Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.98


__ADS_3

Setelah mendengar apa yang di katakan Aby. Becca merasa senang dan lega, karna selalu mendapat dukungan dari suaminya.


Becca meraih susus coklat dari tangan Aby lalu meminumnya sampai tandas. Setelah Itu Ia melihat ke arah Aby lalu berkata.


"Sayang, aku ingin menagih janji darimu." melihat ke arah Aby yang kini tengah berada di depan kamar mandi.


Aby berbalik melihat ke arah Becca, lalu berkata. "Janji?" mengatupkan alisnya. "Janji apa?" Aby pura -pura lupa dengan yang Ia katakan tadi siang sebelum Mamanya datang.


Aby ingin melihat reaksi Becca, apa yang akan Becca lakukan setelah Aby mengatakan itu padanya.


Becca mendengus kesal ketika Aby mengatakan itu padanya. Dengan rasa kesal Becca menarik selimutnya sampai menutupi seluruh wajahnya.


Melihat itu Aby tersenyum, melihat tinggkah lucu istrinya yang semakin mengemaskan itu.


Aby berjalan ke arah tempat tidur, lalu naik duduk di atas tempat tidur, lalu Ia berkata.


"Sayang, apa kamu udah tidur?" Aby mengelus kepala Becca yang terlihat sedikit.


Becca hanya terdiam di dalam selimut, ketika Aby mengatakan itu padanya. Karna Ia terlangjur kesal pada Aby yang tengah melupakan janjinya tadi siang.


Melihat kediaman istrinya. Aby tersenyum, lalu berkat.


"Baiklah, kamu uda tidur ya? padahal aku pengen sesuatu darimu. Hem," melihat ke arah istrinya yang kini tengah terbalut dengan selimut. "Sudahlah sebaiknya aku tidur juga. Biar besok aku bisa bangun pagi, untuk segera ke kantor.


Mendengar itu Becca membuka selimutnya lalu berbalik melihat ke arah Aby yang kini masih duduk di sampinnya.

__ADS_1


Becca pun berkata. "Tidur saja." marah "Jangan salahkan aku jika anakmu lahir, dan nantinya akan suka ileran, karna ini semua karna dirimu yang tak ingin melakukan apa yang diinginkan oleh ibunya." Setelah mengatakan itu Becca kembali berbalik, lalu menyelimuti seluruh tubuhnya.


Aby tersenyum lalu berkata. "Cup, cup, cup, sayang kamu marah ya?" membuka selimut yang menutupi wajah Becca "Memangnya apa yang di inginkan ibunya? yang tak bisa aku lakukan. Hem" mendekatkan bibirnya di telinga Becca. "Ayo jawab sayang. Suamimu ini butuh penjelasan." Setelah mengatakan itu Aby membalikkan tubuh istrinya, agar berhadapan wajah dengannya.


Becca berbalik. Namun dalam keadaan menutup matanya. Melihat itu Aby tersenyum, lalu mengecup lembut bibir Becca. Namun tak ada balasan, hingga akhirnya kecupan itu turung ke lehernya. Aby membuat tanda kepemilikan di leher Becca, dan itu membuatnya meringgis kesakitan.


"Ao, sakit Aby. apa yang kamu lakukan?" Becca membuka matanya melihat ke arah Aby yang kini tengah berada di atas tubuhnya.


Aby tersenyum lalu melepas kecupan di leher Becca, lalu berkata.


"Membuat tanda kepemilikan. Aku sangat suka melakukan ini." Setelah mengatakan itu, Aby mulai melepas kancing baju Becca satu persatu.


Setelah sampai di tempat favoritnya. Aby kembali membuat tanda kepemilikan disana. Namun kali ini Becca tak beraksi, karna ikut menikmati setiap sentuhan yang di berikan Aby padanya.


Hingga akhirnya mereka menyatukan tali cinta mereka. Malam begitu sangat indah berlalu dengan cinta dan kasih yang tengah di lakukan sepasang suami istri di dalam kamar.


