Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 63


__ADS_3

Sementara di kediaman orang tua Aby. Nabila mengajak Becca masuk ke dalam kamar Aby, yaitu di lantai dua dan di ikuti oleh Aby di belakannya.


"Ini, kamar suami kamu, Aby." Nabila pun masuk bersama Becca ke dalam kamar. Setelah masuk Becca melihat sekeliling kamar Aby.


Setelah mengantar Becca. Nabila pun keluar dari kamar. Karna ingin anak dan menantunya istirahat. Setelah kepergian Nabila Aby dan Becca saling menatap.


"Bagaimana ini?, apakah kita akan tidur satu rangjang?, di sini tak ada sopa, yang ada hanya kursi kerja kamu." Becca berkata sambil melihat sekelilin kamar Aby.


"Kamu, tidurlah di tempat tidur, biar aku yang tidur di lantai." Aby pun berjalan ke arah lemari untuk mengeluarkan selimut yang akan di gunakan jadi alas di lantai.


Setelah itu Aby masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan diri, setelah selesai membersikan diri. Becca pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan diri juga.

__ADS_1


Aby merebahkan tubuhnya di atas lantai, semenatara Becca di atas tempat tidur. Becca merasa kurang nyaman karna ini pertama kalinya Becca tidur sekamar dengan Aby dalam keadaan baik -baik saja. karna dulunya Becca tidur bersama dengan Aby dalam keadaan sakit.


"Aby, apa kamu sudah tidur?." Becca mencoba menhilangkan rasa canggunnya dengan cara mengajak Aby berbicara.


"Hem, belum, mataku tak bisa tertutup."


"Aku juga." Becca pun bangun lalu menyandarkan kepalanya di sandaran tempat tidur.


"Kamu kenapa?, apa ada yang sakit?, jika ada cepat katakan padaku." Aby menatap ke arah wajah Becca.


"Tidak ada yang sakit. Namun aku merindukan Daddyku. Aku sangat merindukannya, apa dia baik -baik di sana?, aku meningalkannya sudah cukup lama." Becca berkata sambil meneteskan air mata dan juga memeluk bantal guling.

__ADS_1


Aby pun meraih kepala Becca dan menyandarkan di dada bidangnya.


"Apa kamu ada niat ingin berkunjun ke negara mu?, jika kamu mau, kita akan ke rumah orang tuamu bersama." Aby mengatakan itu sambil mengelus lembut belakan Becca.


"Apa, kamu tak takut dengan Daddyku?, dia adalah orang yang sangat kejam dengan musuhnya." Becca mendongakkan kepalanya melihat ke arah wajah Aby.


"Aku tak takut, lagian aku bukan musuhnya, aku adalah menantunya, suami dari putrinya, jika kamu ingin ke kembali ke negara mu, beritahu aku, kita akan ke sana bersama."


Mungkin karna kelelahan atau merasa mengantuk ke duanya tertidur dalam satu tempat tidur yang sama. Aby memeluk Becca dan Becca pun memeluk Aby. Hingga pagi menjelang. Dan lagi Becca terbangun dalam dekapan Aby.


"Aku sangat senang, jika aku melihat wajahmu di saat aku terbangun. Ah, senangnya hatiku pagi ini." Becca pun melepas pelukan tangan Aby dengan sangat pelan. Karna tak ingin Aby merasa tergangu dengan tidurnya. kemudian beranjak dari tempat tidur menuju arah kamar mandi untuk membersikan diri. Setelah selesai dengan ritual mandinya. Becca pun keluar dari kamar mandi, dengan mengenakan pakaian santai.

__ADS_1


Becca melihat ke arah tempat tidur. dan melihat Aby masih setia dengan mimpinya. Perlahan Becca naik di atas tempat tidur. karna ingin mengerjai Aby. Becca meletakkan rambut basahnya di atas hidung Aby dan itu membuat Aby sedikit terusik. Namun kembali lagi tertidur.


__ADS_2