Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 83


__ADS_3

Di perjalanan pulang menuju Apartmensnya, Rebecca tak berenti memikirkan semua tentang Arlin dan orangtua Arka. Sesekali Becca melihat ke arah Aby, lalu melihat ke arah depan. Becca berfikir ia akan memberitahukan masalah ini pada Aby. Dan berharap kalau Aby akan membantunya, karna selama ini, semua yang Becca inginkan semuanya Aby penuhi. Hingga akhirnya Becca mencoba bertanya pada Aby. Becca menyandarkan kepalanya di lengan Aby lalu bertanya.


"Aby, apa kamu mengenal dekat dengan orang tua yang bersama kita di restoran tadi?" Becca memengan lembut bahu Aby.


Aby melihat ke arah Becca, lalu mengecup lembut keningya. Lalu kembali pokus melihat ke arah jalanan.


Aby pun berkata. "Kenapa kamu menanyakan soal mereka? apa ada sesuatu?" tanya Aby pelan.


Becca menarik kepalanya dari lengan Aby. Lalu melihat ke arahnya. Aby yang melihat itu kembali bertanya pada Becca.


"Memangnya ada apa dengan mereka?


Becca tersenyum manis melihat ke arah Aby lalu kembali bertanya. "Apa kamu mengenal mereka dengan baik?"

__ADS_1


Aby melihat sejenak ke arah Becca. Lalu kembali melihat ke arah depan.


"Aku tak terlalu mengenal mereka, cuman perusahaan kita yang menyuntikkan dana yang cukup besar pada perusahaannya." Aby menjelaskan.


Mendengar itu Becca menganguk mengerti apa dengan apa yang Aby katakan. Aby yang bingun melihat tingkah Becca balik bertanya.


"Memangnya ada apa dengan mereka?" Masih serius melihat ke arah jalanan.


"Aby, berjanjilah kalau kamu akan membantuku." Becca menatap ke arah Aby dengan penuh banyak harapan.


Becca tersenyum lalu kembali berkata. "Janji dulu, baru aku akan katakan." Berkata pelan dan manja.


Aby tersenyum mendengar kata manja istrinya. Lalu mengangukkan kepalanya. "Baiklah, aku janji akan membantumu. Tapi aku tak berjanji kalau yang kamu katakan bisa merugikan siapapun. Ok, dan ada baiknya kita masuk, di sini sangat panas." ajak Aby.

__ADS_1


Becca mengangukkan kepalanya setuju dengan apa yang Aby katakan. Becca membuka pintu mobil karna Aby tengah keluar dari mobilnya lalu berjalan ke arah Becca yang kini keluar dari mobil.


Aby merangkul pinggan Becca masuk ke dalam Apartmesn. Setelah sampai di dalam Becca duduk di kursi ruangan tamu, sementara Aby berjalan masuk ke dapur untuk minum. Selesai minum ia keluar dari dapur dengan membawa segelas air putih untuk Becca.


"Ini minum dulu, sebelum kamu mengatakan semua yang ingin kamu katakan padaku." Setelah memberikan segelas air minum pada Becca. Aby duduk di samping Becca.


Becca meraih gelas air minum yang di berikan Aby padanya. Lalu meminumnya sampai habis. "Ah, segarnya," ucap Becca ketika menghabiskan segelas air tersebut.


Aby hanya tersenyum melihat tingkah lucu istrinya, lalu berkata. "Hem, sekarang ceritakan apa yang ingin kamu katakan, aku akan mendengar semuanya." Aby menatap ke arah Becca.


Becca melihat ke arah Aby. Lalu meraih dan menggengan tangan Aby, lalu berkata. "Aby, kamu jangan marah padaku." Menatap wajah Aby, lalu menundukkan wajahnya. "Aku telah berjanji pada Arlin, kalau aku akan membantunya menyelesaikan semua masalahnya." Kembali menatap wajah Aby. Becca bisa melihat wajah Aby yang nampak bingun mendengar apa yang dia katakan. "Dan aku berharap semoga kamu bisa membantuku menyelesaikan masalah ini. Aku sangat kasihan pada Arlin."


Aby mengaruka dahinya, bingun mendengar apa yang Becca katakan.

__ADS_1


"Masalah apa? yang membuatmu ingin membantu Arlin? dan aku tak akan marah, selagi yang kamu lakukan itu baik." Aby mengelus lembut wajah Becca yang kini tengah tertunduk di hadapannya.


__ADS_2