Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.138


__ADS_3

"Sayang, aku sangat mencintaimu.” Memegan erat bahu Aby dengan


kedua tangannya. Takut jika suatu hari Aby berpalin darinya, apalagi setelah


mendengar ucapan Sameera waktu berada di dalam Restorand, kalau Aby berpisah


dengan Ameera tampa ada kata putus keluar dari mulut mereka berdua.


Meskipun Ameera saat ini tengah meninggal. Namun jantungnya


masih berdetak, dan itu yang membuat Becca merasa tidak nyaman.


Aby yang mendengarkan kata yang keluar dari mulut istrinya,


berkata. “Aku juga sangat mencintaimu sayang, sangat.” Kembali menciumi


dahi  istrinya.


Setelah sampai di depan pintu utama rumah mewah keluarga


Becca, Aby keluar dari mobil. Namun sebelum Ia keluar, Aby berkata pada


istrinya. “Kamu jangan keluar dulu ya sayang, biar aku yang membawamu masuk ke


dalam rumah.” Setelah mengatakan itu Aby keluar dari mobil, lalu berjalan ke


arah pintu mobil yang satunya. Untuk mengankat tubuh istrinya masuk ke dalam


rumah.


Becca hanya terdiam setelah berada di dalam gendongan


suaminya, melihat itu Aby merasa sedikit resah, karna Ia takut Becca akan terus


memikirkan pertemuannya hari ini dengan Sameera dan itu sangat berpengaruh


buruk dengan janin yang ada dalam kandungannya.


Untuk membuatistrinya tak memikirkan pertemuan tadi Aby


memikirkan ide, untuk membuat istrinya tertawa. Sambil membawa istrinya masuk


ke dalam rumah, Aby mulai mencari ide yang akan membuat istrinya tersenyum. Namun


apalah daya Aby, dirinya sendiri tak menemukan ide itu. Higga akhirnya Aby


menggigit telinga Becca.


“Aucc, sayang sakit.” Meringgis sambil memegan telinga.


“Kamu kenpa sayang? Hemm,” mengelus hidung Becca dengan


hidungnya “Apa ada sesuatu yang tengah kamu fikirkan?”


Mendengar pertanyaan suaminya, Becca bukannya menjawab. Namun


malah menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya. Dan itu membuat Aby


kembali bertanya lagi padanya.


“Sayang, apa ada sesuatu?”menghujani wajah Becca dengan


ciuman.


Mendapat ciuman seperti itu, Becca pun berkata. “Ah, sayang,


aku tak memikirkan apa-apa. Aku hanya merasa sangat lelah.” Setelah mengatakan


itu Becca kembali menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya.


Setelah sampai di dalam kamar, Aby merebahkan tubuh istrinya


di atas tempat tidur. Namun yang di rebahkan di atas tempat tidur, malah

__ADS_1


beranjak, berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Melihat tingkah istrinya Aby pun


berjalan mengikuti langkah kaki istrinya masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah berada di dalam kamar mandi. Becca menyalahkan air


di shower, lalu mengisis bak mandi, setelah bak mandi penuh dengan santainya


Becca menanggalkan semua pakaiannya, lalu masuk ke dalam bak mandi.


Aby yang melihat istrinya membuka seluruh pakaiannya


tersenyum. Tampa berfikir, tampa bertanya Aby ikut menanggalkan seluruh


pakaiannya, lalu ikut masuk ke dalam bak mandi.


Becca yang melihat suaminya ikut masuk ke dalam bak mandi,


hanya melihatnya dengan santai. Sementara Aby yang telah barada di dalam bak


mandi, tersenyum sambil menaikkan tubuh Becca di atas pengkuannya. Aby menarik


pelan kepala Becca agar bersandar di dadanya.


Melihat semua yang di lakukan suaminya Becca hanya terdiam,


mengikuti yang Aby inginkan. Hampir dua puluh menit, Becca berada di dalam


pangkuan suaminya dan selama itu pula Aby melakukan semua yang Ia inginkan.


Mulai dari menggosok belakang Becca, memegan semua yan Ia


sukai, hingga membuat Becca meringgis, karna Aby membuat setempel kepemilikan


di bagian belakang istrinya.


Merasa kesakitan dengan apa yang tengah Aby lakukan padanya,


Becca pun berkata. “Aoo, Aby.” Meringgis “Hentikan.” Memukul pelan paha Aby.


tubuhnya. Dan itu membuat Becca berda di bawah tubuh Aby. Dan posisi saat ini


Becca yang tengah bersandar di bagian pinggir Bak mandi.


