Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 105


__ADS_3

Becca tersenyum lalu menjawab pertanyaan mertuanya. "Enggak, Ma, aku tak pernah merasa aneh. Cuman satu yang membuat aku merasa aneh, wangi ketiak Aby." tertawa melihat ke arah Aby.


Nabila yang mendengarkan, tertawa. Karna Ia merasa lucu dengan apa yang tengah Menantunya katakan padanya.


Ha, ha, ha.


Nabila tertawa dengan menutup mulutnya dengan tangannya. Lalu Ia kembali bertanya. "Apa kamu tak merasa sesuatu yang lainnya?" tanya Nabila pelan.


Nabila ingin tau semua, apa yang dirasakan menatunya setelah hamil muda. Berhubung ini kehamilan pertama Menantunya jadi semuanya Ia pengen tau.


Becca pun tertawa, mendengar semua pertanyaan Mertuanya. lalu Ia pun berkata. "Anu, Ma, sepertinya aku lebih suka makan deh. Kalau rasa mual dan yang lainnya sepertinya aku tak merasakan itu." ucap Becca pelan.


"Berarti kita sama" mengelus wajah Becca "Mama juga waktu hamil Aby, Mama juga doyan makan. Hingga Mama mau lahiran, Mama masih sanggup makan banyak. Dan itu membuat tubuh mungil Mama berubah menjadi gendut. Namun setelah beberapa bulan bentuk tubub Mama kembali lagi. Nabila sedikit menjelaskan.


Mendengar ucapan Mamanya. Aby ikut bicara. "Waktu Mama ngidam Aku. Mama suka juga cium wangi ketiak Ayah?" tanya Aby melihat ke arah Nabila.


Nabila kembali tertawa ketika mendengar apa yang di katakan Aby putranya.


Ha, ha, ha.


Tawa Nabila kembali pecah, lalu berkata. "Waktu Mama ngidam kamu, Mama hanya doyan makan. Selebihnya hanya Ayah yang tau." Nabila merasa sedikit malu -malu menjelaskan tentang itu pada anak dan menantunya.


Becca dan Aby saling menatap, bingun mendengar apa yang dikatakan Mamanya hingga mereka berkata bersamaan. "Memangnya apa yang dilakukan Ayah? Ma," ucap mereka berdua bersamaan.


Tampa menjawab pertanyaan anak menantunya. Nabila mengalihkan pembicaraanya, dari pada nantinya Ia kebablasan membicarakan hari romantisnya bersama suaminya Doni.


Nabila pun mengajak Becca ke kamar Aby. "Sayang, sebaikmya kamu masuk, lalu istirahat dulu, kamu pasti sangat kelelahan." Setelah mengatakan itu Nabila mengantar Becca ke kamar Aby. Di ikuti oleh Aby di belakannya.


Setelah sampai di depan kamar Aby. Nabila membuka pintu kamar, lalu menyuruh Becca masuk untuk istirahat. "Nah, sekarang kamu masuk, istirahat yang cukup. Setelah makan malam siap. Mama akan memanggilmu. Oya, apa kamu ingin makan sesuatu?" tersenyum "Kalau mau, nanti aku akan menyuruh Bi Lastri membawakannya."


"Enggak, Ma, aku hanya mau istrahat saja." ucap Becca pelan

__ADS_1


Setelah mendengar apa yang dikatakan menantunya. Nabila berlalu meninggalkan depan kamar Aby.


Setelah Nabila pergi meninggalkan mereka berdua. Becca dan Aby masuk ke dalam kamar.


Setelah masuk, Becca membuka lemari pakaian Aby, Lalu mengambil salah satu kemeja Aby yang berwarna biru muda. Becca menempelkan kemeja itu di tubuhnya sambil melihat ke arah cermin.


"Pas." Setelah mengatakan itu Becca berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


Melihat istrinya mengambil kemejanya dari dalam lemari. Aby menyengitkan alisnya, bingun melihat Becca. Yang ada dalam fikiran Aby saat ini. Untuk apa Becca mengambil kemeja masuk kedalam kamar mandi?.


Aby kemudian tersenyum sendiri lalu berkata. "Mungking pengaruh si baby. Istriku mulai aneh -aneh semenjak tau kalau Ia tengah hamil."


Setelah mengatakan itu Aby melihat ke arah pintu kamar mandi yang tegah terbuka.


