Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 135


__ADS_3

Becca keluar dari rumahnya, dengan senyuman lembut terpancar


di wajahnya, sambil melihat sekeliling rumahnya, Becca menghembuskan nafas


dengan pelan. Kembali ke negara kelahirannya adalah salah satu yang selalu Ia


impikan selama tinggal di indonesia.


Becca melihat ke arah Aby yang tengah berjalan ke arahnya,


dengan senyuman manis Becca berkata. “Sayang, kita ke garasi, kita akan


menggunakan mobil kesayanganku.” Berjalan ke arah garasi rumahnya, Aby hanya


menganggukkan kepalanya menuruti keinginan istrinya.


Becca membuka garasi rumahnya, lalu membuka penutup


mobilnya, dengan senangnya Becca mengelus lembut mobilnya, lalu berkata.


“Mobil kesanyanganku, emmua.” Becca menciumi pintu mobilnya


lalu masuk.


Aby yang melihat tingkah konyol istrinya, hanya bisa tersenyum.


Melihat istrinya masuk ke dalam mobil, dan duduk di bagian stir, Aby pun


berkata.


“Sayang biar aku yang membawa mobilnya.” Menatap wajah


Becca.


Mendengar ucapan suaminya, Becca pun berkata. “Tidak sayang,


untuk kali ini biarkan aku yang membawa mobilku, aku sangat merindukan Mobil


kesayanganku ini.” Kembali mencium mobilnya.


“Tapi sayang?”


“Aku mohon! Sekali ini saja.” Becca memasang wajah lucunya


di hadapan suaminya.


Melihat wajah lucu isrinya, Aby mengalah, lalu berjalan


mengelilingi mobil, kemudian masuk. Sementara Becca mulai melajukan mobilnya


keluar dari garasi rumahnya. Setelah melewati pintu gerban rumahnya, Becca


melajukan mobilnya dengan sanagat kencang, dan itu membuat Aby berkata.


“Pelan-pelan sayang, apa kamu lupa? kalau saat kamu sedang


mengandung. Hem?” Aby memperigati.


Mendengar peringatan suaminya, dengan segera Becca,


mengundur gas mobilnya, lalu berkata.


“Aku minta maaf sanyang! Aku lupa.” Melihat sejenak ke arah


Aby, lalu kembali pokus melihat ke arah depan.


*****


Abdy berjalan turun


ke lantai dasar, Ia terlihat lebih fres dari sebelumnya, dengan langkah pelan


Abdy bejalan ke arah meja makan, Abdy tak berenti melihat kesana kemari.


Melihat putranya melihat kesana kemari, Nabila pun berkata.


“Kamu cari siapa Dy?” Nabila tersenyum ketika selesai mengatakan itu. Karna Ia


tau, kalau saat ini Abdy tengah mencari Lisa.


Mendengar pertanyaan Mamanya, Abdy tersenyum sambil memegan


kepalanya, tampa menjawab pertanyaan Mamanya, Abdy lansung menarik kursi lalu

__ADS_1


duduk di hadapan Nabila Mamanya.


“Kamu cari siapa Dy?” Doni kembali mengulang kata-kata


istrinya.


Mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut suaminya, Nabila


tersenyum melihat ke arah Abdy.


“Ah, Ayah. Aku tidak mencari siapapun!” tertawa, menutupi


kegugupannya di hadapan kedua orang tuanya.


Setelah beberapa saat pintu kamar tamu yang di tempati Lisa


terbuka, Lisa keluar dari kamar tamu dengan mengenakan pakaiana yang di berikan


Nabila padanya. Lisa melangkah pelan, berjalan ke arah meja makan di sana Abdy


tak berenti melihat ke arahnya. Lisa melihat ke arah Abdy yang berhenti


melihatnya, membuatnya merasa sedikit gugup ditambah kedua orang tua Abdy ikut


melihatnya.


Didalam hati Lisa berkata. “Mereka semua kenapa? Apa ada yang salah dengan pakaian yang aku


kenakan saat ini?” Lisa menatap ke arah pakaian yang tengah Ia kenakan saat


ini.


Melihat wajah Lisa yang terlihat gugup, Nabila tersenyum,


lalu berkata. “Lisa, sini Nak, kita makan bersama.”


Mendengar ucapan Nabila, Lisa pun berkata. “Baik Tante.”


Lisa menarik kursi di sampin Abdy lalu duduk. Lisa mersa ada sesuatu yang aneh


ketika duduk di sampin Abdy, padahal biasanya Lisa tak pernah merasakan apapun


ketika bersama Abdy.


