
Becca keluar dari rumahnya, dengan senyuman lembut terpancar
di wajahnya, sambil melihat sekeliling rumahnya, Becca menghembuskan nafas
dengan pelan. Kembali ke negara kelahirannya adalah salah satu yang selalu Ia
impikan selama tinggal di indonesia.
Becca melihat ke arah Aby yang tengah berjalan ke arahnya,
dengan senyuman manis Becca berkata. “Sayang, kita ke garasi, kita akan
menggunakan mobil kesayanganku.” Berjalan ke arah garasi rumahnya, Aby hanya
menganggukkan kepalanya menuruti keinginan istrinya.
Becca membuka garasi rumahnya, lalu membuka penutup
mobilnya, dengan senangnya Becca mengelus lembut mobilnya, lalu berkata.
“Mobil kesanyanganku, emmua.” Becca menciumi pintu mobilnya
lalu masuk.
Aby yang melihat tingkah konyol istrinya, hanya bisa tersenyum.
Melihat istrinya masuk ke dalam mobil, dan duduk di bagian stir, Aby pun
berkata.
“Sayang biar aku yang membawa mobilnya.” Menatap wajah
Becca.
Mendengar ucapan suaminya, Becca pun berkata. “Tidak sayang,
untuk kali ini biarkan aku yang membawa mobilku, aku sangat merindukan Mobil
kesayanganku ini.” Kembali mencium mobilnya.
“Tapi sayang?”
“Aku mohon! Sekali ini saja.” Becca memasang wajah lucunya
di hadapan suaminya.
Melihat wajah lucu isrinya, Aby mengalah, lalu berjalan
mengelilingi mobil, kemudian masuk. Sementara Becca mulai melajukan mobilnya
keluar dari garasi rumahnya. Setelah melewati pintu gerban rumahnya, Becca
melajukan mobilnya dengan sanagat kencang, dan itu membuat Aby berkata.
“Pelan-pelan sayang, apa kamu lupa? kalau saat kamu sedang
mengandung. Hem?” Aby memperigati.
Mendengar peringatan suaminya, dengan segera Becca,
mengundur gas mobilnya, lalu berkata.
“Aku minta maaf sanyang! Aku lupa.” Melihat sejenak ke arah
Aby, lalu kembali pokus melihat ke arah depan.
*****
Abdy berjalan turun
ke lantai dasar, Ia terlihat lebih fres dari sebelumnya, dengan langkah pelan
Abdy bejalan ke arah meja makan, Abdy tak berenti melihat kesana kemari.
Melihat putranya melihat kesana kemari, Nabila pun berkata.
“Kamu cari siapa Dy?” Nabila tersenyum ketika selesai mengatakan itu. Karna Ia
tau, kalau saat ini Abdy tengah mencari Lisa.
Mendengar pertanyaan Mamanya, Abdy tersenyum sambil memegan
kepalanya, tampa menjawab pertanyaan Mamanya, Abdy lansung menarik kursi lalu
__ADS_1
duduk di hadapan Nabila Mamanya.
“Kamu cari siapa Dy?” Doni kembali mengulang kata-kata
istrinya.
Mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut suaminya, Nabila
tersenyum melihat ke arah Abdy.
“Ah, Ayah. Aku tidak mencari siapapun!” tertawa, menutupi
kegugupannya di hadapan kedua orang tuanya.
Setelah beberapa saat pintu kamar tamu yang di tempati Lisa
terbuka, Lisa keluar dari kamar tamu dengan mengenakan pakaiana yang di berikan
Nabila padanya. Lisa melangkah pelan, berjalan ke arah meja makan di sana Abdy
tak berenti melihat ke arahnya. Lisa melihat ke arah Abdy yang berhenti
melihatnya, membuatnya merasa sedikit gugup ditambah kedua orang tua Abdy ikut
melihatnya.
Didalam hati Lisa berkata. “Mereka semua kenapa? Apa ada yang salah dengan pakaian yang aku
kenakan saat ini?” Lisa menatap ke arah pakaian yang tengah Ia kenakan saat
ini.
Melihat wajah Lisa yang terlihat gugup, Nabila tersenyum,
lalu berkata. “Lisa, sini Nak, kita makan bersama.”
Mendengar ucapan Nabila, Lisa pun berkata. “Baik Tante.”
Lisa menarik kursi di sampin Abdy lalu duduk. Lisa mersa ada sesuatu yang aneh
ketika duduk di sampin Abdy, padahal biasanya Lisa tak pernah merasakan apapun
ketika bersama Abdy.
