Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.171


__ADS_3

Dengan senyuman Abdy membuka pintu kamar kakaknya, karna ia


tau yang sebenarnya, melihat kepanikan yang terlihat di wajah Aby, Abdy pun


berkata.


“Emang enak dikerjain sama Bini sendiri?” berkata pelan


“Rasain  kamu Bos, pengen lihat seberapa


paniknya dirimu, setelah jam sepuluh malam kakak ipar belum pulang juga.”


Abdy berjalan ke arah kamar Lisa, bukannya untuk mencari


Lisa, melainkan mengambil pakaian ganti untuk Lisa.


Aby yang masuk ke dalam kamar yang di tempati Lisa menginap,


bingun melihat Abdy yang tidak mencari keberadaan pacarnya, justru ia tengan


sibuk, melihat cela-cela pakaian Lisa.


Aby yan melihat itu berkata. “Dy, kamu cari apa?” Aby mengatakan


itu ketika ia telah berada di belakan Abdy. Dan itu membuat Abdy terkejut.


Dengan perasaan gugup Abdy menjawab ucapan kakaknya.


“A---aku mencari Lisa Bos.” Abdy mengatakan itu sambil mencari di bagian


lipatan baju Lisa.


“Apa!” bingun melihat tingkah Abdy yang mencari keberadaan


Lisa di bagian lipatan baju “Kamu sudah gila ya? Mencari Lisa di dalam lipatan


baju. Memang kamu pikir Lisa itu buku yang bisa tersedip di bagian lipatan


baju? Dy,Dy.” Menegeleng-gelengkan kepala “Aku sudah bingun mencari keberadaan


kakak iparmu dan juga Lisa, di tambah kamu juga membuat aku tambah bingun.”


Setelah mengatakan itu Aby berjalan keluar dari dalam kamar


yang di tempati Abdy yang tengah bersikap aneh menurutnya.


“Kenapa semuanya terlihat aneh, Becca dan Lisa tidak ada di


rumah secara bersamaan, aku telpon hape Mama, ingin menanyakan apa Becca ada di


sana, namun hapenya tidak aktip, hape Becca dan Lisa pun tidak ada yang aktip


dan melihat tingkah Abdy yang aneh membuatku berpikir sepertinya ada yang


mereka sembunyikan dariku. Tapi apa yang mereka sembunyikan?” bingun dengan


pemikiran sendiri.


Abdy keluar dari dalam kamar Lisa dengan menggunakan jaket


besar dan itu membuat Aby bertanya kepadanay.


“Kamu mau kemana?” melihat ke arah Abdy yang kini tengah


menerima telpon dari seseoranga.


“Mau, menghadiri acara teman Bos.” Berkata santai “Memangnya


kenapa?” Abdy melihat ke ara wajah Aby yang terlihat panik.


“Kamu seenaknya ingin menghadiri acara teman kamu! Apa kamu


tidak merasa khawatir dengan Lisa dan kakak ipar kamu yang tidak ada di


rumahnya? Mha.” Aby terlihat kesal melihat ke arah adiknya yang terlihat santai


dan tidak sedikippun merasa khwatir dengan ketidak adaan Lisa dan istrinya di


apartemennya.


“Mungkin kakak ipar ke rumah Lisa bos, atau jalan-jalan.”


“Jalan-jalan! di jam seperti ini! Kemana mereka berdua


jalan-jalan tampa meminta izin denganku,bahkan mereka berdua sengaja mematikan


hapenya.” Aby kembali menghubungi nomor Becca dan Lisa yang tidak aktip-aktip.


“Ah”kesal “Kemana mereka pergi di jam seperti ini?”


“Dy, kasi aku alamat rumah orang tua Lisa. Aku akan mencari


mereka ke sana. Dan aku akan memberi hukuman kepada mereka berdu karna telah


meninggalkan rumah tampa memberitahuku, dan bahkan mereka sengaja mematikan


hapenya. Awas! Mereka berdua akan merasakan mempertanggun jawabkan ini


semua.”dengan nada datarnya Aby mengatakan itu.


Dan itu membuat Abdy tersenyum tipis karna melihat wajah Aby


yang terlihat sangat kesal, melihat itu Abdy pun berkata.


