Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 118


__ADS_3

Hamish melihat ke arah Aby yang kini tengah melihat serius ke arahnya. Hamish memperbaiki duduknya, dan juga setelan jasnya, lalu menatap ke arah depan. Dengan suara datar Hamish berkata.


"Daddy tak akan pernah merestui hubungan kalian" nada datar "Kalau Aby tak bisa membuat Ayah percaya, kalau dia, benar -benar serius mencintai dan menyayangimu bahkan bersedia mengorbankan apa saja untukmu." Hamish terdengar langtang mengatakan itu.


Semua orang di dalam mobil, merasa sedikit terkejut dengan apa yang di katakan Hamis. Namun tidak dengan Doni, Doni hanya tersenyum mendengar apa yang di dengarnya. Bahkan saat ini Doni, ikut mendukung apa yang Hamish katakan.


"Benar, kata Ayah mertuamu Nak" berbalik melihat ke arah Aby "Kamu harus membuktikan kalau kamu benar -benar mencintai istrimu, maka buktikanlah." setelah mengatakan itu dengan santai Doni berbalik kembali melihat ke arah depan.


Bibir Becca mengaga, ketika mendengar ucapan yang keluar dari mulut Ayah mertuanya, Ia tak percaya kalau Ayah mertuanya juga mendukung apa yang di katakan Daddynya.


"Apa!" melihat ke arah Doni "Ayah juga mendukung ucapan konyol Daddy? aku tak percaya" tersenyum sinis "Kalian berdua begitu sangat kompak, apa sebelumya kalian telah merencanakan ini?" menunjuk kebduanya dengan cara bergantian "Kalian berdua ingin membuat aku dan suamiku berjauhan? Tidak!" Becca menekankan kata tidak pada kedua orangtua yang kini tengah melihat ke arahnya.


Sedangkang Aby yang mendengar semua itu, mulai memasang wajah datarnya. Sebenarnya dari tadi Aby ingin berbicara, menyela pembicaraan Becca dan kedua orangtua yang kini telah bersatu ingin membuat jarak antara dirinya dengan istrinya. Namun karna tak ingin membuat kesan buruk pada Mertuanya Aby hanya terdiam menyimak semua perkataan Ayah dan juga Mertunya.


Becca belirik ke arah Aby yang tengah duduk di sampinnya, lalu berkata.


"Sayang, sebaiknya kita keluar dari mobil ini. Aku tak mau satu mobil dengan Daddy dan juga Ayah." Becca memegan tangan Aby.


Mendengar ucapan putrinya dengan segera Hamish memerintahkan pada supirnya agar segera melajukan mobilnya menuju arah rumahnya.


"Lajukan mobilnya." perintahnya pada anak buahnya.


Tampa menjawab pertanyaan Bosnya, Supir Hamish dengan segera melajukan mobilnya menuju arah rumah majikannya.


Becca yang mendegar itu menatap tajam pada Daddynya. Namun Hanmish masih tetap santai melihat ke arah depan.


"Daddy!" memanggil.


Hamish melirik ke arah Becca. Namun, tak menjawab panggilan putrinya.


"Daddy!" kembali memanggil "Apa Daddy menyayangiku?" tanya Becca, menatap ke arah Hamish.


Tampa berbalik melihat ke arah putrinya, Hamish berkata.


"Sangat, Daddy sangat menyayangimu."


"Lalu kenapa Daddy ingin memisahkan kami? apa Daddy tau saat ini aku tengah mengandung? anak Aby, hasil cinta kami. Calon cucu Daddy." Becca mulai meneteska air matanya ketika mengatakan itu.

__ADS_1


Melihat Becca menangis Aby ingin meraih Becca masuk ke dalam pelukannya. Namun Hamish lebih dulu melakukannya.


Hamish membawa Becca masuk ke dalam pelukannya, sambil menepuk pelan bahu putrinya.


"Sayang, bukan maksud Daddy ingin memisahkan kalian. Aku hanya ingin Aby membuktikan ketulusan cintanya padamu." melihat ke arah Aby yang kini tengah melihat ke arahnya.


Mobil melaju dengan sangat cepat, sehingga mereka cepat sampai di depan rumah mewah Hamish. Mobil telah melewati pintu gerban masuk, lalu berhenti pas di depan pintu Utama rumah Hamish.


Hamish dan Doni turun dari mobil, di ikuti oleh semua yang berada di dalam mobil Ia tumpangi. Hamish berjalan masuk ke dalam rumahnya di ikuti oleh Doni di belakannya.


Sementara Aby dan Becca masih berdiri di luar rumah. Becca menarik tangan Aby masuk ke dalam rumahnya, dengan senyuman hangat Becca Berkata.