Aby pun berkata. "Sehat selalu ya sayang." Setelah mengatakan itu Aby mengelus lemput perut istrinya, lalu ikut merebahkan tubuhnya di sampin istrinya. Namun sebelum ia menutup matanya. Aby meraih tubuh istrinya masuk kedalam pelukannya, lalu mengecup lembut dahi istrinya.


Lalu berkata. "Selamat tidur sayang, semoga mimpi indah." Setelah mengatakan itu Aby ikut terlelap.


*****


Di tempat lain, pemuda yang mengikuti Becca tadi siang yang tak lain adalah Roy Albert. Teman sekampus Becca di Sydney. Roy yang berambisi ingin memiliki Becca seutuhnya, kini terlihat sangat kesal dan marah. Hingga akhirnya Ia memilih menghabiskan malamnya bersama beberapa wanita di dalam Club malam di kota yang tengah Ia tempati saat ini.


Setelah merasa cukup lama berada di dalam Club malam.

__ADS_1


Roy menyewa wanita yang bermata duitan ke kamar Hotelnya, Dan menghabiskan malam dengannya.


Itulah Roy pemuda yang suka bergota -ganti pasangan. Dan karna alasan itulah Becca tak pernah menyukainya. Bahkan Becca kabur dari rumahnya karna Ia tak ingin di jodohkan oleh pemuda Play boy sepetinya.


*****


Didalam pelukan suaminya Becca bermimpi buruk. Becca melihat dirinya tengah di seret oleh beberapa orang yang berbadan kekar yang tak Ia kenali. Becca juga melihat Aby tengah terkapar tak berdaya di lantai dengan berlumuran darah di tubuhnya.


Di dalam mimpi Becca berkata.


Aby tolong aku. lepaskan aku, aku mohon lepaskan aku, Aby tolong bangunlah sanyang. Aby lihat aku dan anak kita, Abyyy, bangun.


Becca terbangun dalam keadaan berteriak. "Abyyyy." denga nafas yang terengah -engah. Wajah Becca di penuhi dengan keringat. Namun seluruh tubuhnya terasa dingin.


Mendengar teriakan Becca. Aby terkejut bangun, dan melihat ke arah istrinya yang kini tengah mandi keringat.


Aby pun berkata. "Kamu kenapa sayang?" menyikap keringat di wajah Becca. "Apa kamu mimpi buruk?" tanya Aby pelan.


Tampa menjawab pertanyaan Aby. Becca melingkarkan tangannya di leher Aby lalu menangis sesegukan.


Becca pun berkata dalam keadaan menangis. "Hiks, Hiks, hiks. Aby aku sangat mencintaimu. Aku tak mau terjadi hal yang buruk padamu. Aby aku sangat mencintaimu aku tak mauh hidup jauh darimu. Aku ingin hidup bersamamu selamanya bersama anak kita." Setelah mengatakan itu Becca kembali menangis. "Hiks, hiks, hiks."


Mendengar semua ucapan istrinya. Aby mengelus lembut belakan Becca, lalu berkata. "Kamu tenang ya sayang." menenangkang "Aku tak akan pernah pergi jauh darimu. Karna aku juga sangat mencintaimu, seluruh jiwa dan ragaku akan ku pertaruhkan hanya untukmu dan calon anak kita. Sudah ya sanyang kamu jangan menangis lagi." mengelus lembut kepala Becca yang masih memeluknya.


Becca tak berenti menangis di dalam pelukan Aby, karna Ia begitu sangat takut dengan mimpi yang baru saja Ia alami. Seluruh tubuh Becca bergetar takut jika mimpi itu jadi kenyataan.

__ADS_1


Becca melihat ke arah wajah Aby lalu berkata. "Aby, aku mimpi buruk.Aku takut itu akan benar terjadi. Aku sangat takut kehilanganmu." memegan erat bahu Aby.


Aby mengecup lembut dahi Becca lalu berkata. "Aku tak akan pernah meninggalkanmu apapun yang akan terjadi kita akan selalu bersama. Sudah ya sayang, semua itu hanya mimpi, bunga tidur." Setelah mengatakan itu Aby membantu merebahkan tubuh Becca, lalu menyelimutinya.


__ADS_2