
Becca tersenyum senang ketika mendengar ucapan yang keluar dari mulut Aby. Sementara Aby masih setia mengelus lembut wajah istrinya.
"Katakan, apa yang ingin kamu katakan." Aby tersenyum lembut pada Becca setelah mengatakan itu.
Perlahan Becca mulai menceritakan semuanya pada Aby. Mulai dari ia mengetahui kabat kehamilan Arlin hingga pertemuannya dengan orang tua Arka di restoran tadi sore. Setelah selesai menceritakan semuanya pada Aby.
Becca menatap wajah Aby dan menanti jawaban apakah dia akan membantunya atau tidak. Menyadari tatapan mata Becca padanya.
Aby menarik nafasnya, lalu membuanganya pelan. "Baiklah, aku akan membantumu." Aby berkata santai dengan menepuk bantal kursi yang ada di sampinnya. "Dengan satu syarat, jika kamu menuruti syaratku. Ya, aku akan membantumu." Aby kembali menatap ke arah wajah Becca.
Dengan segera Becca berkata. "Apa, syratya? aku akan menurutinya asal kamu bisa membantuku menyelesaikan semua masalah Arlin." Becca memelankan suaranya ketika mengatakan itu pada Aby.
"Syaratnya gampan, kamu pasti bisa menuruti semuanya." Aby tersenyum jail ketika mengatakan itu pada Becca.
Becca nampak bingun dengan apa.yang dikatakan Aby dan juga melihat tingkah jail Aby. Becca mulai mencium sesuatu yang akan terjadi malam ini di dalam kamar.
"Is, apa sih? jangan buat aku tambah bingun dengan apa yang kamu katakan." Becca mengambil bantal yang ada di belakannya lalu memukul pelan lengan Aby.
__ADS_1
Aby menangkap bantal yang di pakai Becca memukulnya. Lalu berkata.
"Apa kamu ingin tau?"
Becca memanyunkan bibirnya dengan berkata. "Iya."
Aby sedikit mendekat ke arah Becca. Lalu membisikkan sesuatu di telinganya. Becca membulatkan matanya terkejut sekaligus merasa malu ketika Aby berbisik sesuatu di telinganya. Wajah Becca seketika menjadi blusin akibat bisikan Aby.
Becca mengambil bantal kursi, lalu menutup wajahnya dengan bantal itu, karna merasa sangat malu dengan apa yang ia dengar dari mulut Aby.
Becca menurunkan bantal kursi dari wajahya lalu berlari kecil masuk ke dalam kamarnya. Di ikuti oleh Aby di belakannya.
Aby berteriak pelan pada Becca yang kini tengah berlari. "Bagaimana sebentar jadikan kita?.."
Becca berhenti berlari ketika ia sampai di depan pintu. Lalu berbalik arah meliahat ke arah Aby yang kini hampir ada di belakannya. Lalu Becca berkata.
"Engak, engak, engak." Setelah mengatakan itu Becca menutup pintu kamarnya lalu menguncinya dari dalam.
__ADS_1
Aby yang melihat pintu kamarnya tertutup dengan cepat ia berlari. Namun Becca keburu menutupnya lalu menguncinya dari dalam.
Aby sampai di depan pintu kamarnya, lalu mencoba membukanya. Namun hasilnya istrinya tengah menguncinya dari dalam.
Aby mengetuk pintu sambil berkata. "Becca, ayo dong bukain pintu. Masa suami kamu di suruh tidur di luar. Kan ngak enak tidur tampa meluk kamu." Teriak Aby dari luar.
Becca menjawab dari dalam kamar. "Kamu tidur saja di kamar seblah, di sana kamu bisa peluk bantal guling sampai pagi." Becca tertawa kecil ketika selesai mengatakan itu.
Aby kembali mengetuk pintu. "Becca, ayo dong sayang bukain suami kamu pintu. Apa kamu tega biarkan suamimu tidur berdua dengan bantal guling? apalagi aku peluk sampai pagi. Apa kamu ngak cemburu kalau aku memeluk bantal guling itu sampai pagi?" ucap Aby pelan dari balik pintu kamarnya.
Becca kembali menjawab dari balik pintu kamar. "Enggak aku tak akan cemburu, kesanalah aku ikhlas lahir dan bathin kamu memeluknya sampai pagi." Becca kembali tertawa kecil setelah mengatakan itu pada Aby.
Setelah itu Becca berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan diri. Setelah selesai membersikan diri. Becca kemudian naik di atas tempat tidur lalu merebahkan tubuhnya.
Sementara Aby mengacak rambutnya kesal berjalan ke arah kamar yang dulunya pernah Becca tempati sebelum mereka tidur bersama. Aby masuk ke dalam kamar lalu menjatuhkan dirinya di atas tempat tidur.
"Hem, apakah aku bisa melewati malam ini, tidur sendiri tampa memeluknya? Hem, entahlah semoga malam ini ada keajaiban, dia datang menemaniku bahkan memanggilku kembali ke kamar tidur bersama dengannya," ucap Aby sendiri dalam kamar.
__ADS_1