Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.152


__ADS_3

Setelah melihat tempat yambisa di tempatinya untuk


bersembunyi, dengan segera Lisa menarik tangan wanita tersebut berlari, ke arah


yang di anggapnya aman. Begitupun dengan wanita itu, karna merasa begitu sangat


ketakutan wanita berlari mendahului Lisa.


Setelah keduanya sampai di tempat yang menurut mereka aman,


dengan napas yang ngos-ngosan Lisa menatap wajah wanita yang ada di hadapannya,


namun Lisa tidak dapat melihat jelas, karna rambut wanita itu menutupi sebagian


wajahnya.


“Nah, sekarang jelaskan padaku, kenapa mereka mengejarmu?”


Lisa menatap wajah gadis itu yang tertutup dengan rambutnya.


“Mereka semua jahat padaku. Aku di ikat di dalam rumah sakit


ketika aku sadar.” Wanita itu menggigit kukunya ketika mengatakan itu “Dan


mereka semua juga sangat jahat, karna telah mencuri bayiku, hiks,hiks, hiks.”


Wanita itu menangis ketika mengatakan itu.


“Bayi? Apa kamu memiliki bayi?” Lisa kembali bertanya sambil


melihat wajah gadis yang ada di hadapannya “Dan kemana mereka membawa bayimu?”


Mendengar semua pertanyaan Lisa, wanita itu bukannya


menjawab justru menangis sejadi-jadinya.


Hiks, hiks,hiks.


“Mereka semua sangat jahat, karna telah mengambil bayiku.”


Wanita itu berkata sambil menangis.


Mendengar suara wanita yang ada di hadapannya, Lisa begitu


sangat terkejut, karna takut orang yang mencari wanita yang ada di hadapannya


menemukannya, hingga akhirnya tangan Lisa menutup mulut wanita itu.


Issss.


“Kamu jangan terlalu berisik, nanti mereka akan mendengarkan


suaramu. Apa kamu mau? Kalau mereka menemukanmu kembali.” Lisa berbicara pelan


sambil mendekatkan wajahnya di wajah wanita yang tengah di tutup mulutnya.


Wanita itu hanya mengelengkan kepalanya ketika mendengar


ucapan yang Lisa katakan, karna tangan Lisa masih menutup mulutnya. Sementara Lisa


yang menatap wajah wanita itu, merasa tidak begitu asing, karna pernah melihat


tatapan mata itu.


Karna merasa penasaran dengan wanita yang di tutup mulutnya,


Lisa mengusap seluruh rambut yang menutup wajah wanita yang ada di hadapannya. Dan


setelah melihat semua wajah wanita itu, Lisa begitu sangat terkejut, karna


wanita yang ada di hadapannya telah di beritakan meninggal 5 bulan yang lalu.


“Rebecca!” terkejut “Ini kamu.” Lisa meneteskan air mata,


terkejut dengan apa yang tengah di lihatnya saat ini.

__ADS_1


Wanita yang telah di kabarkan meninggal 5 bulan yang lalu


akibat kecelakaan mobil yang di rencanakan, itulah yang Lisa tau selama ini,


bahkan Lisa juga ikut berduka setelah mengetaui kematian istri dari saudara


orang yang begitu sangat di cintainya.


Karna begitu merasa terkejut dan juga bahagia melihat wajah


yang ada di hadapannya dengan segera Lisa memeluk erat wanita tersebut. Namun wanita


yang tengah di peluk oleh Lisa merasa sangat bingun karna tidak mengenali


wanita yang telah memeluknya.


“Kamu siapa? Apa kamu mengenalku.” Wanita itu menatap ke


arah Lisa.


“Ya, ampun Becca, ini aku Lisa teman ipar kamu Abdy.” Lisa


mencoba menjelaskan.


“Tapi aku tidak mengenalmu dan Abdy itu siapa?” Becca nampak


bingun mendengar kata yang di ucapkan lisa.


Mendengar kata yang keluar dari mulut Becca, Lisa


menyengitkan dahi, namun tidak berkata apapun.


Apa Becca mengalami Amnesia? setelah mengalami kecelakaan itu? Namun kenapa


dia mengingat bayinya?.


