Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 137


__ADS_3

Mendengar kata gelandangan keluar dari mulut, orang yang ada


di hadapannya, Aby pun berkata. “ Siapa dan siapa gelandangan di sini?” menatap


wajah Menejer Restorand, lalu menatap wajah gadis yang bernama Sameera yang ada


di hadapannya.


Mendengar ucapan Aby dengan segera Sameera berkata. “Maafkan


aku.” Tersenyum ramah “Aku tak tau kalau anda adalah Nyonya Atmaja dan juga


pemilik Restorand ini.” Sameera menatap ke arah Aby ketika mengatakan itu.


Mendengar ucapan Sameera, Becca menatap wajah  gadis yang ada di hadapannya, lalu berkata. “Kamu


sangat cantik.” Melipat tangan di dadanya “Tapi sayang kamu terlalu sombong dan


angkuh, cecce.” Mengeleng wajah “lain kali jangan menilai seseorang dari


penampilan luarnya saja, berpenampilan biasa, belum tentu gelandangan seperti


yang anda katakan. Ubahlah sifat sombong anda, jadikan ini sebagai pelajaran


untuk merendahkan sesama.” Setelah mengatakan itu, Becca mengalungkanng


tangannya di lengan Aby lalu kembali mengajaknya berjalan ke arah tempat


duduknya sebelumnya.


Sementara Sameera merasa sangat kesal mendengar semua kata


yang tengah Becca katakan. Semua kata yang keluar dari mulut Becca seperti


tamparan baginya. Sameera melihat ke arah tempat yang tengah Aby tempati duduk


bersama istrinya, di sana Sameera melihat Aby tengeh menyuapi istrinya denga


sesendok ice krim. Tampa rasa malu Sameera berjalan mendekat ke arah Aby dan


juga Becca.


Setelah sampai di meja yang tengah Aby gunakan bersama


istrinya, Sameera pun berkata. “Boleh aku ikut bergabung dengan kalian berdua?”


tersenyum manis melihat ke arah Becca dan juga Aby.


Mendengar ucapan Sameera, Becca pun berkta. “Tentu saja,”


membalas senyuman Sameera “Silahkan duduk. Lagian kamu dan suamiku saling kenal


kan?” melihat ke arah Aby yang kini tengah melihat ke arahnya.


Setelah mendengar ucapan Becca, Sameera pun duduk di hadapan


mereka berdua, lalu melihat ke arah Aby yang tengah melihat ke arah istrinya,


Sameera pun berkata. “Aby.” Memanggil.


Mendengar panggilan Sameera, Aby pun berkata. “Iya, ada apa?”


melihat ke arah Sameera.


“Aby apa kamu masih mengingatku?” kembali bertanya. Dengan senyuman


manis di bibirnya.


“Maaf, anda siapa? Aku tak mengingat ataupun mengenalmu.” Aby


berkata pelan dan santai ketika mengatakan itu. Karna bagi Aby mengetahui atau

__ADS_1


mengingat gadis yang ada di hadapannya bukanlah hal yang penting untuknya,


karna baginya yang terpenting dalam hidupnya saat ini cuman ada Becca seorang.


Mendengar ucapan santai Aby, Sameera pun berkata, “Oh,


astaga Aby, kamu telah melupakanku, tapi kamu mungking tak melupakan Ameera


kan?” berkata pelan dan santai.


Mendengar nama Ameera di sebut oleh Sameera, dengan segera


Aby melihat ke arah Sameera, lalu berkata, “Apa kamu mengenal Ameera?” menatap


ke arah wajah Sameera “Dimana dia sekarang? Sudah lama sekali aku tak pernah


mendengar kabar darinya, semenjak hari itu?” Aby mengantungkang kata-katanya


ketika mengatakan itu.


Mendengar ucapan Aby, Becca menatap tajam suaminya lalu


berkata, “Sayang siapa Ameera? Dan wanita ini?” menunjuk gadis yang ada di


hadapannya.


Mendengar pertanyaan Becca untuk Aby dengan segera Sameera


berkata. “Oya, kenalkan namaku Sameera.”mengulurkan tangan “Dan Ameera dia


adalah saudara kembar aku, wajah kami tak terlalu mirip, mungkin karna itu Aby


tak mengenalku.” Setelah mengatakan itu pada Becca, Sameera melihat ke arah


Aby.


