
"Wao, dia begitu sangat cantik dan menawan. Siapapun dia,dia harus menjadi kekasihku dan juga milikku," Ucap pemuda terpopuler itu yang bernama Arka dia adalah mahasiswa terpopuler di sekolahnya dan juga mahasiswa play boy. Dia suka berngonta -ganti pasangan.
Becca pun berjalan masuk ke lorong kampusnya menuju ruangan Abk. Di sanalah dia masuk dan menunggu. di kelas manakah yang akan di tempatinya belajar. Setelah cukup lama menunggu akhirnya yang Becca tunggu datan juga.
"Selamat pagi pak." Sapa Becca.
"Pagi, kamu mahasiswi baru yang bernama Rebecca Daud Willie."
"Benar, pak," Ucap Becca sopan.
"Baik lah,mari ikuti saya, menuju kelas kamu."
Becca pun keluar dari ruangna Abk, menuju kelasnya. Sesampai di kelasnya Becca masuk sambil tersenyum ramah pada semua mahasiswa dan mahasiswi yang ada di dalam kelas yang akan di tempatinya belajar. Lalu Becca pun mulai memperkenalkan dirinya.
"Halo, perkenalkan namaku Rebecca Daud Willie, biasa di panggil Becca. Aku mahasiswi pindahan dari Australia. Senang bisa bergabung di kelas ini."
__ADS_1
Sementara di dalam ruangan kelas yang akan Becca tempati belajar. Seorang pemuda terlihat sangat senang. Karna dia akan lebih leluasa mendekati Becca. ya dialah Arka salah satu mahasiswa play boy yang ada di kampus itu.
Setelah selesai memperkenalkan diri. Becca di suruh duduk oleh Dosennya. Begitu banyak mahasiswa yang ingin duduk bersamanya namun Becca lebih memilih duduk di sampin seorang gadis yang sedaritadi Becca perhatikan dia hanya terdiam.
"Hai, kenalkan namaku Becca," Ucapnya sambil mengulurkan tangannya pada gadis itu.
"Hai, aku Arlin, senang bisa kenalan denganmu" Ucapnya pelan sambil membalas uluran tangan Becca.
Keduanya pun berkenalan lalu memulai pelajaran bersama hingga jam istirahat. Setelah jam istirahat.Seorang pemuda mendekat ke arah Becca lalu mengajaknya ke kantin untuk makan bersama.
"Hai, Becca,ke kantin yu, makan bersama." Ajak mahasiswa yang bernama Arka.
Tolak Becca lembut sambil menarik tangan Arlin keluar dari dalam kelasnya. Sementara Arlin hanya terdiam. Dia tau kalau saat ini Becca mencoba menhindar dari Arka.
Arka pun yang mendapat penolakan seperti itu dari Becca. cuman hanya tertawa karna ini pertama kalinya Arka mendapat penolakan dari seorang gadis. Arka pun berkata dalam hati.
__ADS_1
"Gadis cantik, kamu telah menolakku hari ini, namun aku pastikan untuk besok dan seterusnya kamu tak akan bisa menolakku lagi. Melihatmu seperti ini aku semakin penasaran dengan dirimu wahai gadis cantik," Ucap Arka sambil tersenyum.
Sesampai di kantin Becca berkata pada Arlin.
"Arlin, maaf ya soal tadi."
"Ah, tidak masalah, aku juga mengerti soal dia, namun kamu harus hati -hati dengannya, karna dia itu tak akan berenti mengejarmu kalau dia mendapatkanmu. Aku tau banget sifat pemuda itu," Ucap Arlin menjelaskan.
"Dia, akan berenti mengejarku setelah dia tau kalau aku telah menikah," Ucap Becca sambil memperlihat cincin yang ada di jari manisnya.
"Ha, kamu telah menikah?," Tanya Arlin sedikit terkejut.
"Iya, aku telah menikah beberapa hari yang lalu."
"Jadi kamu pengantin baru dong," Ucap Arlin sedikit meledek Becca.
__ADS_1
"Iya, iya, sudah ya, bicaranya aku sangat lapar," Ucap Becca sambil berdiri.
"Ayo kita kesana untuk memesan makanan." Ajak Arlin.