Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.6


__ADS_3

Setelah mendapat telpon dari, sang putra, Doni pura -pura melupakan sesuatu di rumah.


"Sayang, kita pulang sekarang ya, dompet aku ketinggalan di dekat tempat tidur."


Sambil memutar arus jalan pulang ke rumahnya.


Nabila sedikit bingun melihat tingkah laku suaminya.


"Mas,kenapa?,Apa ada sesuatu yang mas sembunyikan dariku?." Nabila bertanya pada Doni.


Doni tersenyum melihat ke arah istrinya,Doni mengambil tangan kiri Nabila,Doni memegan lembut tangan Nabila, lalu mengcium punggung tangan istrinya dengan lembut.


"Mana mungking aku menyembunyikan sesuatu darimu sayang, kamu adalah pelita dalam hatiku, yang akan selalu bersinar terang, walaupun saat ini kita sudah menua, pelita itu akan selalu bersinar terang dalam hatiku,Aku mencintaimu dan juga anak -anak kita, kalian semua adalah dunia ku,"


ucap Doni lembut, lalu mengecup lembut punggung tangan Nabila.


Nabila yang mendengar ucapan suaminya terharu, Nabila meneteskan air mata.


"Aku bangga bisa mendapatkan suami sebaik kamu, aku sangat bahagia mas."


Sambil menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.

__ADS_1


Sesampai di depan rumah, Doni dan Nabila berjalan ke arah pintu, Nabila merasa aneh dengan pintu rumahnya, tidak biasanya pintu di rumahnya di biarkan terbuka sedikit seperti ini.


"Mas kenapa pintu rumah kita di biarkan terbuka sedikit seperti itu?."


Tanya Nabila pada Doni.


"Aku juga ngak tau sayang,Sebaiknya kita masuk saja."


Ajak Doni sambil merangkul pinggan istrinya.


Perlahan Nabila mulai membuka pintu.


"Kenapa di dalam rumah kita begitu sangat gelap?, kenapa jam segini semua jendela di ruangan ini semuanya sudah tertutup tirai?, Kemana Bi Lastri?."


"Mungking di belakang sedang sibuk." Jawab Doni santai, karna dia telah tau kalau ini pasti sudah menjadi bagian dari kejutan dari ke dua putranya.


"Mas, apa jangan -jangan di rumah kita ada pencuri." Nabila berbisik di telinga pada Doni.


Mendengar ucapan istrinya, Doni tersenyum sendiri, tapi senyumnya tidak terlihat oleh istrinya karna sekeliling ruangan itu begitu sangat gelap.


"Mana mungking ada pencuri, di sore hari kaya gini, di luar juga keamanan kita, santai -santai saja."

__ADS_1


Menenangkang hati sang istri.


"Coba kita masuk ke dapur,mencari Bi Lasri, dari tadi dia juga tidak mungcul -mungcul."


Masih dengan suara berbisik -bisik.


Belum sempat Nabila melangkahkan kakinya masuk ke dalam,tiba -tiba sebuah cahaya berwarna biru terpangtul di dinding rumah mereka.


Satu persatu poto anak -anak mereka terpantul dalam cahaya warna biru itu, di tamba suara musik yang penuh kenangan (maaf ya Authornya ngak tau judul apa musiknya).


Mulai dari poto, Aby yang berusia 3 hari yang di gendong oleh sang kakek yaitu Arman Atmaja ayah dari Doni, Poto Aby waktu waktu berusia 5 tahun dan di kejar oleh sang nenek yaitu Mira Atmaja, ibu dari ayah mereka,Hingga kelahiran Abdy yang membuat keluarga mereka semakin bahagia, semuanya terrekam dalam satu Vidio buatan Abdy.


Nabila semakin terharu melihat kejuatan yang di berikan putranya begitu pun dengan Doni,Nabila memeluk suaminya sambil menangis sesegukan, Doni membalas memeluk istrinya dengan erat.


Hiks,hiks,hiks, Suara tangiasan Nabila.


"Apa Mas, yang merencanakan ini?."


Mengdongakkan wajahnya melihat ke arah suaminya.


Belum sempat Doni menjawab lampu di ruangan itu talah menyala.

__ADS_1


Dan terlihat Aby, Abdy dan juga Bi Lastri keluar dari dalam, mereka melangkah bersama dengan membawa sesuatu di tangannya.


__ADS_2