
Semua yang ada di dalam kamar terlihat panik melihat Lisa
tiba-tiba pinsang, karna merek semua tidak tau apa yang menyebabkan Lisa
tiba-tiba pinsang.
“Dy, apa Lisa tidak sarapan tadi pagi?” tanya Nabila kepada
putranya.
“Sarapan Ma, sama aku tadi pagi” jawab Abdy pelan masih
melihat ke arah Nabila yang kini tengah memengan tangan Lisa yang terasa sangat
dingin.
Becca yang sedikit mengerti dengan ilmu kedokteran
memberikan Kaisar kepada Aby untuk ia gendong.
“By, gendong Kaisar dulu, biar aku periksa Lisa deh, siapa
tau aku bisa tau apa yang mengakibatkan Lisa tidak sadarkan diri.”
“Baik sayang.” Aby mengambil Kaisar, sementara Becca
berjalan ke arah Lisa, lalu menyentuh denyut nadinya yang terasa sangat lemah.
Setelah memeriksa denyut nadi Lisa yang terasa melemah,
Becca tersenyum kepada keluarganya, dan itu membuat semua keluarga yang
melihatnya merasa aneh dan bingun.
“Ada apa kakak ipar? Kenapa kakak ipar tersenyum?” tanya Abdy
merasa sedikit bingun melihat kakak iparnya tersenyum setelah memeriksa keadaan
istrinya.
Becca tersenyum sambil berjalan ke arah Abdy lansung
berkata. “Selamat ya adik iparku” mencubit kedua sisi wajah Abdy “Kamu akan
segerah menjadi ayah dari calon anak yang telah Lisa kandung.
Abdy yang mendengar ucapan kakak iparnya, merasa sangat syok
dan tidak percaya, karna merasa syok Abdy membulatkan matanya dan membiarkan
mulutnya mengagap karna merasa tidak percaya dengan apa yang barusana kakak
iparnya katakan yang mengatakan kalau Lisa telah mengandung buah cintanya.
Becca yang melihat wajah Syok Abdy tersenyum berjalan ke
arah Nabila yang kini tengah duduk di sampin Lisa, Nabila terlihat sangat
senang mendengar ucapan menantu pertamanya yang mengatakan kalau saat ini Lisa
tengah mengandung cucunya.
“Apa benar kalau Lisa sedang mengandung nak?” tanya Nabila
ketika Becca duduk di sampinnya.
“Iya, Ma, Lisa tengah mengandung, namun cuman sebatas itu
yang aku tau selebihnya, kita tunggu dokter untuk menjelaskan lebih dtainya
lagi.” Jawab Becca tersenyum bahagia melihat seluruh anggota keluarganya.
Becca tidak merasa sedih ketika ia mengatahui kalau saat ini
Lisa tengah hamil, karna ia juga merasakan hal yang aneh dalam dirinya selama
empat bulan terakhir ini, ia merasa ada sesuatu yang mulai bergerak dalam
__ADS_1
tubuhny, namun ia tidak tidak mengatakan hal ini kepada siapapun.
Karna ia tidak ingin
melihat anggota keluarganya kecewa terutama Aby yang selalu menginginkan kehadiran
buah hatinya hingga ia memilih diam, dan menunggu waktu yang tepat untuk
memeriksakan diri ke dokter.
Becca juga tidak merasa yakin dengan dirinya kalau saat ini
ia tengah hamil mengingat ketika hamil pertama ia merasakan hal yang aneh-aneh
dan yang paling ia sukai ketika hamil pertama adalah mencium wangi ketiak Aby.
Namun untuk ini, meskipun ia tidak mengalami datang bulan
selama empat bulan, namun ia tidak yakin dengan dirinya kalau saat ini ia
tengah hamil, karna ia tidak mengalami gejala ataupun efek yang di ia rasakan
sewaktu hamil pertama.
Namun ternyata semakin hari sesuatu mulai bergerak dalam
tubuhnga, dan itu belum bisa membuat Becca percaya dengan dirinya kalau saat
ini ia tengah hamil.
Meskipun Aby selalu berkata, kalau bentuk tubuhnya semakin
berisi, seperti malam ini Aby merebahkan kepalanya di pangkuan Becca setelah
Kaisar tidur.
