Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 77


__ADS_3

Arlin melihat Arka yang kini tengah teridur di kursi yang ada di dalam kamar Alin.


Melihat itu Arlin pun berkata dalam hati. "Arka!, ngapain dia disini?." Arlin bangun lalu menyandarkan kepalanya di sandaran tempat tidur, dengan melihat ke arah Arka yang kini masih terlelap di kursi.


Setelah beberapa waktu. Arka pun terbangun, lalu melihat ke arah Arlin yang kini tengah menyandarkan kepalanya di sandaran tempat tidur.


"Arlin." Arka pun berjalan ke arah tempat tidur Arlin. Setelah sampai di hadapan Arlin. Arka memegan dahi Arlin. "Panas nya dah turun."


Mendengar ucapan Arka. Arlin pun tersenyum lalu berkata. "Makasih ya Ka, karna telah jagain aku semalam"


Arka pun membalas senyuman Arlin. Sambil duduk di sampin tempat tidur, lalu berkata. "Kamu sakit gara -gara aku, ya, aku harus tanggun jawab dong."


Arlin kembali tersenyum ketika mendengar ucapan Arka.


Arka pun kembali bertanya pada Arlin. "Oya, Lin, apa kamu tinggal seorang diri di rumah ini?, kemana orang tua kamu dan juga Art kamu?."


Arlin menarik napasnya pelan. lalu membuangnya kembali. "Orang tuaku sedang melakukan perjalanan bisnis, sementara Artku sedang pulang kampun, memangnya kenapa kamu menanyakan soal itu?."

__ADS_1


Arka tersenyum mendengar pertanyaan Arlin. "Enggak, aku hanya penasaran saja, kemana mereka semua pergi, lagian kamu tak takut tinggal di rumah sebesar ini sendirian?." tanya Arka dengan melihat ke arah wajah Arlin.


"Engak, ngapain mesti takut, dari kecil sampai sekarang aku tinggal di sini, jadi ngapain mesti takut."


Setelah selesai mendengar jawaban dari Arlin. Arka pamit pulan.


"Arlin, aku pulang dulu ya." Arka tersenyum melihat ke arah Arlin. Lalu melanjutkan ucapannya. "Bentar, aku kembali lagi, hari ini aku tak ke kampus."


Arlin mengangukkan kepalanya, menyetujui apa yang Arka katakan.


"Aku dan Arlin, adalah sahabat baik."


Itulah jawaban yang selalu keluar dari mulut Arka ketika di tanya soal hubungannya dengan Arlin. Namun, Arlin menharap lebih dari sahabat baik.


Hingga suatu malam. Arka dan Arlin menghadiri acara Reunian yang di adakan oleh teman Arlin sekaligus teman baik Arka. Keduanya datang bersama ke acara reunian tersebut. Namun tampa Arka sadari, kalau temannya itu mengundang mantan pacar Arka sekaligus cinta pertamanya.


"Arka." Seorang gadis cantik memanggilnya.

__ADS_1


Arka pun menoleh mencari arah suara yang tak asing baginya.


"Nadin," ucap Arka ketika melihat Nadin berjalan ke arahnya.


Nadin pun tersenyum senang, karna bisa bertemu dengan orang yang pernah ia cintai. "Kamu apa kabar Ka?." tanya Nadin ketika telah berdiri di hadapan Arka.


"Baik, seperti yang kamu lihat sekarang."


Nadin pun melihat ke arah gadis yang kini tengah berdiri di sampin Arka. "Gadis itu siapa Ka?, Apa dia?.


Dengan cepat Arka berkata. "Ah, bukan, dia sahabat aku, Arlin namanya."


Arlin pun tersenyum, lalu mengulurka tangannya ke arah Nadin. "Arlin."


Nadin pun menyambut uluran tangan Arlin. "Nadin," ucapnya dengan senyuman lembut di bibirnya.


Setelah selesai memperkenalan Arlin dengan Nadin. Arka pun mengajak Nadin berbicara berdua, dan lupa kalau ia datang ke acara Reunian tersebut bersama dengan Arlin.

__ADS_1


__ADS_2