"Sayang, kita masuk" melihat ke arah Aby "Semuanya pasti akan baik -baik saja." tersenyum.


Aby membalas senyuman istrinya, lalu berjalan masuk ke dalam rumah. Mereka berdua melangkah masuk bersama. Sesampai di dalam rumah Aby dan Becca mencari keberadaan laki -laki yang ingin membuat jarak di antara mereka.


Aby pun berkata. "Dimana Ayah? Daddy juga tak kelihatan." melihat ke sana kemari.


"Mungkin mereka ada di ruangan itu" Becca menunjuk pintu ruangan yang tengah tertutup rapat.


Setelah itu Becca menarik tangan Aby menuju ke arah kamarnya yang berada tepat di lantai atas.


"Sayang jangan berlari -lari kaya gitu, nanti kamu jatuh." Aby menarik tangan Becca.


Dan itu membuat Becca berhenti lalu melihat ke arah Aby yang kini tengah berada di sampinnya.


Becca pun tersenyum, lalu berkata.


"Baiklah, kalau begitu gendong aku ke kamar itu." Berkata pelan dan manja sambil menunjuk kamarnya.


Aby tersenyum, tampa menjawab Aby langsung menggendong tubuh Becca dengan gaya brydal style. Dan itu membuat Becca tertawa senang, setelah berada dalam gendongan suaminya Becca memegan wajah Aby, lalu menggosokkan hidungnya di hidung Aby, sambil berkata.


"Aku sangat mencintaimu sayang."


"Aku, juga sangat, sangat mencintaimu sayang." Balas Aby menggosokkan hidungnya di hidung istrinya.


Hamish dan Doni yang baru saja keluar dari ruangan tersebut. Tersenyum melihat tingkah lucu anak -anak mereka, bahkan mereka berdua mendengarkan apa yang tengah di katakan sepasang suami, istri tersebut.

__ADS_1


Doni pun berkata. "Putrimu sama seperti ibunya, sangat cantik dan juga lucu." Doni masih melihat ke arah Aby dan Becca.


Mendengar yang dikatakan Doni, Hamish menyengitkan dahi, lalu melihat ke arah Doni yang berada di sampinnya. Hamish tau kalau Doni dan Bella pernah menjalani hubungan serius bahkan mereka berdua hampir menikah.


Dengan penasaran Hamish bertanya pada Doni. "Apa dulu kalian pernah melakukannya?"


Mengingat semua sifat Bella waktu masih muda, yang bergonta -ganti pasangan. Membuat Hamish penasaran dengan apa yang pernah Bella dan Doni lakukan.


Doni yang mengerti dengan pertanyaan Hamish, berkata.


"Maaf, Hamish dulu aku memang sangat mencintai Bella" menepuk bahu Hamish "Bahkan aku ingin menikahinya. Namun untuk melakukan hal itu, kami tak pernah melakukannya. Aku sangat menghargai Bella. Namun untuk berbuat lebih kami tak pernah melakukannya." Doni menjelaskan.


Hamish yang mendengar penjelasan Doni, kembali berkata.


"Andai Mommy Becca masih hidup,pasti saat ini Ia sangat bahagia" berjalan ke arah sopa yang berada tepat di sampin tangga dalam rumahnya, di ikuti oleh Doni di belakangnya, Hamish duduk, begitupun dengan Doni.


Lalu kembali melanjutkan ucapannya. "Tau, kalau saat ini putrinya telah menikah dengan putramu, bahkan tau, kalau saat ini putrinya tengah mengandung benih dari putramu, pasti akan senang dan bahagia." Hamish menundukkan wajah sedihnya ketika mengatakan.itu pada Doni.


Doni yang melihak kesedihan Hamish, berangjak dari dudukny, kemudian duduk di sampin Hamish.


*


*


*


Halo, para Readers pencinta Cerita Cinta Aby.


Maaf, Ya, Autornya ngak bisa janji akan Up tiap hari. Berhubung ini udah penghujung Puasa.


Lebaran hampir tiba, kesibukan mulai menghampiri, Autornya mulai sibuk mempersiapkan segala sesuatunya.


Namun akan tetap berusaha Up ya.


πŸ™πŸ™πŸ™ tapi jangan kecewa, setelah lebaran nanti, semuanya pasti akan kembali seperti sebelumnya.


Salam hangat dan cintaku untuk para Readersku, Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah.SWT. Amiin😘

__ADS_1


Selamat Menjalankan Ibadah Puasa bagi yang menjalankannya.


Love you All.


__ADS_2