Mendengar kata saudara kembar yang keluar dari mulut


kembar, karna setau Aby, Ameera tak memiliki saudara kembar. Aby menatap ke


arah Sameera, lalu berkata, “Dimana Ameera sekarang? Apa dia baik-baik saja?”


Mendengar kata Ameera keluar dari mulut Aby, Becca kembali


berkata. “Sayang, siapa Ameera?” menatap ke arah Aby lalu mentap ke arah


Sameera.


Mendengar pertanyaan istrinya, Aby hanya dia tak mau Becca


tau tentang dirinya dan Ameera, karna bagi Aby, Ameera hanya bagian dari masa


lalunya dan masa depannya hanya ada Becca seorang. Aby juga tidak ingin ada


kesalah fahaman yang terjadi di antara mereka berdua.


Namun dengan segera Sameera menjawab pertanyaan Becca. “Ameera


adalah saudari kembarku, dan dia adalah kekasih Aby dimasa lalu.” Dengan santainya


Sameera mengatakan itu, tampa memperdulikan wajah Becca yang mulai merah padam


karna merasa sangat kesal mendengar semua yang tengah Sameera katakan.


“Apa! Kekasih!” dengan wajah merah Becca menatap ke arah Aby


yang kini tengah melihat ke arahnya.


Melihat wajah istrinya yang nampak terlihat merah, dengan


segera Aby berkata. “Sayang ini semua tak seperti yang kamu fikirkan.” Menenangkang

__ADS_1


“Aku dan Ameera menjalin hubungan, sewaktu kami masih kuliah.” Menjelaskan “Hingga


saat ini aku tak pernah tau dimana keberadaannya.” Memegan erat tangan Becca


yang mulai ingin beranjak dari duduknya.


Mendengar ucapan Aby, Sameera pun berkata. “Sampai kapanpun


kamu tak akan pernah tau kabarnya dan tau dimana dia berada.” Tersenyum tipis


melihat ke arah Aby dan Becca.


“Maksud kamu apa?” Becca menyengitkan dahi, bingun dengan apa


yang tengah Sameera katakan.


Sameera tersenyum lalu berkata. “Ameera ada di sisni?”


memegan bagian jantungnya “Jantungnya selalu berdetak di dalam bagian tubuhku.”


Kebali tersenyum manis ketika selesai mengatakan itu.


Mendengar ucapan Sameera, Aby juga ikut bingun. Tampa melihat


ke arah istrinya Aby berkata. “Maksud kamu apa? Aku tak mengerti dengan semua


yang kamu katakan.” Setelah mengatakan itu Aby baru melihat ke arah Becca.


“Ameera sudah lama meninggal By, dan sekarang jantung Ameera


berada dalam tubuhku.” Setelah mengatakan itu Sameera berlalu meninggalkan


Becca dan Aby di meja yang di tempatinya saat ini.


Setelah kepergian Sameera, Becca menatap ke arah wajah Aby,


lalu berkata. “Apa kamu masih mencintai Ameera?” menatap wajah Aby.


Mendengar pertanyaan istrinya dengan segera Aby berkata. “Sayang.”


Memegan wajah Becca “Apa kamu tak percaya padaku? Kalau aku sangat, sangat, mencintaimu.


Hem.” Mendekatkan hidungnya di hidung istrinya. Dan itu membuat Becca tersenyum


mendengar semua yang tengah Aby katakan padanya.


Namun di dalam hati, Becca merasa tidak nyaman dengan


pertemuannya dengan Sameera, apalagi ketika Sameera mengatakan kalau yang berda


dalam tubuhnya adalah jantung Ameera kekasih Aby di saat dulu.


Di dalam perjalanan pulang dari Restorand, Becca hanya


terdiam,sambil  menatap kedepan. Sementara


Aby pokus melihat ke arah depan karna saat ini, Ia tengah mengemudikam mobil


Becca. Aby melihat ke arah istrinya, yang sejak tadi hanya terdiam, Aby lalu


berkata.


“Sayang, kamu kenapa?”melihat ke arah istrinya, lalu meraih


tangan, kemudian menciuminya dengan sangat lembut.


Tampa berkata apapun Becca menyandarkan kepalanya di bahu


Aby, sementara Aby mencium lembut dahi Becca, setelah bersandar di bahunya.


“Sayang, aku sangat mencintaimu.” memegan erat bahu Aby

__ADS_1


dengan kedua tangannya.


__ADS_2