Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 147


__ADS_3

Dengan wajah sedikit kesal Becca keluar dari dalam rumahnya,


lalu berjalan ke arah mobil lalu masuk. Becca pergi ke butiq di temani oleh


supir dan Body Guard kepercayaan Daddynya. Di dalam mobil yang membawanya,


Becca hanya bermain hape karna merasa sangat suntuk karna Body Guard yang


menemani saat ini begitu sangat membosangkan.


Setiap kali Becca bertanya hanya ada satu kata yang selalu


keluar dari mulut pria yang tengah duduk di sampin supir tersebut.


“Baik Nona.” Hanya itu kata yang selalu Ia ucapkan dan itu


membuat Becca merasa sangat bosan.


Becca menarik napasnya, lalu membuangnya secara perlahan. Ketika


panggilannya tak di jawab oleh Aby, dengan kesal Becca melempar hapenya ke sampin


tempat duduk yang tengah Ia tempati, lalu mengelus lembut perutnya sambil


berkata.


“Sayang tak ada yang peduli dengan kita berdua. Ayah dan


kakekmu tak, mereka berdua tak memperdulikan kita berdua.” Becca menghembuskan


napasnya kasar ketika selesai mengatakan itu.


Dan tiba-tiba mobil yang Becca tumpangi di salib oleh sebuah


mobil hitam. Otomatis mobil yang Becca tumpangi trhenti secara mendadak. Dan itu


membuat Becca berdiru sedikit dari tempat duduknya dan itu membuat perutnya


terbentur di belakan sandaran kursi kemudi.


“Ahh, sakit!” Becca meringgis kesakitan sambil memegan


perutnya yang terasa sakit.


Mendengar suara putri majikannya meringgis, dengan segera


Body Guadnya yang ikut dengan berbalik melihat ke arah Becca.


“Nona, apa anda baik-baik saja?” Body Guard itu terlihat


panik ketika melihat putri majikannya kini tengah meringgis kesakitan duduk di


belakang sambil memegan perutnya.


“Ahh, sakit!” Becca kembali meringgis “Segera bawa aku ke


rumah sakit. Ah” meringgis  “Dan tolong


segera hubungi suamiku.”


Pintu mobil yang menyalib mobil Becca tumpangi, terbuka dan


turun tiga pemuda kekar, semuanya mengenakan masker jadi sulit untuk Body Guard


Becca mengenali wajah mereka.


Sementara supir yang mengendarai mobil Becca mengerti kalau


saat ini keselamatan putri dari majikannya dalam keadaan berbahaya. Tampa mendapat


perintah dari Body Guard yang ada di sampinnya yang kini tengah menegeluarkan


pistolnya. Langsun memutar arah laju mobilnya dan terjadilah kejar-kejaran


antara mobil Becca dan mobil hitam tersebut.


Sesekali orang yang berada di dalam mobil hitam itu menembak


ke arah mobil yang tengah Becca tumpangi. Dan itu membuat Becca merasa sangat


terkejut.

__ADS_1


“Apa yang terjadi?” Becca berbalik melihah ke arah mobil


hitam yang berada di belakan mobilnya sambil memegan perutnya yang terasa


begitu sangat sakit.


“Nona” kita di serang oleh beberapa orang yang  tidak kita kenal.” Body Guard Becca


menjelaskan.


Mendengar itu Becca merasa sangat terkejut, tampa bertanya


dan berpikir panjang Becca mengambil hapenya yang terjatuh di lantai dalam


mobil.


“Aoo, sakit.” Becca kembali meringgis kesakitan ketika


mengambil hapenya yang tergeletak di lantai mobilnya.


Setelah Hapenya berhasil di raih, dengan segera Becca


mencari nomor suaminya lalu menghubunginya.


“Ao, angkat Aby, angkat telponku.” Becca terlihat sangat


cemas ketika penggilan telponnya tak di jawab oleh Aby.


“Ah.” Becca mematikan telponnya lalu kembali menghubungi


nomor suaminya.


Sementara Aby di rumah bersama dengan Mertuanya mulai merasa


begitu sangat gelisah karna kepikiran dengan istrinya.


Hamish yang melihat menantunya terlihat sangat gelisa dan


mulai tidak pokus denga apa yang dia kerjakan berkata.


“Pergilah, istrimu menantimu.” Hamish tersenyum melihat ke


arah Aby yang kini tengah duduk di hadapannya.


lalu berjalan ke arah pintu. Namun sebelum dia kaluar dari dalam ruangan yang


di tempatinya bersama Ayah mertuanya, Aby mencari keberadaan hapenya.


