Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 92


__ADS_3

Aby berjalan mendekat ke arah istrinya yang kini tengah memijit lehernya.


Aby pun berkata. "Sayang, apa kamu merasa tak enak badan? dari tadi aku perhatikan kamu tengah memijit badan kamu sendiri." tanya Aby pelan.


Becca pun melihat ke arah Aby. Lalu berkata dengan malasnya.


"Aku tak tau sayang? aku hanya merasa sangat lelah dan tak ingin melakukan apapun dan sekarang. Aku merasa seluruh tubuhku begitu sangat pegal." Melihat ke arah Aby."Aku merasa pengen di pijat, tapi maunya kamu yang memijatku" ucap Becca manja.


Aby tersenyum lalu berkata. "Baiklah aku akan memijitmu. Sekarang berbaliklah, aku akan memijat punggungmu, dan kalau kamu mau semuanya bisa aku pijat." Aby menggoda.


Becca memanyumkan bibirnya ketika mendengar apa yang tengah suaminya katakan. Ia pun berkata. "Berentilah menggodaku. Karna saat ini, aku begitu sangat malas." Becca berbalik badan. Setelah itu Ia membuka baju yang Ia kenakan dan yang yang tertinggal hanya pakaian dalamnya saja.


Aby sedikit terkejut ketika melihat Becca membuaka bajunya dan meninggalkan hanya pakaian dalamnya saja.


Aby pun berkata. "Sayang, apa kamu ingin menggodaku? mengecup lembut belakan leher Becca. "Kenapa kamu membuka bajumu? dan menyisahkan hanya ini." Aby menarik tali pakaian dalam Becca.

__ADS_1


Becca pun berbalik sekejap lalu kembali membelakangi Aby yang kini sibuk memegan tali pakaian dalamnya.


Becca pun berkata. "Hentikan Aby. berhentilah. Apa kamu ingin memijatku? atau hanya ingin memegan itu saja." Becca menepuk pelan tangan Aby yang ada di tali pakaian dalamnya.


Aby mengangukkan kepalanya lalu berkata. "Baiklah, sekarang aku memijatmu. Sampai kamu sendiri yang akan menyuruhku untuk berhenti memijamu.


Aby mulai memijat punggun, dan semua yang ada di bagian belakan Becca. Namun mungkin karna cinta atau apalah. Aby juga tak berenti mengecup lembut semua bagian yang ada di belakan tubuh Becca. Sesekali Aby mengecup lembut belakan leher Becca.


Dan itu membuat Becca merasakan sesuatu yang aneh. Becca pun berbalik melihat ke arah Aby yang kini tengah memijat pundaknya.


Aby tersenyum, dengan tatapan menggoda setelah Becca selesai membisikkan sesuatu di telinganya.


Aby ingin melakukan apa yang diinginkan Becca. Namun tiba -tiba bel pintu Apartmensnya berbunyi.


Ting -ning, Ting -nong.

__ADS_1


Suara bel Apartmensnya berbunyi. Aby mengankat wajahnya yang kini hampir menempel di wajah Becca. Setelah itu Aby berkata.


"Mungkin itu Mama." Aby menatap ke wajah Becca yang nampak kecewa. "Nanti kita aka melanjutkanya." tersenyum. "Sekarang kenakan baju kamu ya, sayang. Aku akan membukakan pintu untuk Mama." Setelah mengatakan itu Aby mengecup lembut dahi Becca. Becca hanya mengangukkan kepalanya setuju.


Lalu berdiri dari tempat tidur, dan berjalan keluar dari kamarnya menuju arah pintu untuk membukakan pintu untuk Nabila.


Setelah Aby membuka pintu. Ia melihat Nabila bersama Abdy tengah berdiri di hadapan pintu dengan membawa rantang makanan dan juga paper beg. Dan Aby tak tau apa isi dari semua yang tengah Abdy bawa saat ini.


"Mama." Aby memeluk Nabila denga sangat hangat.


"Sayang." membalas pelukan putranya, lalu Ia berkata. "Becca mana By? Mama kangen padanya." tanya Nabila.


Aby melihat ke arah Nabila, lalu berkata. "Mama, tak kangen padaku? cuman pada menantunya aja kangen" tanya Aby pelan.


Nabila tersenyum mendengar ucapan Aby. Lalu ia berkata. "Aku juga kangen kamu Nak. Namun Mama lebih kangen pada Menantuku."

__ADS_1


Mendengar itu Abdy tertawa melebar. "Ha, ha, ha. Makanya Bos aku belum mau menikah. Kalau kaya gini habis nikah, Mama lebih menyayangi menantunya daripada anaknya sendiri. Apalagi kalau menantunya sampai bisa ngasih cucu. Kita putranya pasti kena depak." Setelah mengatakan itu Abdy kembali tertawa melebar.


__ADS_2