“Bos, bagaiman kalau mereka berdua tidak ada di rumah orang


tua Lisa? Dan apa yang akan bos lakukan? kalau bos mengetahui kalau saat ini


Kakak ipar berada di club malam, dengan mengenakan pakaian yang seksi?”


Abdy sengaja mengatakan itu agar kakaknya terbawa emosi,


karna ia sengaja ingin membuat Aby marah dan kesal, meningat malam ini adalah


malam ulan tahun kakaknya.


“Dan apa yang akan kamu lakukan? jika kamu juga mengetahui


Lisa juga melakukan hal itu? Hem” Aby balik bertanya dan itu membuat Abdy


tersenyum sambil menggaruk kepalanya.


“Ya, aku akan menegurnya dan mengatakan jangan pernah


mengulanginya lagi.”


“Cuman itu yang akan kamu katakan dan lakukan padanya?”


“Terus” bingun “Aku harus melakukan apa?”


“Kalau sampai kakak iparmu melakukan hal itu, ingat tidak


ingat, aku akan mengikatnya di atas tempat tidur dan melakukan yang harus


kulakukan, agar ia jera dan tidak melakukan hal itu lagi.”


Abdy yang mendengar ucapan kakanya terkejut karna ia tidak


menyangka kakaknya akan mengatakan hal itu, hal yang akan membuat kakak iparnya


tertawa ketika ia mengatakannya sebentar.


Abdy mulai memberikan alamat rumah orang tua Lisa kepada


kakaknya. Aby yang menerima alamat tersebut dengan segera meluncur, semenatar


Abdy kembali ke rumah mewah milik kakak iparnya, di mana seluruh anggota


keluarganya tengah berkumpul saat ini.


Jam telah menunjukkan pukul 11.30 malam itu berarti 30 menit

__ADS_1


lagi, acara ulan tahun Aby akan segera di laksanakan, Abdy yang baru saja


sampai di rumah kakak iparnya tidak berhenti tersenyum.


Becca yang melihat adik iparnya masuk ke dalam rumahnya


sambil tersenyum, berjalan mendekat ke arahnya sambil berkata.


“Bagaimana Dy? Apa yang di lakukan suamiku, setelah melihatku


tidak ada di rumah di jam seperti ini?”


Becca merasa sangat penasaran dengan apa yang di lakukan


suaminya, di apartemennya, karna mengingat semua sikap posesif Aby yang tidak


menginginkan istrinya keluar rumah tampanya. Apalagi di saat ini Becca keluar


rumah tampa memberitahukan suaminya.


“Aku tidak bisa menjelaskan kakak ipar, yang jelasnya marah


dan kesal kini sangat terlihat di wajah kakak.” Abdy mengatakan semuanya yang


dia lihat. “Apa kakak ipar tau? apa kata kakak, ia akan menghukummu jika ia


menemukanmu dengan Lisa, karna aku mengatakan sesuatu yang membuatnya merasa


sangat kesal.”


Abdy mulai mengatakan semua yang di katakan Aby kepadanya,


dan bahkan soal hukuman yang akan ia kasi untuk Becca. Dan itu membuat Becca


membulatkan matanya tersenyum.


“Kita lihat saja nanti” tersenyum “Siapa dan siapa yang akan


mendapat hukuman itu.”


Setelah mengatakan itu Becca mengeluarkan hapenya dari dalam


kanton celananya dan mulai mengaptikan hapenya karna dari tadi yang Becca


aktipkan adalah mode pesawat mode di mana tidak akan ada yang bisa


menghubunginya.


Hape Becca sudah aktip, ada banyak pesan dari Aby yang


masuk, dan semua isi pesan yang Aby kirim ke nomor istrinya.


“Sayang,kamu di mana?”


“Awas kamu ya, pergi dari rumah tidak bilang-bilang?”


“Sayang aktipkan telponmu.”


“Kalau kamu masih tidak mengankat telponku? Bersiaplah! Aku


akan menghukummu!”


Itulah semua pesan yang Aby kirim ke nomor istrinya dan


Becca yang membaca semua itu tersenyum senang.


“Uwu. Takut!” setelah mengatakan itu Becca tertawa melebar.


Dan setelah beberapa saat hapenya bedering, dan nama yang


tertera di layar hapenya adalah nama suaminya. Becca pun memperlihatkan kepada


Abdy.


Husband caling...