Setelah berada di atas tubuh istrinya. Aby memulai yang Ia


ingin lakukan, Aby mulai mengecup lembut bibir istrinya, dan Becca pun membalas


kecupan lembut itu. Hingga bibir Aby menyentuh setiap inci tubuh istrinya. Setelah


merasa cukup berada di dalam kamar mandi, Aby mengankat tubuh istrinya keluar


dari kamar mandi, lalu menuju arah tempat tidur. Di atas tempat tidur Aby


kembali melanjutkan yang Ia ingin lakukan.


Karna menurut Aby bercinta dengan istrinya, akan membuat


istrinya terhindar dari segala fikiran-fikiran yang menurut Aby yang akan


membuat istrinya stres. Iya itulah yang ada di fikiran Aby sebelum bercinta


dengan istrinya. Karna melihat Becca cuman terdiam, dan itu membuat Aby semakin


bersemangat ingin melakukannya dengan istrinya.


Cukup lama Aby bercinta dengan istrinya, bahkan Aby merasa,


semakin bersemangat ketika Becca mengimbangi semua yang Ia Lakukan.


Setelah seleai dengan ritual malamnya. Aby menarik selimut


untuk menyelimuti seluruh bagian tubuh istrinya yang terlihat polos. Aby tersenyum

__ADS_1


melihat wajah istrinya yang terlihat sangat lelah. Aby merebahkan tubuhnya di


sampin istrinya, lalu menarik tubuh Becca masuk ke dalam pelukannya, kemudian


mengecup lembut dahi Becca. Hingga akhirnya ikut terlelap hingga pagi.


Pagi-pagi sekali Aby terbangun, lalu bersiap untuk ke kantor,


karna pagi ini, Ia akan mulai mengurus perusahaan Ayah mertuanya yang tengah


mengalami kebangkrutan. Setelah selesai bersiap, Aby melihat ke arah tempat


tidur. Aby tersenyum ketika melihat istrinya masih setia berdamai dengan


mimpinya. Aby berjalan mendekat ke arah tempat tidur, lalu mengelus lembut


wajah Becca, kemudian mencium kenin istrinya.


Mendapat sentuhan di bagian wajahnya dan juga dahinya. Becca


membuka matanya secara perlahan, lalu menatap wajah yang tengah mengelus lembut


wajahnya.


“Sayang.” Bangun lalu duduk di atas tempat tidur, Becca


merntangkang kedua tangannya agar seluruh otot-otot tubuhnya agar tidak kaku. Lalu


kembali melihat ke arah Aby yang kini tengah tersenyum hangat melihat ke


arahnya. “Sayang kamu mau kemana?” berkata pelan sambil merentangkan kedua


tangannya, agar Aby mendekat, lalu memeluknya.


Melihat istrinya merentangkan tangan Aby mendekat, lalu


duduk di pinggir tempat tidur. Aby membalas pelukan istrinya sambil tersenyum.


Setelah berada dalam pelukan, suaminya Becca kembali


berkata. “Sayang kamu mau kemana pagi-pagi?” berkata pelan dan manja.


Mendengar pertanyaan istrinya. Aby menarik pelan hidung


istrinya, lalu berkata. “Sayang, apa kamu lupa?” menatap wajah istrinya “Mulai hari


ini aku akan mengurus perusahaan Daddy yang tengah mengalami kebangkrutan. Kamu


doain, ya, sayang, semoga aku bisa segera menyelsaikan tantangan yang


tengah Daddy berikan padaku. Agar aku bisa segera membawamu pulang ke Indonesia,


pulang ke rumah kita.” Setelah mengatakan itu Aby memeluk erat tubuh istrinya.


Becca yang mendengar semua ucapan suaminya berkata. “Amin,


semoga semuanya cepat selesai.” Membalas pelukan suaminya.


“Sayang, sekarang kamu bangun, lalu mandi.” Melepas pelukan “Seteleah


itu kita turun sarapan bersama.” Setelah mengatakan itu. Aby berangjak dari


duduknya lalu berjalan ke arah sopa, lalu memasukkan semua dokument ke dalam


tas yang akan Ia bawa ke kantor.


*


*


*


Alhamdulillah para Readerku, akhirnya aku bisa Up lagi hari

__ADS_1


ini.


__ADS_2