Setelah selesai sarapan bersama, Lisa pamit kepada kedua
orang tua Abdy “Oya, tante, soal pakaiannya nanti aku akan bawa lagi ke sini.”
Tersenyum manis dan itu membuat Nabila dan Doni merasa sangat menyukai Lisa.
Mendengar ucapan Lisa yang ingin mengembalikan baju yang
tengah Lisa kenakan, Nabila pun berkata.
“Tak perlu di kembalikan, aku akan sangat kecewa kalau kamu
mengembalikan pakaian itu.”
Mendengar ucapan Nabila, dengan segera Lisa berkata. “Maaf
tante bukan maksud aku?” Lisa terlihat panik ketika mengatakan itu.
Melihat kepanikan yang terlihat di wajah Lisa, Nabila
tersenyum lalu berkata. “Aku cuman bercanda.” Memegan bahu Lisa sambil
tersenyum.
Setelah selesai berpamitan kepada kedua orang tua Abdy, Lisa
melihat ke arah Abdy yang kini tengah bersandar di daun pintu, sambil memegan
Hapenya dan tangannya satunya masuk kedalam kantongnya.
“Abdy.” Memanggil “Aku pulang dulu ya.” Tersenyum.
Setelah mengatan itu Lisa berjalan ke arah mobilnya, lalu
masuk. Nabila dan Doni masuk ke dalam rumahnya, karna mereka berdua mengerti
dengan kedua anak yanga ada di hadapannya, sementara Abdy berjalan mendekat ke
arah mobil Lisa, lalu berkata.
__ADS_1
“Kamu hati-hati ya Lis.” Menatap “Jangan lupa hubungi aku,
kalau kamu uda sampai di rumah kamu, ok.” Setelah selesai mengatakan itu, Abdy
mengacak pelan rambut Lisa.
“Apaan sih Dy.” Merapihkan kembali rambutnya “Aku pulang ya.
Dah.” Setelah mengatakan itu Lisa mulai melajukan mobilnya keluar dari
pekarangan rumah orang tua Abdy.
*****
Becca melajukan mobilnya dengan santai tak seperti barusan
yang Ia lakukan, sesekali Becca tersenyum melihat ke arah Aby, dan Aby pun ikut
membalas senyuman manis istrinya. Setelah sampai di depan sebuah restorand
mewah yang ada di negara Sydney Becca
memarkirkan mobilnya, lalu turun di ikuti oleh Aby.
Aby turun dari mobil, lalu menatap Restorand mewah yang ada
di hadapannya, Aby melihat ke arah Becca lalu berkata. “Sayang, apa kamu yakin
ingin masuk ke dalam Restorand ini? Lihat pakaian mereka.” Menunjuk “ dan lihat
pakaian kita.”melihat pakaian yang Ia kenakan.
Aby merasa pakaian yang mereka berdua kenakan tidaklah
pantas untuk masuk ke dalam Restorand mewah tersebut. Namun Becca hanya
tersenyum mendengar ucapan suaminya. Tampa berkata apapun Becca menarik tangan
Aby, lalu masuk.
Semua mata pelanggan Restorand, tertuju melihat ke arah mereka
berdua yang masuk ke dalam Restorand hanya mengenakan pakaian couple, dan bisa
dibilang mereka berdua terlihat biasa saja. Sedankang Restorand yang mereka
masuki adalah Restorand terbesar yang ada di negara Sydney.
Melihat kedua tamu yang masuk ke dalam Restoran tersebut,
salah satu pelayan berjalan ke arah mereka berdua, pelayan yangn bernama Tina
itu berkata.
“Maaf nona kami tak tau kalau anda ingin berkungjung ke
Restorand,” tersenyum ramah “Mari silahkan masuk, apa anda ingin makan di
ruangan khusus? Atau bergabung dengan pengunjung yanga lainnya?”
Mendengar ucapan pelayan tersebut, Aby menyengitkan dahi,
tidak mengerti dengan apa yang di katakan pelayan tersebut. Aby melihat ke arah
Becca lalu berkata. “Sayang, maksud pelayan ini apa?”
Mendengar pertanyaan Aby, Becca tersenyum, lalu berkata. “Ini
Restorand Mommy.” Tersenyum “Apa kamu tak membaca nama Restorand ini? Nama Restorand
ini adalah Belmish Resto, itu adalah singkatan dari Mommy dan Daddy.”
__ADS_1