“Lihatlah Dy, kakak kamu menelponku. Aku jawab ya, hussss,


keluarganya yang tengah berkumpul di ruangan tamu.


Melihat seluruh anggota keluarganya, mengangukkan kepalanya,


Becca mulai mengankat telponnya, dan mulai berakting penuh drama quen


“Aby, tolong aku! Aku sedang di sekap di sebuah rumah


kosong! Dan aku tidak tau dimana ini.” Becca mengedipkan matanya kepada Abdy


ketika mengatakan itu kepada Aby dari balik telpon.


Aby yang mendengar suara istrinya dari balik telpon, meminta


tolong dengan segera berkata. “Kamu jangan takut ya sayang, tenang-tenang,


sekarang kamu kirim lokasi kamu sekarang ya sayang, jangan takut aku akan


segera datang untuk menjeputmu.”


Becca menyalakan pengeras suara hapenya ketika Aby


mengucapkan kata-katanya, dan seluruh anggota keluarganya yang mendengar ucapan


Aby tersenyum.


Aby yang tadinya ingin kerumah orang tua Lisa kini berblik


arah, dan mulai mengikuti arah lokasi yang di kirim oleh istrinya. Dengan


perasaan  cemas dan takut, takut terjadi


sesuatu yang buruk lagi dengan istrinya, Aby melajukan mobilnya menuju arah


yang dikirim oleh istrinya.


Aby mematikan mesin mobilnya ketika sampai di depan sebuah


rumah mewah yang memiliki pagar setinggi dua atau tiga meter. Aby turun dari


mobilnya, lalu melihat ke arah rumah mewah yang kini terhalang oleh pagar yang


setinggi dua meter lebih itu.


“Apa ini alamatnya?” melihatlokasi yang ada di layar


hapenya, lalu melihat masuk ke arah rumah mewah yang ada di hadapannya “Tapi


kenapa semua lampu di dalam rumah itu mati? Ah mungkin para penjahat itu


sengaja mematikan lampunya agar ia tidak di ketahui kalau ia telah menculik


seseorang. Dan semoga mereka tidak melakukan hal yang buruk dengan istriku.”


Aby yang merasa takut terjadi sesuatu yang buruk terhadapa


istrinya, mencari cara agar ia bisa melewati pintu pagar rumah mewah tersebut,


Aby mulai berjalan ke kiri dan ke kanan untuk mencari cara agar ia bisa


melewati pinti pagar tersebut tampa di ketahui oleh siapapun.


Semenatara seluruh anggota keluarga tertawa melihat tingkah


Aby dari camera CCTV yang sudah anak buah Hamish pasang di atas pintu  gerban masuk masuk ke dalam rumahnya. Hamish segaja


memasang camera tersebut demi keamanan Putri dan Menantunya, karna ia ingin


memastikan keselamatan putri dan menantunya.


Aby yang merasa bingun karna tidak menemukan jalan untuk


masuk ke dalam rumah tersebut, memegan pagar, dan tampa ia ketahui ternyata pintu

__ADS_1


pagarnya tidak terkunci.


Pelan-pelan Aby membuka pintu, lalu berlari pelan menelusuri


taman yang begitu sangat luas di halamam rumah mewah tersebut, hingga sampai di


depan pintu utama, Aby melihat ke kiri dan ke kanan, setelah merasa aman Aby


mendorong pintu dan ternyata pintu utama rumah mewah tersebut tidak terkunci,


Aby mulai menyelinap masuk, sambil memperhatikan ruangan yang ia tempati


berdiri saat ini terlihat sangat gelap.


“Kemana mereka mengunci istriku?” Aby berkata pelan sambil


melihat sekeliling.


Dan tiba-tiba sebuah alaran jam raksasa yang ada di dalam


ruangan itu berbunyi dengan bengitu sangat nyaringnya dan itu membuat merasa


sangat terkejut.


Tong, tong, tong.


“Heu.”


Aby terkejut melihat ke arah jam tersebut yang telah


menunjukkan pukul 12 malam tepat. Dan di tempat gelap itu pula Becca berjalan


mendekat ke arah Aby dengan membawa kue yang di penuhi lilin kecil di atasnya  dan tidak lupa Becca mengatakan kata-kat


romantis untuk Aby suaminya.


