Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.170


__ADS_3

Itulah keinginan Abdy, yang ingin sukses seperti kakaknya


Aby, karna menurutnya ketika ia sukses anak dan istrinya kelak tidak akan


merasa kekurangan apapun, sama yang saat ini Aby lakukan untuk istrinya,


meskipun perusahaan Ayahnya kini atas namanya karna Aby meminta, kepada Ayahnya


satt Doni selaku Ayah mereka ingin membagi aset perusahaannya kepda kedua


anak-anaknya. Namun Aby menolak, karna ia telah memiliki perusahaan sendiri,


yang tidak jauh besar dari perusahaan kedua orang tuanya.


Aby yang mendengar ucapan adiknya salut, karna saat ini


adiknya mulai berpikiran dewasa. Mulai memikirkan jalan terbaik yang akan di


tempuhnya.


Aby pun berkata. “Baiklah, pertahankan, yang ingin kamu


lakukan jangan sampai membuat orang yang kamu cintai merasa kecewa dengan apa


yang kamu lakukan.” Duduk di kursi “Dan satu lagi Dy, kamu harus merubah sikap


play boymu itu, jangan sampai Lisa meninggalkanmu hanya sikap kamu itu yang


tidak mau berubah.”


Aby memperingati adiknya,untuk merubah semua sipatnya, karna


ia tau sipat Abdy yang suka gonta-ganti pakaian.


Abdy yang mendengar ucapan kakaknya tersenyum sambil


berkata. “Tenang saja Bos, sudah lama aku merubah sipat aku itu, semenjak Lisa


pergi meninggalkanku, aku baru menyadari kalau aku ternyata sangat


mencintainya, bahkan merasakan sakit ketika Lisa pergi meninggalakanku tampa


adanya kabar. Lisa adalah gadis pertama yang telah menggetarkan hatiku ,gadis


pertama yang telah membuatku merasakan arti cinta yang sebenarnya.” Abdy


terlihat sangat bahagia ketika mengatakan itu kepada kakaknya.


Dan tampa Abdy sadari, semua yang di katakan di dengar oleh


Lisa yang kebetulan keluar dari dalam kamarnya. Dengan persaan bahagia Lisa tersenyum


sendiri di balik dinding mendengar semua yang Abdy katakan tentangnaya.


“Aku tidak menyangka Dy, kalau kamu ternyata sangat


mencintaiku.” Lisa tersenyum bahagia.


Aby yang selesai men dengar semua pengakuan cinta Adiknya,


tersenyum, dan berkata.


“Baiklah, akan lebih baik kalau kamu memesan makanan yang


akan kita makan untuk makan malam bersama, karna saat ini semua para


wanita-wanita cantik kita pasti merasa sangat lelah dan pasti tidak bisa


menyediakan makan malam untuk kita, benar kan?” tersenyum melihat ke arah Abdy


yang kini tengah duduk santai di depannya.


“Benar sekali Bos, aku juga tidak ingin membuat Lisa tambah


kelelahan, dengan memasak untuk kita semua.”


“Nah, baiklah akan lebih baik kalau kamu memesan makanan


sekarang, dan aku ingin membawakan susu pesanan kakak iparmu.”


Aby beranjak dari duduknya, lalu berjalan ke arah dapur


untuk membuatkan susu pesanan istrinya, lalu membawanya masuk ke dalam kamar.”


Sementara Abdy mulai memesan makana untuk mereka berempat,


Lisa yang melihat Abdy duduk sendiri berjalan ke arahnya dengan senyuman manis


yang ia sunggingkan Lisa duduk di sampin Abdy.


Abdy yang melihat Lisa duduk di sampinnya tersenyum sambil


berkata.


“Kamu tidak istirahat?” melihat ke arah Lisa yang kini tegah


menyendarkan kepalanya di sandaran kursi.


“Tidak!”


“Kenapa?”


“karna aku menunggumu”


“Menungguku?” bingun “Kenapa menungguku?” tersenyum jail


melihat ke arah Lisa yang kini melihat ke arah lain.


“Iya, aku meninggumu untuk menidurkanku! Puas! Dengar jawabanku.”


Kesal.


Setelah mengatakan itu, Lisa beranjak dari duduknya dan


lansung berjalan masuk ke dalam kamarnya di ikuti oleh Abdy di belakangnya.