Becca keluar dari dalam kamar mandi, dengan mengenakan kemeja yang di bawanya masuk tadi.


Melihat itu bibir Aby mengaga, terpesona melihat kecantikan dan kemenarikan Istrinya yang kini tengah mengenakan kemejanya.


Aby menatap Becca mulai dari bawah, sampai atas. tak percaya kalau saat ini Becca terlihat begitu sangat menarik dimatanya.


"Sayang kamu terlihat sangat cantik. Apa saat ini kamu sedang menggodaku?" berbisik di telinga Becca "Dengan memperlihatkan ini?" Mengelus lembut paha mulus istrinya.


Becca yang mendengar itu, berusaha melepas pelukan Aby, lalu berkata.


"Apaan, sih, sayang." berkata manja "Aku mengenakan pakaian ini, karna aku tak ada pakaian ganti." Becca menjelaskan.


"Hem, jadi alasannya seperti itu?" tanya Aby pelan.


"Ini, bukan alasan sayang." naik ke atas tempat tidur "Uda ya sayang aku tak bisa jelaskan semua, aku mau istirahat. Aku sangat kelelahan" Becca merebahkan tubuhnya tampa menarik selimut, untuk menutupi tubuhnya yang terlihat dan itu membuat Aby tersenyum jail melihatnya.


Aby, ikut naik di atas tempat tidur, lalu merebahkan tubuhnya di samping istrinya.

__ADS_1


Aby menusuk -nusuk belakan Becca dengan jari telungjuknya. Karna saat ini Becca tengah membelakanginya.


Aby pun berkata "Sayang apa kamu uda tidur?" tanya Aby pelan.


"Hem." Becca hanya menjawab penggilan Aby dengan deheman saja.


"Sayang." panggil Aby lagi.


Mungkin karna terlalu mengantuk, atau kelelahan. Becca merasa sedikit kesal, lalu berbalik melihat ke arah Aby, lalu berkata.


"Apaa!" membentak, suara Becca sedikit meninggi.


Dan itu membuat Aby sedikit terkejut. Menyadari itu, dengan segera Becca bangun lalu berkata. "Maaf, ya, sayang, maaf, bukan maksud aku membentakmu seperti itu." Becca mengatupkan tangannya memohon maaf, karna Ia takut suaminya akan marah padanya.


Aby hanya terdiam setelah mendapat bentakan seperti itu dari istrinya. Tampa berkata apapun. Aby bangun dari tempat tidur, lalu berangjak, kemudian berjalan keluar dari kamarnya.


Melihat Aby berangjak dari tempat tidur, dengan segera Becca berkata.


"Sayang, kamu mau kemana? apa kamu marah? sayang, aku minta maaf. Abyyy, jangan pergi." suara Becca melemah ketika melihat Aby telah menutup pintu kamar yang Ia tempati.


Becca, menepuk bantal yang ada di.hadapannya. Ia merasa bersalah, karna telah membentak dan membuat suaminya marah.


Setelah menutup pintu. Aby tersenyum di luar kamar. Aby hanya pura -pura marah, karna Ia ingin melihat Becca berusaha mengambil hatinya.


Aby turun ke lantai dasar, lalu berjalan ke keluar dari rumah, menuju arah mobilnya. Aby masuk lalu melajukannya dengan cepat keluar dari gerban rumah orangtuanya.


Sebenarnya Aby ingin memberitahukan Becca, kalau Ia ingin ke Apartmensnya untuk mengambil semua pakaian yang di perlukan. Namun Becca keburu membentakanya.


Becca keluar dari kamar, lalu turun ke lantai dasar. Namun tak menemukan Aby disana. Hingga akhirnya Ia berjalan ke arah ruang tamu, namun tak juga menemukan Aby disana.


Melihat pintu utama sedikit terbuka Becca berjalan ke arah pintu, lalu keluar, Ia melihat sekeliling halaman rumah. Dan tak menemukan mobil Aby.

__ADS_1


Becca kembali masuk dalam rumah, lalu berjalan naik ke lantai atas, dimana letak kamarnya. Becca masuk dalam kamar, lalu mengambil Hapenya, kemudian mencoba menghubungi nomor suaminya.


Udah kesekiang kalinya Becca menghubungi Aby. Namun Aby tak menjawabnya. Hingga Ia mengirim pesan, dan lagi Aby juga tak membaca pesan yang Ia kirim.


__ADS_2