Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.160


__ADS_3

Aby berjalan keluar dari dalam kamarnya dan meninggalkan Becca


sendiri, ia sengaja meninggalakan Becca dengan Album yang berisi kenangan manis


tentang kebersamaan mereka, karna Aby berharap Becca akan mengingat semua itu


dengan cara pelan-pelan.


Aby berjalan ke arah ruangan tamu, dan mendapati anggota


keluarganya tengah berkumpul. Nabila yang melihat putranya berjalan ke arahnya


berkata.


“By. Apa Becca sedang istirahat?” tanya Nabila pelan.


“Tidak! Ma, Becca hanya duduk di atas tempat tidur, karna


aku memberinya album poto yang berisi kenangan-kenangan indah kami.” Aby


berjalan mendekat ke arah Abdy ketika selesai mengatakan itu.


“Oo. Semoga menantuku segera mengingat semuanya.” Wajah Nabila


terlihat sedih ketika mengatakan itu.


“Semoga, Ma, setelah melihat isi album poto itu Becca segera


mengingat semuanya.” Aby tersenyum tipis setelah mengatakan itu.


Aby melihat ke arah Abdy yang kini tengah menatap wajah Lisa


tersenyum karna ia tau kalau Abdy tengah jatuh cinta, cinta terpendam tepatnya,


Aby yang melihat tingkah Adiknya yang tengah kasmaran berkata. “Kalau memang


cinta katakan saja, jangan menjadi laki-laki pecundang dan membiarkan apa yang


kamu cintai menjadi milik orang lain.


Kata-kata yang keluar dari dalam mulut Aby seperti sindiran


di telinga Abdy, dan itu membuat Abdy merasa sedikit tersinggun dengan apa yang


baru saja kakaknya ucapkan.


“Laki-laki pecundang! Aku bukan pemuda seperti itu.” Mengelak


“Jika aku menyukai seorang gadis aku pasti akan mengunkapkannya. Namun satu hal


yang tidak bisa aku lakukan?” terdiam sejenak “Mengatakan yang sejujurnya kalau


aku benar-benar cinta dan tulus ingin bersamanya.” Abdy melihat ke arah Lisa


ketika mengatakan itu.


Nabila yang mendengar kata yang keluar dari dalam mulut


putranya, berkata. “Katakan yang sebenarnya agar kamu tau kalau gadis yang kamu


sukai itu tau perasaan kamu yang sebenarnya.” Nabila tersenyum melihat ke arah


suaminya Doni yang kini tengah duduk di sampinnya.


“Benarkah harus seperti itu?” tanya Doni sambil melihat ke


arah Nabila istrinya yang kini mulai merasa malu mendengar pertanyaan dari


suaminya.


Kata-kata yang tadinya di tunjukkan untuk Abdy kini berakhir


untuk Nabila sang Mama yang tiba-tiba mendapat serangan balik dari sang suami.


Aby, Abdy dan Lisa yang menyaksikan itu, bersorak meminta


jawaban dari ke dua orang tua yang ada di hadapannya.

__ADS_1


“Jawab, jawab, jawab.” Sorak Aby, Abdy dan Lisa.


Nabila yang mendengar sorakan ketika anak muda yang ada di


hadapannya berkata. “Tentu saja benar. Bagaimana gadis itu akan tau kalau kamu


menyukainya jika kamu tidak mengatakan yang sebenarnya.” Tersenyum melihat ke


arah suaminya “Sama seperti yang kamu lakukan dulu. Aku tidak akan pernah tau


jika kamu mencintaiku jika kamu tidak pernah mengunkapkan yang sebenarnya,


bahkan perasaanku untukmu mungkin sudah aku bukur dalam-dalam jika kamu tidak


mengatakan yang sebenarnya.” Nabila sedikit membuka kenangan masa mudanya


bersama Doni suaminya dan itu membuat suaminya tersenyum.


 Doni merasa kalau


saat ini dirinya kembali muda setelah istrinya membahas kenangan mereka sewaktu


muda dulu.


Mereka semua bercanda ria di ruangan tamu dan di kejutkan


oleh suara teriakan Becca.


“Ah, kepalaku sakit.” Suara Becca yang terdengar di ruangan


tamu.


Aby yang mendengar suara teriakan istrinya, tampa bertanya


atau berkata, berlari masuk ke dalam kamarnya dan mendapati Becca tengah


meringgis kesakit sambil memegan kepalanya.