“Lis, tunggu donk.” Berlari di belakang Lisa “Yah pacar aku


nagmbek ni!” Abdy menarik tangan Lisa ketika mereka berdua tengah berada di


dalam yang di tempati Lisa untuk tidur, dan itu membuat Lisa masuk ke dalam


pelukannya. Sementara Lisa mulai memasang wajah cemberutnya.


Abdy melingkarkan tangannya di pinggan Lisa, sambil berkata.


“Ya, sepertinya pacar aku ngambek ni? Jangan ngambek donk sanyan, emua, emua,


emua,” Abdy menciumi seluruh wajah Lisa dan itu membuat Lisa merasa geli.


“Hei, hentikan.” Menepuk pelan bahu Abdy “Aku menaras


kegelian.”


Namun Abdy yang suru menghentikan ciumannya kini justru


menutup mulut Lisa dengan bibirnya dan itu membuat Lisa terdiam, terdiam karna


saat ini Abdy mulai mengecup lembut bibirnya dan di balas lembut oleh Lisa.


Mereka berdua tengah Asyik berciuman, namun tiba-tiba pintu


kamar yang mereka berdua tempati berciuman tengah di buka oleh Becca.


“Hoo” terkejut melihat pemandangan yang ada di depannya “Dengan


segera ia menutup matanya dengan tangannya, namun masih bisa melihat dari


celaa-cela jarinya “Maaf, aku tidak tau kalau kalian berdua sedang anu.” Berbalik


badan dan kembali menutup pintu.


Lisa dan Abdy yang terkejut ketika mendengar suara Becca,


lansung melepas pautan bibir mereka. Mereka berdua merasa sangat malu,malu


karna kakak iparnya telah melihat apa yang tengah mereka lakukan.


Tingggg.

__ADS_1


Sebuah pesan masuk ke dalam hape Lisa, Lisa yang mendengar


nada pesan di hapenya berbalik melihat ke arah meja yang ada di sampin tempat


tidur.


“Lepas Dy” berusaha melepas tangan Abdy yang masih setia


melingkar di pingganya “Aku mau baca pesannya itu dulu, siapa tau penting.”


Abdy yang mendengar kata Lisa yang ingin melihat pesan masuk


di hapanya berkata. “Palingan itu hanya pesan dari Telkomsel.” Tersenyum jail


dan ingin kembali mencium bibir Lisa.


“Hentikan! Dy” menahan bibir Abdy dengan tangannya “Sudah


cukup cium menciumnya, akan lebih baik kalau kamu mandi sekarang, badan kamu


bau.” Lisa menutup hidungnya sambil tertawa ketika mengatakan itu.


“Apa kamu bilang? Hem, kamu bilang aku bau?” Abdy mengelitik


perut Lisa dan itu membuat Lisa tertawa melebar karna merasa geli.


Hahaha.


“Hentikan Dy! Hentikan, hahaha. Aku tidak tahan Dy, ini


sangat geli” Lisa tidak berhenti tertawa ketika Abdy terus menggelitik


perutnya.


Abdy yang melihat Lisa tertawa melebar, berhenti


mengelitiknya karna saat ini wajah Lisa sangat merah, merah karna tidak bisa


menahan rasa gelinya akibat ulah Abdy.


“Udah ya Dy, aku mohon hentikan.” Lisa memegan perutnya


ketika mengatakan itu.


“Baiklah, aku juga sudah lelah mengelitikmu, akan lebih baik


kalau aku kembali ke kamarku untuk membersikan diri.”


Abdy mulai berjalan ke arah pintu, namun sebelum ia membuka


pintu Lisa kembali memanggilnya.


“Dy.” Memanggil “Sini.” Lisa memanggil Abdy sambil melihat


ke arah hapenya.


“Ada apa?” berjalan mendekat ke arah Lisa yang kini tengah


duduk di pingir tempat tidur sambil melihat ke arah layar hapenya.


Lisa yang melihat Abdy duduk di sampinnya berkata “Kakak


ipar ingin betemu dengan kita berdua.” Memperlihatkan pesan yang Becca kirim


untuknya.


“Kenapa?” bingun “Kaka ipar ingin bertemu dengan kita?”


sambil melihat pesan yang Becca kirimkan yang mengatakan.


*Kalau pesta kalian berdua sudah selesai, aku ingin berbicara *


secara pribadi dengan kalian berdua,Ok, aku tunggu dan akan mengabari setelah Aby tidur.