Becca mulai melangkah berjalan ke arah Aby  dengan senyuman ceria yang terlihat di


bibirnya meskipun hanya di terangi oleh cahaya lililn yang ada di atas kue


yang  ada di tangannya  saat ini.


Selamat Ulan Tahun suamiku tersayang.


Di hari ini...


Di hari yang sangat penting untukmu, hari yang sangta special bertambahnya usiamu.


*Dan bertambahnya kedewasaanmu, menjadi lebih baik di setiap harinya, *


takkan pernah berhenti harapan dan Doaku, selalu kupanjatkan yang terbaik untukmu.


untuk selalu menjadi Imam yang selalu menemani keluarga kecil kita.


Untukmu suamiku...


Semoga dirimu selalu di berikan kebehagian, di panjangkan usiamu, dan di berikan rejeki


dan segala keinginanmu, semoga cta-citamu tercapai.


Maafkan aku, bila belum dapat memberikan yang terbaik untukmu, dan segala kekuranganku, hanya ini yang dapat ku berikan.


Dan ku ucapkan terimaksih, karna telah mencintaiku sepenuh hatimu, dan menerima segala kekuranganku.


dan atas segala cinta dan kasih sayangmu selama ini,yang kamu berikan untuk keluarga kecil kita.


Selamat Ulang Tahun Suamiku tersayang, Aku Mencintaimu Untuk Selamanya.


Becca meneteskan air mata dengan senyuman terus ia


sunggingkang di bibirnya, setelah berdiri di hadapan suaminya.


“Selamat Ulang Tahun suamiku. Aku Mencintaimu”


Aby yang melihat istrinya berdiri di hadapannya merasa


sangat senang dan bagagia, senang dengan semua kejutan yang Becca berikan untuknya.


Bahkan saat ini Aby memegan wajah istrinya lalu mengecup lembut dahi istrinya


dan tidak menyadari kalau lilin yang ada di atas kue yang di pegan Becca saat


ini hampir saja membakar siku kemejanya, kalau saja Becca tidak menurunkannya


saat ini.


“aku juga Mencintaimu sayang.”


Aby mengatakan itu setelah mengecup lembut dahi istrinya,


dan lampu seketika menyalah dan memperlihatkan seluru anggota keluarganya


tengah bertepuk tangan berjalan ke arah mereka brdua dengan menyanykan lagu


selamat ulang tahun kepada Aby.


Di dalam rumah mewah yang Aby tempati saat ini sangat ramai


dan meriah meskipun hanya di hadiri oleh seluruh anggota keluargannya.


“Ini? Semua?” melihat ke arah istrinya yang kini tersenyum


bahagia melihat ke arahnya.


“Iya, kami semua yang.”


“Dan yang memiliki ide istrimu.” Hamish menepuk pelan bahu


Aby ketika mengatakan itu.


“Apa!” terkejut sekaligus bingun, karna setaunya Becca masi


amnesia “Bagaimana mungkin? Istriku kan masih amnesia, bagaimana bisa ia


mengingat semuanya.”


Setelah mengatakan itu, Aby kembali melihat ke arah istrinya


yang kini tidak berhenti tersenyum bahagia melihat ke arahnya.


“jangan-jangan kamu sudah mengingat semuanya.” Menatap wajah


isrtinya yang terlihat sangat bahagi.


Becca tidak menjawab pertanyaan suaminya, ia hanya


mengangukkan kepalanya sambil meneteskan air mata.


Aby yang melihat anggukan istrinya, mengerti kalau saat ini


Becca telah mengingat semuanya.


“Astaga, benarkah ini sayang?” memeluk tampa memperdulikan


kue yang ada di tangan istrinya.


Lisa yang melihat itu dengan segera mengambil kue yang ada


di tangan Becca lalu meletakkannya di atas meja.


“Iya, By, aku sudah mengingat semuanya.” Becca membalas


pelukan Aby dan mereka berdua berpelukan sangat lama, melupakan dengan anggota


keluarga yang lainnya.


“Sudah Bos, nanti di lanjutkan berpelukannya, karna lilinnya


minta di tiup nanti keburu meleleh dikuenya.” Abdy menepuk pelan bahu Aby dan itu


membuat Aby tersadar kalau saat ini seluruh anggota keluarganya tengah melihat

__ADS_1


ke arahnya.


__ADS_2