
Setelah melihat tempat yambisa di tempatinya untuk
bersembunyi, dengan segera Lisa menarik tangan wanita tersebut berlari, ke arah
yang di anggapnya aman. Begitupun dengan wanita itu, karna merasa begitu sangat
ketakutan wanita berlari mendahului Lisa.
Setelah keduanya sampai di tempat yang menurut mereka aman,
dengan napas yang ngos-ngosan Lisa menatap wajah wanita yang ada di hadapannya,
namun Lisa tidak dapat melihat jelas, karna rambut wanita itu menutupi sebagian
wajahnya.
“Nah, sekarang jelaskan padaku, kenapa mereka mengejarmu?”
Lisa menatap wajah gadis itu yang tertutup dengan rambutnya.
“Mereka semua jahat padaku. Aku di ikat di dalam rumah sakit
ketika aku sadar.” Wanita itu menggigit kukunya ketika mengatakan itu “Dan
mereka semua juga sangat jahat, karna telah mencuri bayiku, hiks,hiks, hiks.”
Wanita itu menangis ketika mengatakan itu.
“Bayi? Apa kamu memiliki bayi?” Lisa kembali bertanya sambil
melihat wajah gadis yang ada di hadapannya “Dan kemana mereka membawa bayimu?”
Mendengar semua pertanyaan Lisa, wanita itu bukannya
menjawab justru menangis sejadi-jadinya.
Hiks, hiks,hiks.
“Mereka semua sangat jahat, karna telah mengambil bayiku.”
Wanita itu berkata sambil menangis.
Mendengar suara wanita yang ada di hadapannya, Lisa begitu
sangat terkejut, karna takut orang yang mencari wanita yang ada di hadapannya
menemukannya, hingga akhirnya tangan Lisa menutup mulut wanita itu.
Issss.
“Kamu jangan terlalu berisik, nanti mereka akan mendengarkan
suaramu. Apa kamu mau? Kalau mereka menemukanmu kembali.” Lisa berbicara pelan
sambil mendekatkan wajahnya di wajah wanita yang tengah di tutup mulutnya.
Wanita itu hanya mengelengkan kepalanya ketika mendengar
ucapan yang Lisa katakan, karna tangan Lisa masih menutup mulutnya. Sementara Lisa
yang menatap wajah wanita itu, merasa tidak begitu asing, karna pernah melihat
tatapan mata itu.
Karna merasa penasaran dengan wanita yang di tutup mulutnya,
Lisa mengusap seluruh rambut yang menutup wajah wanita yang ada di hadapannya. Dan
setelah melihat semua wajah wanita itu, Lisa begitu sangat terkejut, karna
wanita yang ada di hadapannya telah di beritakan meninggal 5 bulan yang lalu.
“Rebecca!” terkejut “Ini kamu.” Lisa meneteskan air mata,
terkejut dengan apa yang tengah di lihatnya saat ini.
__ADS_1
Wanita yang telah di kabarkan meninggal 5 bulan yang lalu
akibat kecelakaan mobil yang di rencanakan, itulah yang Lisa tau selama ini,
bahkan Lisa juga ikut berduka setelah mengetaui kematian istri dari saudara
orang yang begitu sangat di cintainya.
Karna begitu merasa terkejut dan juga bahagia melihat wajah
yang ada di hadapannya dengan segera Lisa memeluk erat wanita tersebut. Namun wanita
yang tengah di peluk oleh Lisa merasa sangat bingun karna tidak mengenali
wanita yang telah memeluknya.
“Kamu siapa? Apa kamu mengenalku.” Wanita itu menatap ke
arah Lisa.
“Ya, ampun Becca, ini aku Lisa teman ipar kamu Abdy.” Lisa
mencoba menjelaskan.
“Tapi aku tidak mengenalmu dan Abdy itu siapa?” Becca nampak
bingun mendengar kata yang di ucapkan lisa.
Mendengar kata yang keluar dari mulut Becca, Lisa
menyengitkan dahi, namun tidak berkata apapun.
Apa Becca mengalami Amnesia? setelah mengalami kecelakaan itu? Namun kenapa
dia mengingat bayinya?.