Itulah pesan yang Becca kirim, ke hape Lisa dan membuat


keduanya merasa bingun, bingun memikirkan pembicaraan pribadi apa yang ingin


Becca katakan kepada mereka berdua di tambah mereka akan bertemu setelah Aby


tidur.


arah Lisa.


“Tau” berkata santai sambil menaikkan kedua punggunya.


Setelah  pertemuannya


malam itu dengan Lisa dan Abdy, kini mereka talah berada di sebuah rumah mewah yang


baru saja Hamish beli untuk anak menantunya, dan Aby tidak mengetahui hal itu.


Namun anggota keluarga yang lainnya sudah mengetahuinya,


karna Becca telah merencanakan kejutan yang besar untuk suaminya.


Malam itu, setelah Aby tertidur, Becca mengirim pesan kepada


Lisa dan Abdy untuk menemuinya di luar apartemens dan di hadiri oleh semuanya


anggota keluarganya, bahkan Hamish yang mendengar kabar baik dari putrinya


dengan segera menyelesaikan semua pekerjaannya dan lansung ke Indonesia untuk


menemui putrinya.


Becca pov.


Malam itu ketika Becca pulang dari pantai, ia menghubungi


Daddynya dan mengatakan kalau saat ini ia telah mengingat semuanya.


“Dad, aku sangat merindukanmu.” Becca menangis di dalam


kamar mandi ketika mengatakan itu.


Hamish yang mendengar putrinya menangis merasa sangat


terkejut, bahkan Hamish mulai berpikir kalau Aby telah melakukan hal yang tidak


baik kepada putrinya.


“Kamu kenapa sayang? Apa Aby melakukan sesuatu yang buruk


kepadamu?” tanya Hamish pelan dan lembut.


“Tidak Dad, Aby bukanlah suami seperti itu. Aby adalah suami


terbaik yang pernah aku miliki.” Becca tidak berhenti memuji kebaikan suaminya.


“Lalu kenapa kamu menangis sayang.”


“Aku menangis bahagia Dad, karna saat ini aku sudah


mengingat semuanya. Mengingat Daddyku,mengingat suamiku,dan mengingat semua


anggota keluargaku yang begitu sangat menyayangiku.” Becca tersenyum ketika


mengatakan itu.


“Apa!” terkejut “Kamu sudah mengingat  semuanya sayang?”


“Iya Dad, aku sudah mengingat semuanya.”


“Apa suami sudah tau? Dan juga yang lainnya?”


“Belum ada yang tau, selain Daddy. Aku menelponmu karna aku


ingin meminta Daddy datang kemari untuk ikut merayakan hari ulan tahun suamiku,


dan aku akan memberi kejutan ini padaya kalau aku telah mengingat semuanya, apa


Daddy akan mengabulkan permintaan putri kecil Daddy ini?” Becca memastikan


kalau Daddynya akan hadir di acara kebahagiannya, mengingat pekerjaan Daddynya


yang selalu sibuk.


“Tentu saja sayang, besok aku akan segera ke indonesia. Dan ya,

__ADS_1


kapan UlanTahun Menantuku?”


“Minggu depan Dad”


“Oke, berarti aku masih ada waktu untuk mencari hadiah yang


tepat untuk Menantu kesayanganku.”


“Hadiah? Hadia apa Dad?” Becca penasaran.


“Nanti kamu sendiri yang akan memilihnya, jika Daddy sudah


sampai.”


“Oke, Dad, aku mencintaimu dan juga sangat merindukanmu,


emmua, sampai bertemu di Indonesia.”


Setelah sambungan telponnya, terputus dengan Daddynya, Becca


menghubungi Ibu Mertuanya Nabila dan mulai mengatakan tentang dirinya yang


telah mengingat semuanya. Dan Nabila yang mendengar itu merasa sangat senang


dan bahagia.


Becca juga mengatakan agar ibu mertuanya menjaga rahasia


ini, agar Aby tidak mengetahuinya karna ia ingin memberi kejutan yang besar


untuk suaminya di hari Ulangtahunnya.


*****


Becca mulai menyiapkan segala sesuatunya, untuk merayakan


UlanTahun Aby yang  akan mereka rayakan


sebentar malam, di rumah mewah yang telah Hamish hadiakan kepada anak


Menantunya.


Sebenarnya sudah lama Hamish ingin memberikan hadiah kepada


anak Menantunya, namun kecelakaan yang di alami putrinya dan itu membuatnya


lupa dengan apa yang ingin di berikan untuk Menantunya, dan menurut Hamish


inilah waktu yang tepat untuk memberikan hadiah itu untuk menantunya.