Aby pun mulai memerikasa semua kanton baju, jas dan juga


kanton celana. Namun tak menemukan bendah pipih itu. Aby pun memikirkan dimana


terakhir memegan hapenya.


“Aku meninggalkannya di ruang tamu.” Aby berjalan keluar


dari dalam ruangan kerja hamish lalu berjalan menuju arah ruang tamu dan di


sana memang hape Aby terletak.


Aby meraih Hapenya lalu menyalahkan layar hapenya dan


mendapati beberapa panggilan tak terjawab dari istrinya. Tampa banyak berpikr


Aby lansung menghubungi nomor istrinya, setelah sambungan telponnya tersambung,


belum sempat Aby berkta halo, Becca mendahuluinya.


“Aby, hiks, hiks, hiks, tolong aku dan bayi kita**” Becca menangis


ketika mengatakan itu.


Karna situasinya sangatlah genting dan itu membuta Becca tak


berhenti menangis ketika mobil yang di tumpanginya mulai menanjaki jalan yang


berliku sampin kiri dan kanan hanya ada tebing yang curang.


Mendengar suara tangisan istrinya Aby sangat syok dan


terkejut, karna terlalu terkejut tampa sengaja  Aby berteriak.

__ADS_1


“Katakan sekarang kamu berada di mana?” Aby berteriak ketika


mengatakan itu.


Hamish yang mendengar suara teriakan Aby berlari keluar dari


dalam ruangannya, lalu berlari menghampiri Aby di ruangan tamu.


“Ada apa Aby?” hamish bertanya ketika telah berada di sampin


Menantunya.


Aby melihat ke arah Hamish lalu berkata. “Ada mobil yang


tengah mengejar mobil Becca Dad, dan sekarang mereka masih mengejarnya.” Aby menjelaskan.


“Aby tolong aku, perutku sangat sakit. hiks, hiks.” Becca


tak berhenti menangis dari balik telpon.


“Sayang kamu tenang,” Aby menenangkan istrinya, meskipun


sebenarnya dirinya merasa begitu sangat ketakutan terjadi hal yang buruk dengan


istri dan calon anaknya.


“Sayang, sekarang kamu kasih telponnya kepada Body Guard


yang bersamamu.” Aby meminta agar Becca memberikan telponnya kepada Body Guard


yang bersamanya karna Hamish yang meminta.


Sambil menelpon Hamish dan Aby berjalan ke arah mobilnya,


dan memerintahkan seluruh anak buahnya untuk ikut bersamanya. Karna saat ini


putrinya sedang dalam bahaya.


Tampa mematikan telponnya Aby terus berbicara dengan Becca,


karna ingin mendengar apa saja yang tengah tejadi di sana. Sesekali Aby


mendengar suara tembakan dan itu membuat Aby merasa sangat panik, sementara


hamish memilih untuk mengendarai mobilnya sendiri.


“Daddy cepat bawa mobilnya.” Aby melihat ke arah hamish yang


kini tengah pokus melajukan mobilnya menuju arah lokasi yang telah di kirim


oleh Body Guardnya.


Di dalam hati Aby tak berhenti berdoa untuk keselamatan


istri dan calon anaknya.


“Ya, Allah selamatkanlah istri dan calon anakku. Aku tak


ingin ada sesuatu hal buruk terjadi kepada mereka berdua. Mereka berdua adalah


hidupku.” Doa Aby dalamhati.


“Aby aku sangat mencitaimu. hiks, hiks, hiks.” Becca mengatakan


itu ketika mobilnya mulai memasukki tebing yang curang. “Maafkan semua kesalahan yang pernah aku lakukan. Aku sangat mencintaimu. Tut, tut,tut.”


Sambungan telpon Becca terputus setelah mengatakan semua itu dan itu membuat


Aby berteriak dari balik telpon.


“Halo, sayang, sayang kamu masih mendengarkanku.” Aby kembali


menghubungi nomor istrinya yang sudah tidak aktip lagi.


Bommm.


Dan tak jauh dari mobil hamish terdengar suara ledakan yang


terdengar begitu sangat dasyat. Mobil yang Becca tumpangi terjatuh ke dalam tebing


dan meledak...

__ADS_1


Apakah Becca akan meninggal?..


Nah para Readers ikutin terus ya cerita Cinta Aby^^.


__ADS_2