
"Sayang, aku sangat mencintaimu.” Memegan erat bahu Aby dengan
kedua tangannya. Takut jika suatu hari Aby berpalin darinya, apalagi setelah
mendengar ucapan Sameera waktu berada di dalam Restorand, kalau Aby berpisah
dengan Ameera tampa ada kata putus keluar dari mulut mereka berdua.
Meskipun Ameera saat ini tengah meninggal. Namun jantungnya
masih berdetak, dan itu yang membuat Becca merasa tidak nyaman.
Aby yang mendengarkan kata yang keluar dari mulut istrinya,
berkata. “Aku juga sangat mencintaimu sayang, sangat.” Kembali menciumi
dahi istrinya.
Setelah sampai di depan pintu utama rumah mewah keluarga
Becca, Aby keluar dari mobil. Namun sebelum Ia keluar, Aby berkata pada
istrinya. “Kamu jangan keluar dulu ya sayang, biar aku yang membawamu masuk ke
dalam rumah.” Setelah mengatakan itu Aby keluar dari mobil, lalu berjalan ke
arah pintu mobil yang satunya. Untuk mengankat tubuh istrinya masuk ke dalam
rumah.
Becca hanya terdiam setelah berada di dalam gendongan
suaminya, melihat itu Aby merasa sedikit resah, karna Ia takut Becca akan terus
memikirkan pertemuannya hari ini dengan Sameera dan itu sangat berpengaruh
buruk dengan janin yang ada dalam kandungannya.
Untuk membuatistrinya tak memikirkan pertemuan tadi Aby
memikirkan ide, untuk membuat istrinya tertawa. Sambil membawa istrinya masuk
ke dalam rumah, Aby mulai mencari ide yang akan membuat istrinya tersenyum. Namun
apalah daya Aby, dirinya sendiri tak menemukan ide itu. Higga akhirnya Aby
menggigit telinga Becca.
“Aucc, sayang sakit.” Meringgis sambil memegan telinga.
“Kamu kenpa sayang? Hemm,” mengelus hidung Becca dengan
hidungnya “Apa ada sesuatu yang tengah kamu fikirkan?”
Mendengar pertanyaan suaminya, Becca bukannya menjawab. Namun
malah menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya. Dan itu membuat Aby
kembali bertanya lagi padanya.
“Sayang, apa ada sesuatu?”menghujani wajah Becca dengan
ciuman.
Mendapat ciuman seperti itu, Becca pun berkata. “Ah, sayang,
aku tak memikirkan apa-apa. Aku hanya merasa sangat lelah.” Setelah mengatakan
itu Becca kembali menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya.
Setelah sampai di dalam kamar, Aby merebahkan tubuh istrinya
di atas tempat tidur. Namun yang di rebahkan di atas tempat tidur, malah
__ADS_1
beranjak, berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Melihat tingkah istrinya Aby pun
berjalan mengikuti langkah kaki istrinya masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah berada di dalam kamar mandi. Becca menyalahkan air
di shower, lalu mengisis bak mandi, setelah bak mandi penuh dengan santainya
Becca menanggalkan semua pakaiannya, lalu masuk ke dalam bak mandi.
Aby yang melihat istrinya membuka seluruh pakaiannya
tersenyum. Tampa berfikir, tampa bertanya Aby ikut menanggalkan seluruh
pakaiannya, lalu ikut masuk ke dalam bak mandi.
Becca yang melihat suaminya ikut masuk ke dalam bak mandi,
hanya melihatnya dengan santai. Sementara Aby yang telah barada di dalam bak
mandi, tersenyum sambil menaikkan tubuh Becca di atas pengkuannya. Aby menarik
pelan kepala Becca agar bersandar di dadanya.
Melihat semua yang di lakukan suaminya Becca hanya terdiam,
mengikuti yang Aby inginkan. Hampir dua puluh menit, Becca berada di dalam
pangkuan suaminya dan selama itu pula Aby melakukan semua yang Ia inginkan.
Mulai dari menggosok belakang Becca, memegan semua yan Ia
sukai, hingga membuat Becca meringgis, karna Aby membuat setempel kepemilikan
di bagian belakang istrinya.
Merasa kesakitan dengan apa yang tengah Aby lakukan padanya,
Becca pun berkata. “Aoo, Aby.” Meringgis “Hentikan.” Memukul pelan paha Aby.
tubuhnya. Dan itu membuat Becca berda di bawah tubuh Aby. Dan posisi saat ini
Becca yang tengah bersandar di bagian pinggir Bak mandi.
