Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 139


__ADS_3

Mendengar ucapan suaminya, Becca berangjak dari tempat


tidur, lalu berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk segera membersikan diri. Setelah


selesai dengan ritual mandinya.Tampa mengenakan handuk, Becca berjalan ke arah


cermin yang ada di dalam kamar mandinya. Becca tak berhenti tersenyum ketika


melihat pantulan tubuhnya di dalam cermin. Becca melihat semua bekas setempel


kepemelikan Aby yang penuh di bagian dadanya.


“Suamiku memang yang terbaik. Aku tau.” Tersenyum melihat ke


arah cermin “Kalau dia sangat mencintaiku, aku yakin itu, bahkan Abyku bisa


melakukan apa saja semua yang aku inginkan.”


Setelah mengatakan semua itu, Becca melilit tubuhnya dengan


handuk, lalu berjalan keluar dari dalam kamar mandi. Aby yang melihat istrinya


berjalan keluar dari dalam kamar mandi, tersenyum, sambil berjalan mendekat ke


arah Becca yang tengah berada di depan lemari.


“Sayang.” Melingkarkan tangan di perut istrinya “Kamu


terlihat sangat seksi dan cantik.” Berbisik.


Mendengar ucapan suaminya. Becca tersenyum lalu berbalik


badan melihat ke arah Aby. Becca melingkarkan tangannya di leher Aby, sambil


berkata.


“Sayang, dari dulu aku meman cantik dan seksi.” Tersenyum “Apa


baru sekarang kamu menyadarinya. Hem?” menggosok hidungnya di hidung Aby.


Mendengar ucapan istrinya Aby pun berkata. “Sayang kamu


jangan mrenggodaku. Karna jika aku tergoda, kamu tau sendiri kan akibatnya?”


setelah mengatakan itu Aby menempelkan bibirnya sekejap di bbir Becca. Namun


Becca kembali membalas ciuman suaminya.


Cukup lama mereka berciuman, hingga tampa sengaja Aby


membuka matanya, melihat ke arah jam dindin yang berada di dalam kamarnya. Pelan-pelan


Aby melepas ciumannya dari bibir istrinya.


Lalu berkata. “Nanti malam kita lanjutkan.” Mengecup dahi


Becca “Karna saat ini aku harus ke kantor.aku harus segera menyelesaikan tugas


yang diberikan Daddy padaku.” Mengusap wajah istrinya yang tengah melihat ke


arahnya.


Setelah mendengar ucapan Aby. Becca melepas lingkaran


tangannya, sambil berkata. “Baiklah.” Berbalik ke arah lemari lalu mengeluarkan


pakaian yang akan Ia kenakan.


Setelah selesai, Aby dan Becca keluar dari dalam kamar, lalu


turun di lantai dasar, kemudian berjalan menuju arah meja makan, di sana Hamish

__ADS_1


tengah menunggu kedatangan mereka berdua.


“Pagi, Dad.” Becca tersenyum melihat ke arah hamish.


“Pagi sayang, bagaimana keadaanmu? Sehat?” hamish bertanya


soal kesehatan putrinya.


Mendengar ucapan Hamish dengan segera Becca berkata. “Apa


yang bisa terjadi denganku, kalau suamiku selalu bersamaku.” Tersenyum melihat


ke  arah Aby yang kini tengah berdiri di


sampinnya.


Aby menarik kursi untuk istrinya duduki, dan itu membuat


Becca kembali berkata. “Lihatlah Dad, apa Daddy masih tak percaya dengan


suamiku?” tersenyum ceria melihat ke arah Aby.


Mendengar ucapan istrinya yang tak berhenti memujinya. Aby


pun berkata. “Kalau bukan aku yang melakukannya siapa lagi, iya kan Dad?”


melihat ke arah Hamish yang kini tengah melihat ke arahnya.


Mendengar ucapan putri dan menantunya Hamish cuman bisa tersenyum,


karna benar semua yang di katakan mereka berdua benar adanya.


Setelah sarapan pagi mereka selesai. Hamish mengantar


menantunya menuju arah kantornya. Karna Hamish tau tentu menantunya itu tidak


tau dimana letak perusahaannya. Sesampai di dalam perusahaannya Hamish mulai


Hamish menjelaskan kapada pada semua para pekerjanya, kalau menantunya yang


akan mengurus perusahaannya yang satu ini.


Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam. Namun  Aby masih sibuk dengan semua berkas yang ada


di dalam ruangan yang telah Ia tempati bekerja. Karna kesibukannya Aby lupa


menghubungi istrinya.


Hingga jam dua belas malam. Aby kembali ke kediaman Ayah


mertuanya, dengan perasaan lelah dan mengantuk Aby berjalan masuk. Namun rasa


lelah dan mengantuknya hilang, ketika mendapati istrinya tengah terlelap di


kursi pangjang yang ada di ruangan tamu, Becca terlelap di ruangan tamu dengan


menggunkan tangannya sebagai bantal, karna menunggu suaminya pulang.


Aby tersenyum berjalan mendekat ke arah istrinya, setelah


sampai di sampin tempat yang tengah Becca tempati terlelap. Aby mengelus lembut


wajah Becca lalu berkata. “Kamu pasti menungguku pulang? Maaf ya sayang


sehariang ini aku lupa menghubungimu, karna aku terlalu sibuk mengurus


semuanya.” tersenyum “Bahkan besok aku harus melakukan perjalanan bisnis ke Prancis.”


Setelah mengatakan itu, pelan-pelan Aby mengankat tubuh


istrinya. Aby tak ingin tidur Becca tergangu karna ini udah terlalu larut

__ADS_1


malam. Hamish yang kebetulan keluar dari kamarnya melihat Aby mengendong


putrinya.


Di dalam hati Hamish berkata. “Ternyata putriku tidaklah salah pilih, pemuda yang di cintainya


ternyata sangat mencintainya. Walaupun merasasangat lelah dan mengantuk,


tenyata menantuku masih kuat membawa istrinya naik ke lantai atas. Aku salut


dan percaya padamu Aby, kalau selamanya kamu akan selalu mengjaga putriku


dengan sangat baik. Sama seperti Ayahmu yang selalu mengjaga ibumu.” Setelah


mengatakan itu Hamish kembali masuk ke dalam kaarnya.


Setelah sampai di dalam kamarnya, pelan-pelan Aby merbahkan


tubuh istrinya di atas tempat tidur, lalu menyelimutinya. Setelah selesai


menyelimuti tubuh istrinya, Aby berjalan ke arah lemari, untuk memasukkan


beberapa pakaiannya ke dalam koper yang akan Ia bawa ke prancis. Setelah selesai memasukkan semua pakaiannya ke dalam


koper. Aby berjalan masuk ke dalam kamar mandi, untuk membersikan diri.


Setelah selesai dengan ritual mandinya. Aby keluar dari


dalam kamar mandi dengan mengenakan baju tidurnya. Aby berjalan ke arah tempat


tidur, lalu ikut merebahkan tubuhnya di sampin istrinya. Namun sebelum Ia


tidur, Aby menarik tubuh istrinya masuk ke dalam pelukannya, setelah itu, Ia


ikut terlelap sambil memeluk tubuh istrinya.


Sinar matahari kini tengah masuk ke dalam cela-cela tirai


jendela kamar, sepasang suami istri kini masih terlelap dalam balutan selimut


yang sama. Aby sengaja tidur sampai sedikit siang, karna hari ini, Ia tidak


masuk ke kantor. Karna sebetar sore, Ia akan melakuakan perjalanan bisnis ke prancis.


Becca yang merasa sinar matahari tengah menyinari seluruh


tubuhnya, terbangun Becca pun berkata. “Mha, aku berada di dalam kamarku.” Melihat


sekeliling dalam kamarnya, lalu melihat ke arah sampin dan mendapati suaminya


tengah terlelap sambil memeluk tubuhnya. Becca tersenyum melihat ke arah Aby


yang kini masih setia menutup kedua matanya. Becca pun berkata “Pasti suamiku


yang tercinta ini yang tengah membawaku ke kamar tampa membangunkanku.” Tersenyum


sambil memainkan jari tangannya di wajah Aby “Iya kan sayang?” mengecup pelan


bibir Aby.


Aby yang merasa tidurnya terusik, berkata. “Sayang biarkan


aku tidur sebentar lagi.” Mempererat pelukannya pada tubuh istrinya. “Karna


sebentar sore aku harus pergi ke Prancis untuk melakukan perjalanan bisnis.”


Mendengar kata melakukan perjalanan bisnis keluar dari mulut


suaminya. Becca membulatkan matanya terkejut, karna suaminya akan pergi


meninggalkannya itulah yang ada di dalam fikiran Becca saat ini...

__ADS_1


__ADS_2