Lisa melihat ke arah perut Becca, karna yang Lisa tau istri
Aby itu tengah hamil, untuk menghlangkan rasa penasarannya, Becca menyentuh
seharusnya usia kandungan Becca saat ini mungkin sudah cukup 7 atau 8 bulan,
itulah yang Lisa tau.
Becca yang melihat perutnya di sentuh oleh Lisa, berkata “Hei,
apa yang ingin kamu lakukan? Kenapa kamu meyentuh perutku?” Becca sedikit
berteriak melihat ke arah Lisa yang tengah menyentuh perutnya.
Namun untuk membuat Becca merasa nyaman dengannya, Lisa
berkata “Hem, tadi ada sesuatu yang menempel di bajumu, jadi aku menepuknya
agar tidak menempel lagi.” Lisa tersenyum setelah selesai mengatakan itu.
“Oo, iya, bajunya memang sudah sangat kotor, sudah beberapa
hari aku tidak menggantinya.” Becca berbicara seperti anak kecil dan itu
membuat Lisa tersenyum melihat ke arahnya.
“Apa kamu mau ikut denganku? Kerumahku dan juga menganti
bajumu?” Lisa mengatakan itu, karna takut Becca nantinya tidak mau ikut
dengannya ke rumah neneknya.
“Iya, aku mau. Tapi janji Ya, jangan bilang sama orang yang
mengejarku itu?” Becca menaikkan jari kelingkingnya melihat ke arah Lisa.
“Aku janji.” Lisa tersenyum membalas uluran jari kelingking
Becca.
__ADS_1
Setelah itu Lisa menghubungi Adi sepupunya untuk segara
menjemputnya, karna Lisa juga takut keluar dari tempat persembunyiannya, karna
menurutnya saat ini Becca pasti di cari oleh seseorang yang telah membuatnya
seperti ini. Di tambah di saat Becca mengatakan kalau dirinya di ikat di dalam
rumah sakit.
Adi yang mendapat telpon dari Lisa, merasa begitu sangat
terkejut di saat Lisa menjelaskan dan memberitahukan soal wanita yang di
temukannya. Dan tampa berpikir panjang dengan segera Adi pergi menjempunya
ketika Lisa mengatakan dirinya dalam bahaya.
Setelah sampai di tempat lokasi yang telah Lisa kirim, dengan
segera Adi menghubungi Lisa. Setelah sambungan telponnya tersambun dengan
segara Adi berkata.
“Lisa, kamu dimana? Aku sudah sampai di lokasi yang telah
kamu kirimkan.” Adi melihat ke sana kemari dan tidak menemukan siapapun yang
dia temukan hanya ada beberapa orang berpakaian putih berjalan kesana-kemari
seperti tengah mencari seseorang.
“Iya, ka, aku bersembunyi tidak jauh dari mobil kaka. Tapi kita
tunggu sampai orang yang berpakaian baju putih pergi.” Lisa juga melihat
beberapa orang yang masih mencari keberadaan Lisa.
Mengerti dengan apa yang tengah Lisa katakan, Adi menutup
sambungan telponnya karna beberapa orang yang mengenakan pakaian warna putih
tengah berjalan ke arahnya, bahkan salah satu di antara mereka bertanya kepada
Ady. (seharusnya Autornya berbahasa orang paris di sini. Namun karna autornya
cuman orang bungis, jadi aku hanya menggunakan bahasa kita saja, bahasa
indonesia)
“Maaf, apa anda melihat seorang wanita mengenakan pakaian
rumah sakit lewat di sini.” Salah satu orang yang mencari Becca bertanya kepada
Adi.
“Maaf, saya tidak melihatnya, karna saya juga baru tiba di
sini.” Itulah kata yang keluar dari mulut Adi ketika di tanya oleh salah satu
dari orang yang mengenakan serangam berwarna putih tersebut.
Hampir 30 menit Adi berdiam diri di dalam mobilnya, karna
menunggu orang yang mencari keberada Becca pergi dari tempat itu. Dan setelah
merasa aman Adi kembali menghubungi Lisa, dan menyuruhnya untuk segera berjalan
ke arah mobilnya.
Setelah selesai mendapat telpon dari Adi, Lisa membuka
jaketnya lalu memakaikan di tubuh Becca, biar lebih aman itulah yang terlintas
dalam pikiran Lisa saat ini.
__ADS_1