Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 47


__ADS_3

Aby dan Becca pun menaiki mobil yang sama. Sementara Arlin masih berada di dalan Cafe sambil menikmati makananya yang tersisa. Arlin melamun sambil memikirkan nasipnya ke depan.


"Ya, Tuhan, apa yang harus ku lakukan dengan ini?, aku tak tau bagaimana caraku menghadapinya, aku bingun, apakah aku harus melakukannya atau tidak."


Sementara di tempat lain. Becca dan Aby pulang bersama. Becca tak berenti bercerita tentang hari pertamanya di kampusnya bahkan Becca juga bercerita soal Arka dan Arlin.


"Aby, kamu tau tidak?, di kampus tadi seorang pemuda mendekatiku, bahkan sampai mengekor menuju kantin kampus dan ikut makan bersama kami berdua."


"Makan berdua dengan siapa?," ucap Aby sedikit kesal setelah mendengar cerita Becca, kalau di kampus seorang pemuda sedang mendekatinya.


"Arlin," ucap Becca singkat sambil melihat ke arah Aby. Melihat wajah Aby berubah murung Becca pun melanjutkan ceritanya karna ingin melihat ekspresi wajah Aby kalau sedang marah,kesal atau pun cemburu.


"Apa, kamu juga tau?, dia mengajakku pulang bersama dan malam minggu nanti dia juga ingi mengajakku keluar diner bersama."


Mendengar itu semua keluar dari mulut Becca. Aby tiba -tiba memberentikan mobilnya dan itu membuat kepala Becca terbentur di bagasi kecil dalam mobil.

__ADS_1


"Auu, Aby, pelan -pelan," ucap Becca sambil memegan dahinya yang kini sedang mengeluarkan darah.


Melihat dahi Becca berdarah. Aby pun panik dan langsung berkata.


"Forgive me, i'm really sorry(maafkan aku,aku sungguh minta maaf)."


Aby dengan segera mengeluarkan obat p3k dari dalam bagasi kecil yang ada di dalam mobilnya. Kemudian perlahan mengolesi salep lalu menempelkan plesterin di dahi Becca. Mendapat perlakuan seperti itu. Becca tersenyum sambil melihat ke arah Aby. Sementara Aby masih terlihat panik.


"Sorry, are there any sick people?(maaf, apa masih ada yang sakit?."


"Do we nedd to go to the hopsital (apa perlu kita ke rumah sakit?)."


"No nedd, i m fine (tak perlu,aku baik -baik saja)."


Setelah mendengarkan ucapan Becca,Aby menghembuskan nafasnya pelan kemudian membuangnya kembali. Hepp, hummm. Lalu kembali melajukan mobilnya menuju Apartmesnya.

__ADS_1


Sesampai di parkiran Apartmensnya.Aby membuka pintu mobilnya lalu berlari keluar menuju pintun mobil yang satunya untuk membukakan pintu mobil untuk Becca.


"Terimah kasih Aby."


Kata Becca sambil ke luar dari dalam mobilnya. Becca pun berjalan berdampingan dengan Aby masuk ke dalam Apartmensnya. Sesampai di depan puntu dengan segera Aby membuka pintu Apartmesnya.


Aby pun masuk di ikuti oleh Becca di belakangnya. Becca langsung berjalan masuk ke dalam kamarnya karna merasa kepalanya agak sedikit sakit. Sementara Aby masuk ke dalam kamarnya untuk mengambilkan obat penghilang nyeri,untuk Becca. Setelah menemukan obat,Aby kembali berjalan menuju arah kamar Becca.


Tok, tok, tok, suara pintu kamar Becca Aby ketuk.


"Masuk sahut Becca dari dalam."


Aby pun memutar knop pintu kamar Becca kemudian masuk.


"Ini, obatnya kamu makan dulu lalu istirahat," ucap Aby menyerahkan obat pada Becca. Becca pun mengambil obat pemberian Aby dan langsung meminumnya. Setelah itu Becca merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

__ADS_1


"Istirahatlah, jika kamu memerlukan sesuatu. Kamu tinggal memanggilku," ucap Aby sambil memperbaiki selimut Becca.


__ADS_2