“Ao, sakit! Kepalaku sangat sakit.” Becca kembali berteriak


karna tidak bisa menahan rasa sakit di kepalanya.


suara teriakan kedua istrinya  dan


lansung memeluk Becca lalu menyandarkan kepala istrinya di dada bidangnya. “Sayang,


sayang.” Panik “Becca lihat aku sayang. Mana yang sakit?” Aby ikut memegan


kepala Becca karna saat ini Becca tengah memegan kepalanya dengan kedua


tangannya.


Nabila dan yang lainnya ikut masuk ke dalam kamar Aby ketika


mendengar suara ringgisan Becca. Nabila berjalan mendekat ke arah Becca dan Aby


sambil berkata. “Becca sayang, tenang ya Nak, tenang.” Nabila mengelus lembut


kepala Becca ketika mengatakan itu.


Becca yang mendapat elusan lembut dari Nabila, pelan-pelan


mulai terlihat nyaman hingga akhirnya tertidur dalam pelukan Aby.


Aby yang melihat istrinya tertidur, melihat ke arah Abdy


lalu berkata. “Dy, telpon dokter untuk segera datang kemari untuk segera


memeriksa istriku. Aku ingin tau apa yang membuatnya berteriak histeris seperti


ini.” Aby kembali melihat ke arah wajah Becca ketika selesai mengatakan itu


kepada Abdy.


Aby terlihat begitu sangat sedih melihat keadaan istrinya


seperti ini, kesedihannya begitu sangat terlihat ketika Aby meneteskan air

__ADS_1


matanya, namun dengan segera ia mengusapnya karna tidak ingin ada orang lain


yang melihatnya cukup dirinya saja yang merasakan penderitaan yang tengah ia


rasakan saat ini.


Namun Nabila bisa merasakan apa yang tengah di rasakan


putranya saat ini, sebagai seorang ibu, Nabila bisa membaca semua dari sorot


mata yang Aby pancarkan.


Abdy yang mendengar ucapan kakaknya dengan segera


menghubungi Dokter karna ia juga begitu sangat khawatir dengan keadaan kakak


iparnya saat ini.


Aby tertegun menatap wajah istrinya yang kini tengah


terlelap dalam balutan selimut. Aby sangat takut terjadi sesuatu yang buruk


kepada orang yang sangat di cintainya, mengingat ucapan Dokter yang mengatakan


kalau Becca terus berusaha mengingat semuanya itu akan membuat otaknya berdarah


dan berakibat patal dan bahkan itu bisa merenggut nyawanya. Dan Aby tidak


mengiginkan itu terjadi.


Hingga akhirnya Aby memilih menyimpan semua kenangan yang


bisa di lihat istrinya. dan itu bisa membuat Becca kembali berpikir sangat


keras untuk mengingat semua kenangan manisnya itu. Dan itu Aby tidak


ingin,karna jika Becca mencoba untuk mengingat semuanya sama halnya jika ia


ingin melenyapkan yawa istrinya secara perlahan.


Aby mengambil kardus dan mulai memasukkan semua poto-poto


bahkan Album poto yang sempat membuat Becca lihat itu semua Aby masukkan ke


dalam ke dalam kardus lalu membawanya ke gudang Apartemensnya.


Sebulan telah berlalu, kesehatan Becca sudah mulai membaik,


tubuh yang terlihat kurus kini berisi kembali semua itu karna Aby tidak pernah


berhenti memperhatikan asupan makanan yang istrinya komsumsi di tambah Lisa


ikut membantunya, karna Becca selalu merasa tidak nyaman jika Aby terlalu


memperhatikannya.


Aby yang melihat istrinya selalu merasa tidak nyaman jika ia


terlalu perhatian, mengerti dengan kondisi Becca yang tidak mengingatnya dan


itu tidaklah menjadi masalah baginya selama istrinya selalu berada di dekatnya.


Sementara di Sydny di Mansions mewah Hamish, Sameera tengah


menjalani hukuman dari Hamish. Hukuman yang tidak bisa di bayankan oleh


siapapun. Bahkan Ryo sendiri bergidik ngeri melihat Hamish menyiksa Sameera


dengan begitu sangat kejamnya.


“Bagaiman apa kamu masih berpikir ingin menyakiti putriku?”


Hamish menatap tajam ke arah wajah Sameera yang kini tengah tergeletak di


lantai setelah melayani nafsu bejat semua BodyGuard Hamish yang bertubuh kekar.


Hamis tersenyum sinis melihat ke arah wanita yang hampir

__ADS_1


melenyapkan nyawa putrinya...


__ADS_2