mobil sendiri."


"Tidak masalah, lain kali saja," Ucap Arka dengan wajah sedikit kecewa.


Setelah selesai makan Becca mengajak Arlin kembali ke kelas.


"Arlin, ayo kita kembali ke kelas tak lama lagi pelajaran kita akan segera di mulai."


"Iya, ayo."

__ADS_1


"Aku juga ikut bersama kalian," Ucap Arka sambil berdiri dari tempat duduknya lalu ikut berjalan bersama dengan Arlin dan juga Becca.


Hingga jam pulang tiba. Becca mengajak Arlin pulang bersama.


"Arlin kamu pulannya naik apa?."


"Aku cuman naik taxi tadi. Mobil aku ada di benkel."


"Pulan baren aku saja, sekalian kamu ngajakin aku keliling di kota ini, apa kamu mau?, aku akan sangat senang sekali jika kamu mau."


"Baik lah," Ucap Arlin mengiyakan keinginan Becca.


Mereka berdua pun melangkah ke arah mobil Becca. Arlin yang melihat mobil sport Becca pun berkata.


"Iya, ini mobil aku, ayo kita masuk."


Ajak Becca pada Arlin.


Mereka berdua pun masuk kedalam mobil. Kemudian Becca mulai melajukan mobilnya meninggalkan parkiran arah kampus.


Sebelum mereka berdua ingin berkeliling di kota yang mereka tempati. Becca mengajak Arlin untuk makan.

__ADS_1


"Arlin kita makan dulu, baru jalan -jalan, apa kamu tau tempat makan yang paling unik dan juga lezat di sini?."


"Iya, aku tau, di sana tempatnya begitu sangat nyaman,dulu aku suka ke sana bersama?."


"Bersama siapa?, pacar kamu ya,"


Tanya Becca sambil tersenyum.


Mendengar ucapan Becca. Arlin hanya tersenyum masam mendengarnya. Setelah sampai di depan sebuah Cafe siap saji. Arlin mengajak Becca masuk.


"Ayo, kita masuk."


"Ayo," Ucap Becca singkat sambil mengikuti arah langkah kaki Arlin masuk ke dalam Cafe siap saji itu.


Di dalam Cafe yang Becca masuki. Terlihat sangat indah. Selain unik tempatnya juga sangat nyaman. Arlin pun mengajak Becca duduk di kursi pojok karna di sana tempat paling nyaman menurut Arlin karna bisa terkena langsung oleh angin yang berasal dari hutan yang ada di belakan Cafe siap saji ini.


Becca dan Arlin pun mulai memesan makanan. Setelah makanan mereka siap di atas meja, mereka berdua pun menyantapnya. Sesekali Becca bercanda pada Arlin. Namun Arlin tampak terlihat kaku seperti sedang menyembunyikan sesuatu. Becca pun bisa melihat itu hingga akhirnya Becca memberanikan dirinya bertanya pada Arlin.


"Kamu kenapa Arlin?, apa ada sesuatu?."


Arlin pun melihat ke arah Becca. Lalu tersenyum.

__ADS_1


"Em, aku tak kenapa,tidak ada apapun," Ucap Arlin pelan. Namun Becca bisa melihat di mata Arlin. Ada sesuatu yang di sembunyikan oleh gadis kecil yang kini sedang duduk di hadapannya.


__ADS_2