Dengan di bantu dan di dukun oleh seluruh anggota


keluarganya tampa terkecuali, Becca kini mendekorasi ruangan tamunya dengan


sebegitu indahnya, dan di bantu oleh Daddy dan juga kedua mertunya.


Sementara Abdy dan Lisa sibuk mendekorasi kamar yang akan di


tempati kakak dan kakak iparnya melakukan malam pertama setelah berbulan-bulan,


itulah yang ada di pikiran keduanya.


Abdy yang melihat Lisa tengah sibuk menabur kelopak bunga mawar


di atas tempat tidur yang berukuran King zise itu berkata.


“Kapan kamar ku, eh maksudku kamar kita” tersenyum “Di rias


seperti ini Lis.”


Lisa yang mendengar ucapan Abdy berhenti menabur bunga, lalu


melihat ke arah Abdy yang kini tengah melihat ke arahnya.


“Kamu ingin kamar kita di rias seperti ini?” berjalan ke


arah Abdy “Makanya cepat nikahin aku.” Lisa menabur bunga di kepala Abdy ketika


selesai mengatakan itu dan berlari keluar dari dalam kamar lalu turun di lantai


dasar dimana semuanya tengah berkumpul.


Abdy yang melihat Lisa berlari keluar, ikut mengejarnya


hingga sampai di lantai bawah Abdy tidak berhenti mengejar Lisa dan itu membuat


seluruh anggota keluarganya melihat ke arah mereka.


“Abdy, Lisa. Kalian berdua itu seperti Tom and Jerry.”


Nabila mengatakan itu karna mendengar ucapan putranya yang mengatakan, Awas


kamu Lisa, kalau sampai aku menangkapmu aku tidak akan memberikanmu keju, aku


akan memakannya sendiri. Itulah yang Abdy katakan kepada kepada Lisa di saat ia


mengejarnya.


Becca yang mendengar ucapan Mertunya berjalan mendekat dan


berkata. “Mereka tidak seperti Tom and Jerri Ma” tersenyum “Tapi mereka berdua


seperti Rome and Juliet.” Becca merangkul lengan Nabila ketika mengatakan itu.


Nabila yang mengerti dengan apa maksud dari ucapan


menantunya berkata “Benarkah? Mereka berdua sudah jadian?” melihat ke arah


menantunya yang kini tengah menganggukkan kepalanya.


“Iya, Ma, mereka berdua sudah jadian.” Tersenyum senang


sambil melihat ke arah Lisa dan Abdy yang kini saaling melempar bunga di dekat


tangga.


“Akhirnya” tersenyum “Keinginanku terkabulkan juga, yang


ingin menjadikan Lisa sebagai menantuku.” Melihat ke arah Abdy yang kini


tertawa ceria melihat ke arah Lisa.


Jam telah menunjukkan pukul sembilan malam, Abdy pulan ke


Apartemen kakaknya sendiri, karna ia tau pasti saat ini Aby mulai gelisah


mencari mereka semua yang tidak ada di Apartemennya, berhubung semua hape


mereka matikan cuman  Abdy saja yang


tidak mematikan hapenya karna ia tidak ingin Aby curinga kepadanya.


Dengan pura-pura lelah Abdy masuk ke dalam apartemen


kakaknya dan mendapati Aby tengah mondar-mandir mencari keberadaan Lisa dan juga


istrinya.


“Abdy, kamu dari mana?” dengan langkah seribu Aby berjalan


ke arah Abdy yang baru saja membuka pintu.


“Aku baru saja pulang Bos, aku sangat lelah pekerjaan di


kantor sangat banyak. Ahhh” Abdy duduk di sopa yang ada di ruangan tamu dengan


pura-pura merasa lelah.


Aby yang melihat itu berjalan mendekat ke arah adiknya dan


berkata. “Apa kamu mengetahui dimana perginya istriku dan juga Lisa? Ini sudah


sangat larut malam” melihat ke arah jam tangannya.


Abdy yang mendengar ucapan kakaknya berkata. “Apa!”


pura-pura terkejut “Kakak ipar dan juga Lisa tidak ada di kamar mereka.” Beranjak


dari duduknya lalu berjalan ke arah kamar Aby dan juga kamar yang di tempati

__ADS_1


Lisa menginap.


__ADS_2