Setelah selesai sarapan bersama, Lisa pamit kepada kedua


orang tua Abdy “Oya, tante, soal pakaiannya nanti aku akan bawa lagi ke sini.”


Tersenyum manis dan itu membuat Nabila dan Doni merasa sangat menyukai Lisa.


Mendengar ucapan Lisa yang ingin mengembalikan baju yang


tengah Lisa kenakan, Nabila pun berkata.


“Tak perlu di kembalikan, aku akan sangat kecewa kalau kamu


mengembalikan pakaian itu.”


Mendengar ucapan Nabila, dengan segera Lisa berkata. “Maaf


tante bukan maksud aku?” Lisa terlihat panik ketika mengatakan itu.


Melihat kepanikan yang terlihat di wajah Lisa, Nabila


tersenyum lalu berkata. “Aku cuman bercanda.” Memegan bahu Lisa sambil


tersenyum.


Setelah selesai berpamitan kepada kedua orang tua Abdy, Lisa


melihat ke arah Abdy yang kini tengah bersandar di daun pintu, sambil memegan


Hapenya dan tangannya satunya masuk kedalam kantongnya.


“Abdy.” Memanggil “Aku pulang dulu ya.” Tersenyum.


Setelah mengatan itu Lisa berjalan ke arah mobilnya, lalu


masuk. Nabila dan Doni masuk ke dalam rumahnya, karna mereka berdua mengerti


dengan kedua anak yanga ada di hadapannya, sementara Abdy berjalan mendekat ke


arah mobil Lisa, lalu berkata.

__ADS_1


“Kamu hati-hati ya Lis.” Menatap “Jangan lupa hubungi aku,


kalau kamu uda sampai di rumah kamu, ok.” Setelah selesai mengatakan itu, Abdy


mengacak pelan rambut Lisa.


“Apaan sih Dy.” Merapihkan kembali rambutnya “Aku pulang ya.


Dah.” Setelah mengatakan itu Lisa mulai melajukan mobilnya keluar dari


pekarangan rumah orang tua Abdy.


*****


Becca melajukan mobilnya dengan santai tak seperti barusan


yang Ia lakukan, sesekali Becca tersenyum melihat ke arah Aby, dan Aby pun ikut


membalas senyuman manis istrinya. Setelah sampai di depan sebuah restorand


mewah yang ada di negara Sydney Becca


memarkirkan mobilnya, lalu turun di ikuti oleh Aby.


Aby turun dari mobil, lalu menatap Restorand mewah yang ada


di hadapannya, Aby melihat ke arah Becca lalu berkata. “Sayang, apa kamu yakin


ingin masuk ke dalam Restorand ini? Lihat pakaian mereka.” Menunjuk “ dan lihat


pakaian kita.”melihat pakaian yang Ia kenakan.


Aby merasa pakaian yang mereka berdua kenakan tidaklah


pantas untuk masuk ke dalam Restorand mewah tersebut. Namun Becca hanya


tersenyum mendengar ucapan suaminya. Tampa berkata apapun Becca menarik tangan


Aby, lalu masuk.


Semua mata pelanggan Restorand, tertuju melihat ke arah mereka


berdua yang masuk ke dalam Restorand hanya mengenakan pakaian couple, dan bisa


dibilang mereka berdua terlihat biasa saja. Sedankang Restorand yang mereka


masuki adalah Restorand terbesar yang ada di negara Sydney.


Melihat kedua tamu yang masuk ke dalam Restoran tersebut,


salah satu pelayan berjalan ke arah mereka berdua, pelayan yangn bernama Tina


itu berkata.


“Maaf nona kami tak tau kalau anda ingin berkungjung ke


Restorand,” tersenyum ramah “Mari silahkan masuk, apa anda ingin makan di


ruangan khusus? Atau bergabung dengan pengunjung yanga lainnya?”


Mendengar ucapan pelayan tersebut, Aby menyengitkan dahi,


tidak mengerti dengan apa yang di katakan pelayan tersebut. Aby melihat ke arah


Becca lalu berkata. “Sayang, maksud pelayan ini apa?”


Mendengar pertanyaan Aby, Becca tersenyum, lalu berkata. “Ini


Restorand Mommy.” Tersenyum “Apa kamu tak membaca nama Restorand ini? Nama Restorand


ini adalah Belmish Resto, itu adalah singkatan dari Mommy dan Daddy.”







__ADS_1




__ADS_2