
"Tenan bos semuanya aman terkendali."
"Terimah kasih Abdy," Ucap Aby dengan suara sedikit rendah.
"Jadi rencana kalian kedepannya bagaimana?," Tanya Nabila.
Mendengar pertanyaan Nabila, Aby pun berkata.
"Kami berdua ingin segera menikah,cuman pernikahan sederhana yang kami inginkan, nanti setelah orang tua Becca datang kemari kami akan mengadakan resepsi yang besar -besaran." Berkata sambil melihat ke arah Becca.
"Kenapa kalian ingin mengadakan pernikahan sederhana?,apa orang tua Becca tak sempat datang kemari?," Tanya Nabila.
"Maaf tante, sebenarnya Mommyku sudah meninggal beberapa tahun yang lalu,jadi saat ini aku hanya tinggal berdua dengan Daddyku, Daddyku orang yang sangat sibuk jangan kan untuk menghadiri pernikahanku waktu tinggal serumah pun Daddyku tak pernah ada waktu untukku."
Berkata dengan sedikit kebohongan sambil menundukkan kepalanya. Namun di dalam hati Becca selalu berkata.
"Maafkan aku, semoga suatu hari nanti jika kalian mengetahui yang sebenarnya kalian tak akan membenciku,maafkan aku."
"Baik lah,kalau itu sudah menjadi keputusan kalian, Mama cuman bisa mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua."
Setelah selesai mempertemukan Becca dan Nabila. Aby pun pamit untuk pergi ke kantor KUA untuk mendaftarkan diri sekaligus mengurus semua berkas -berkas pernikahannya denga becca.
"Ma,kami pamit dulu, hari ini aku ingin mengurus semua berkas -berkas pernikahan kami,dari sini kami akan mampir di kantor KUA."
__ADS_1
"Baik lah, sayang,kalian berdua hati -hati," Ucap Nabila sambil memeluk Becca.
Aby pun melajukan mobilnya menuju kantor KUA untuk mendaftarkan dirinya dan juga Becca. Setelah selesai Aby mengajak Becca ke sebuah tokoh perhiasan untuk membeli sepasang cincin. Sesampai di dalam tokoh Becca mulai memilih cincin yang bagus, dan pilihan Becca jatuh pada sebuah cincin couple. Becca pun memanggil Aby.
"Aby."
"Iya,ada apa?." Berkata sambil berjalan mendekat ke arah Becca.
"Ini sangat bagus, aku sangat menyukainya, bagaimana menurutmu?."
"Bagus, simpel dan juga elegant."
"Jadi kamu juga menyukainya?."
"Baik lah, aku akan memilihnya." Berkata sambil mengeluarkan kartu kredit cardnya yang berwarna hitam yang bernama 'American Experees Centurion Card'."
Melihat Becca mengeluarkan kartu kreditnya yang berwarna hitam,Aby pun berkata.
"Kamu memiliki kartu black card itu?, kartu itu cuman ada lima di di dunia ini."
"Iya, aku memilikinya, apa kamu juga memilikinya?."
Tampa menjawab pertanyaan Becca,Aby pun mengeluarkan dompetnya kemudian mengeluarkan kartu black cardnya, kamudian berkata.
__ADS_1
"Ini." Berkata singkat sambil menunjukkan kartu black cardnya.
Becca pun tersenyum melihat ke arah Aby kemudian berkata.
"Baik lah, sekarang kamu simpan kartu black card kamu, dan soal cincin ini biarkan menjadi urusan aku, aku yang akan membayar tagihannya." Berkata sambil tersenyum ke arah Abdy.
"Tapi, ini sudah menjadi tanggun jawab aku."
"Ku mohon kali ini saja, biarkan aku yang mengikatmu."
Mendengar permohonan dan ucapan Becca barusan Aby tertawa lepas. Aby pun berkata.
"Baik lah, aku mengalah kali ini, tapi lain kali aku tak akan mengalah,kamu ingin mengikatku, kenapa tak sekalian kamu membeli rantai besi untuk mengikat leherku."
"Bila kamu menginginkannya,aku akan melakukannya." Berkata sedikit datar.
Mendengar ucapan Datar Becca, Aby hanya tersenyum tipis. Aby pun berkata dalam hati.
"Siapa sebenarnya gadis ini?, aku tak tau apapun tentang dirinya,begitu banyak rahasia tersembunyi dari balik wajah polos gadis ini."
Setelah selesai membayar cincinya Becca pun berkata pada Aby.
"Aby,aku sudah selesai, setelah ini kita mau kemana?," Tanya Becca.
__ADS_1