Aby merasa kalau ia ingin bermanja dengan istrinya, dengan
caranya sendiri. Aby tersenyum melihat ke arah Becca yang kini tengah sibuk
Aby yang merasa dicuekin oleh istrinya, memilih memasukkan
tangannya ke dalam gaun tidur yang di kenakan Becca gaun tampa bra. Aby
menyentuh bahkan ia mengeluarkan bagian favoritnya dan mulai bermain dengan caranya sendiri.
Becca yang melihat tingkah aneh suaminya berhenti membaca
majalahnya lalu melihat ke arah Aby yang kini tengah sibuk dengan urusannya
“Kamu sudah seperti anak bayi saja By, bayi besar.”
Becca terkekeh ketika selesai mengatakan itu kepada Aby
karna ia merasa lucu sekaligus merasa geli dengan apa yang tengah Aby lakukan
saat ini.
“Biarkan saja aku mirip bayi besar," jawab Aby santai.
“Sudah hentikan By, geli.” Becca ingin melepas bibir Aby
dari bagian tubuhnya dan itu membuat Aby mengigit pelan * istrinya
hingga membuat Becca berteriak pelan.
“Au, By sakit, hentikan!” Becca memukul pelan bahu Aby
ketika mengatakan itu karna ia merasa sangat kesakitan dengan apa yang di
lakukan suaminya di bagian tubuhnya
Aby melepas peautan bibirnya istrinya lalu kembali menyentuhnya
dengan tangannya, lalu berkata, “Sayang semakin hari ini semakin membesar, dan
itu membuatku selalu tergoda ingin menyentuhnya.” Aby terus memainkan tangannya
__ADS_1
di bagian favoritnya
Becca yang mendengar ucapan suaminya berkata, “Ini membesar”
menyentuh “Karna kamu sangat suka menyentuh seperti hingga
ia semakin membesar.” Jawab Becca santai, melihat ke arah kaisar yang kini
tengah terlelap dengan begitu sangat nyenyaknya setelah ganti popok dan menghabiskan
minumnya dalam dot.
“Benarkan?” tersenyum jail sambil menaikkan kepalanya dan
mengecup bagian kenyal Becca hingga meninggalkan tanda kemerahan.
“Iya benar, lihat kan? apa yang baru saja kamu lakukan.”
Becca menunjuk bekas merah yang ada di bagian dan itu membuat Aby
tersenyum jail melihat ke arah istrinya.
“He—em.” Bangun “Baiklah ayo kita mulai membuat anak lagi,
karna kalau umurku sudah lanjut aku akan merasa engcok jika terlalu lama” Aby terkekeh pelan dengan apa yang baru saja ia katakan
dan itu juga membuat Becca ikut terkekeh mendengar apa yang suaminya katakan.
Tubuh Becca semakin berisi Aby bisa meraskan hal itu, karna
ia menghapal bentuk tubuh sitrinya, namun yang ia lihat saat ini semuanya
nampak berubah, mungkin terlalu bahagia mengurus Kaisar itulah yang ada di
dalam fikiran Aby.
*****
Setelah menjalani pemeriksaan, dan memang benar kalau saat
ini Lisa benar-benar hamil, usia kandungannya baru masuk minggu ke tujuh,
dokter menyarankan agar ia menghindari beraktipitas lebih yang akan selalu
membuat tubuhnya lemah, dan itu akan membuatnya kembali tidak sadarkan diri
seperti ini.
Semua nampak sangat bahagia mendengar kabar dari dokter,
yang menyatakan Lisa fositif hamil, mereka semua saling berpelukan di dalam kamar
yang di tempati Lisa belum sadarkan diri.
Nabila selalu merangkul Becca, karna ia tidak ingin Becca
merasa terabaikan setelah ia mengetahui kalau menantu keduanya tengah hamil,
Nabila tau kalau Becca pasti merasa sedih dengan kahamilan Lisa yang mendahuluinya,
namun tetap berusaha tersenyum di depan k seluruh anggota keluarganya itulah
yang ada di fikiran Nabila saat ini.
Lisa mulai mengeliat dan membuka mata melihat ke sekeliling
tempat tidurnya yang di kelilingi oleh seluruh anggota keluarganya.
“Dy kamu mana?” tanya Lisa pelan melihat sekeliling namun
tidak menemukan keberadaan suaminya.
Clarisa yang mendengar ucapan putrinya tersenyum,
sambil berkata, “Lihatlah menantumu Nabila, mamanya ada di sampinnya yang di
cari suaminya," ucap Clarisa sambil tersenyum.
__ADS_1