Lisa melihat ke arah perut Becca, karna yang Lisa tau istri


Aby itu tengah hamil, untuk menghlangkan rasa penasarannya, Becca menyentuh


seharusnya usia kandungan Becca saat ini mungkin sudah cukup 7 atau 8 bulan,


itulah yang Lisa tau.


Becca yang melihat perutnya di sentuh oleh Lisa, berkata “Hei,


apa yang ingin kamu lakukan? Kenapa kamu meyentuh perutku?” Becca sedikit


berteriak melihat ke arah Lisa yang tengah menyentuh perutnya.


Namun untuk membuat Becca merasa nyaman dengannya, Lisa


berkata “Hem, tadi ada sesuatu yang menempel di bajumu, jadi aku menepuknya


agar tidak menempel lagi.” Lisa tersenyum setelah selesai mengatakan itu.


“Oo, iya, bajunya memang sudah sangat kotor, sudah beberapa


hari aku tidak menggantinya.” Becca berbicara seperti anak kecil dan itu


membuat Lisa tersenyum melihat ke arahnya.


“Apa kamu mau ikut denganku? Kerumahku dan juga menganti


bajumu?” Lisa mengatakan itu, karna takut Becca nantinya tidak mau ikut


dengannya ke rumah neneknya.


“Iya, aku mau. Tapi janji Ya, jangan bilang sama orang yang


mengejarku itu?” Becca menaikkan jari kelingkingnya melihat ke arah Lisa.


“Aku janji.” Lisa tersenyum membalas uluran jari kelingking


Becca.

__ADS_1


Setelah itu Lisa menghubungi Adi sepupunya untuk segara


menjemputnya, karna Lisa juga takut keluar dari tempat persembunyiannya, karna


menurutnya saat ini Becca pasti di cari oleh seseorang yang telah membuatnya


seperti ini. Di tambah di saat Becca mengatakan kalau dirinya di ikat di dalam


rumah sakit.


Adi yang mendapat telpon dari Lisa, merasa begitu sangat


terkejut di saat Lisa menjelaskan dan memberitahukan soal wanita yang di


temukannya. Dan tampa berpikir panjang dengan segera Adi pergi menjempunya


ketika Lisa mengatakan dirinya dalam bahaya.


Setelah sampai di tempat lokasi yang telah Lisa kirim, dengan


segera Adi menghubungi Lisa. Setelah sambungan telponnya tersambun dengan


segara Adi berkata.


“Lisa, kamu dimana? Aku sudah sampai di lokasi yang telah


kamu kirimkan.” Adi melihat ke sana kemari dan tidak menemukan siapapun yang


dia temukan hanya ada beberapa orang berpakaian putih berjalan kesana-kemari


seperti tengah mencari seseorang.


“Iya, ka, aku bersembunyi tidak jauh dari mobil kaka. Tapi kita


tunggu sampai orang yang berpakaian baju putih pergi.” Lisa juga melihat


beberapa orang yang masih mencari keberadaan Lisa.


Mengerti dengan apa yang tengah Lisa katakan, Adi menutup


sambungan telponnya karna beberapa orang yang mengenakan pakaian warna putih


tengah berjalan ke arahnya, bahkan salah satu di antara mereka bertanya kepada


Ady. (seharusnya Autornya berbahasa orang paris di sini. Namun karna autornya


cuman orang bungis, jadi aku hanya menggunakan bahasa kita saja, bahasa


indonesia)


“Maaf, apa anda melihat seorang wanita mengenakan pakaian


rumah sakit lewat di sini.” Salah satu orang yang mencari Becca bertanya kepada


Adi.


“Maaf, saya tidak melihatnya, karna saya juga baru tiba di


sini.” Itulah kata yang keluar dari mulut Adi ketika di tanya oleh salah satu


dari orang yang mengenakan serangam berwarna putih tersebut.


Hampir 30 menit Adi berdiam diri di dalam mobilnya, karna


menunggu orang yang mencari keberada Becca pergi dari tempat itu. Dan setelah


merasa aman Adi kembali menghubungi Lisa, dan menyuruhnya untuk segera berjalan


ke arah mobilnya.


Setelah selesai mendapat telpon dari Adi, Lisa membuka


jaketnya lalu memakaikan di tubuh Becca, biar lebih aman itulah yang terlintas


dalam pikiran Lisa saat ini.

__ADS_1


__ADS_2