Setelah berada di atas tubuh istrinya. Aby memulai yang Ia
ingin lakukan, Aby mulai mengecup lembut bibir istrinya, dan Becca pun membalas
kecupan lembut itu. Hingga bibir Aby menyentuh setiap inci tubuh istrinya. Setelah
merasa cukup berada di dalam kamar mandi, Aby mengankat tubuh istrinya keluar
dari kamar mandi, lalu menuju arah tempat tidur. Di atas tempat tidur Aby
kembali melanjutkan yang Ia ingin lakukan.
Karna menurut Aby bercinta dengan istrinya, akan membuat
istrinya terhindar dari segala fikiran-fikiran yang menurut Aby yang akan
membuat istrinya stres. Iya itulah yang ada di fikiran Aby sebelum bercinta
dengan istrinya. Karna melihat Becca cuman terdiam, dan itu membuat Aby semakin
bersemangat ingin melakukannya dengan istrinya.
Cukup lama Aby bercinta dengan istrinya, bahkan Aby merasa,
semakin bersemangat ketika Becca mengimbangi semua yang Ia Lakukan.
Setelah seleai dengan ritual malamnya. Aby menarik selimut
untuk menyelimuti seluruh bagian tubuh istrinya yang terlihat polos. Aby tersenyum
__ADS_1
melihat wajah istrinya yang terlihat sangat lelah. Aby merebahkan tubuhnya di
sampin istrinya, lalu menarik tubuh Becca masuk ke dalam pelukannya, kemudian
mengecup lembut dahi Becca. Hingga akhirnya ikut terlelap hingga pagi.
Pagi-pagi sekali Aby terbangun, lalu bersiap untuk ke kantor,
karna pagi ini, Ia akan mulai mengurus perusahaan Ayah mertuanya yang tengah
mengalami kebangkrutan. Setelah selesai bersiap, Aby melihat ke arah tempat
tidur. Aby tersenyum ketika melihat istrinya masih setia berdamai dengan
mimpinya. Aby berjalan mendekat ke arah tempat tidur, lalu mengelus lembut
wajah Becca, kemudian mencium kenin istrinya.
Mendapat sentuhan di bagian wajahnya dan juga dahinya. Becca
membuka matanya secara perlahan, lalu menatap wajah yang tengah mengelus lembut
wajahnya.
“Sayang.” Bangun lalu duduk di atas tempat tidur, Becca
merntangkang kedua tangannya agar seluruh otot-otot tubuhnya agar tidak kaku. Lalu
kembali melihat ke arah Aby yang kini tengah tersenyum hangat melihat ke
arahnya. “Sayang kamu mau kemana?” berkata pelan sambil merentangkan kedua
tangannya, agar Aby mendekat, lalu memeluknya.
Melihat istrinya merentangkan tangan Aby mendekat, lalu
duduk di pinggir tempat tidur. Aby membalas pelukan istrinya sambil tersenyum.
Setelah berada dalam pelukan, suaminya Becca kembali
berkata. “Sayang kamu mau kemana pagi-pagi?” berkata pelan dan manja.
Mendengar pertanyaan istrinya. Aby menarik pelan hidung
istrinya, lalu berkata. “Sayang, apa kamu lupa?” menatap wajah istrinya “Mulai hari
ini aku akan mengurus perusahaan Daddy yang tengah mengalami kebangkrutan. Kamu
doain, ya, sayang, semoga aku bisa segera menyelsaikan tantangan yang
tengah Daddy berikan padaku. Agar aku bisa segera membawamu pulang ke Indonesia,
pulang ke rumah kita.” Setelah mengatakan itu Aby memeluk erat tubuh istrinya.
Becca yang mendengar semua ucapan suaminya berkata. “Amin,
semoga semuanya cepat selesai.” Membalas pelukan suaminya.
“Sayang, sekarang kamu bangun, lalu mandi.” Melepas pelukan “Seteleah
itu kita turun sarapan bersama.” Setelah mengatakan itu. Aby berangjak dari
duduknya lalu berjalan ke arah sopa, lalu memasukkan semua dokument ke dalam
tas yang akan Ia bawa ke kantor.
*
*
*
Alhamdulillah para Readerku, akhirnya aku bisa Up lagi hari
__ADS_1
ini.