
Dengan senyuman Abdy membuka pintu kamar kakaknya, karna ia
tau yang sebenarnya, melihat kepanikan yang terlihat di wajah Aby, Abdy pun
berkata.
“Emang enak dikerjain sama Bini sendiri?” berkata pelan
“Rasain kamu Bos, pengen lihat seberapa
paniknya dirimu, setelah jam sepuluh malam kakak ipar belum pulang juga.”
Abdy berjalan ke arah kamar Lisa, bukannya untuk mencari
Lisa, melainkan mengambil pakaian ganti untuk Lisa.
Aby yang masuk ke dalam kamar yang di tempati Lisa menginap,
bingun melihat Abdy yang tidak mencari keberadaan pacarnya, justru ia tengan
sibuk, melihat cela-cela pakaian Lisa.
Aby yan melihat itu berkata. “Dy, kamu cari apa?” Aby mengatakan
itu ketika ia telah berada di belakan Abdy. Dan itu membuat Abdy terkejut.
Dengan perasaan gugup Abdy menjawab ucapan kakaknya.
“A---aku mencari Lisa Bos.” Abdy mengatakan itu sambil mencari di bagian
lipatan baju Lisa.
“Apa!” bingun melihat tingkah Abdy yang mencari keberadaan
Lisa di bagian lipatan baju “Kamu sudah gila ya? Mencari Lisa di dalam lipatan
baju. Memang kamu pikir Lisa itu buku yang bisa tersedip di bagian lipatan
baju? Dy,Dy.” Menegeleng-gelengkan kepala “Aku sudah bingun mencari keberadaan
kakak iparmu dan juga Lisa, di tambah kamu juga membuat aku tambah bingun.”
Setelah mengatakan itu Aby berjalan keluar dari dalam kamar
yang di tempati Abdy yang tengah bersikap aneh menurutnya.
“Kenapa semuanya terlihat aneh, Becca dan Lisa tidak ada di
rumah secara bersamaan, aku telpon hape Mama, ingin menanyakan apa Becca ada di
sana, namun hapenya tidak aktip, hape Becca dan Lisa pun tidak ada yang aktip
dan melihat tingkah Abdy yang aneh membuatku berpikir sepertinya ada yang
mereka sembunyikan dariku. Tapi apa yang mereka sembunyikan?” bingun dengan
pemikiran sendiri.
Abdy keluar dari dalam kamar Lisa dengan menggunakan jaket
besar dan itu membuat Aby bertanya kepadanay.
“Kamu mau kemana?” melihat ke arah Abdy yang kini tengah
menerima telpon dari seseoranga.
“Mau, menghadiri acara teman Bos.” Berkata santai “Memangnya
kenapa?” Abdy melihat ke ara wajah Aby yang terlihat panik.
“Kamu seenaknya ingin menghadiri acara teman kamu! Apa kamu
tidak merasa khawatir dengan Lisa dan kakak ipar kamu yang tidak ada di
rumahnya? Mha.” Aby terlihat kesal melihat ke arah adiknya yang terlihat santai
dan tidak sedikippun merasa khwatir dengan ketidak adaan Lisa dan istrinya di
apartemennya.
“Mungkin kakak ipar ke rumah Lisa bos, atau jalan-jalan.”
“Jalan-jalan! di jam seperti ini! Kemana mereka berdua
jalan-jalan tampa meminta izin denganku,bahkan mereka berdua sengaja mematikan
hapenya.” Aby kembali menghubungi nomor Becca dan Lisa yang tidak aktip-aktip.
“Ah”kesal “Kemana mereka pergi di jam seperti ini?”
“Dy, kasi aku alamat rumah orang tua Lisa. Aku akan mencari
mereka ke sana. Dan aku akan memberi hukuman kepada mereka berdu karna telah
meninggalkan rumah tampa memberitahuku, dan bahkan mereka sengaja mematikan
hapenya. Awas! Mereka berdua akan merasakan mempertanggun jawabkan ini
semua.”dengan nada datarnya Aby mengatakan itu.
Dan itu membuat Abdy tersenyum tipis karna melihat wajah Aby
yang terlihat sangat kesal, melihat itu Abdy pun berkata.
“Bos, bagaiman kalau mereka berdua tidak ada di rumah orang
tua Lisa? Dan apa yang akan bos lakukan? kalau bos mengetahui kalau saat ini
Kakak ipar berada di club malam, dengan mengenakan pakaian yang seksi?”
Abdy sengaja mengatakan itu agar kakaknya terbawa emosi,
karna ia sengaja ingin membuat Aby marah dan kesal, meningat malam ini adalah
malam ulan tahun kakaknya.
“Dan apa yang akan kamu lakukan? jika kamu juga mengetahui
Lisa juga melakukan hal itu? Hem” Aby balik bertanya dan itu membuat Abdy
tersenyum sambil menggaruk kepalanya.
“Ya, aku akan menegurnya dan mengatakan jangan pernah
mengulanginya lagi.”
“Cuman itu yang akan kamu katakan dan lakukan padanya?”
“Terus” bingun “Aku harus melakukan apa?”
“Kalau sampai kakak iparmu melakukan hal itu, ingat tidak
ingat, aku akan mengikatnya di atas tempat tidur dan melakukan yang harus
kulakukan, agar ia jera dan tidak melakukan hal itu lagi.”
Abdy yang mendengar ucapan kakanya terkejut karna ia tidak
menyangka kakaknya akan mengatakan hal itu, hal yang akan membuat kakak iparnya
tertawa ketika ia mengatakannya sebentar.
Abdy mulai memberikan alamat rumah orang tua Lisa kepada
kakaknya. Aby yang menerima alamat tersebut dengan segera meluncur, semenatar
Abdy kembali ke rumah mewah milik kakak iparnya, di mana seluruh anggota
keluarganya tengah berkumpul saat ini.
Jam telah menunjukkan pukul 11.30 malam itu berarti 30 menit
__ADS_1
lagi, acara ulan tahun Aby akan segera di laksanakan, Abdy yang baru saja
sampai di rumah kakak iparnya tidak berhenti tersenyum.
Becca yang melihat adik iparnya masuk ke dalam rumahnya
sambil tersenyum, berjalan mendekat ke arahnya sambil berkata.
“Bagaimana Dy? Apa yang di lakukan suamiku, setelah melihatku
tidak ada di rumah di jam seperti ini?”
Becca merasa sangat penasaran dengan apa yang di lakukan
suaminya, di apartemennya, karna mengingat semua sikap posesif Aby yang tidak
menginginkan istrinya keluar rumah tampanya. Apalagi di saat ini Becca keluar
rumah tampa memberitahukan suaminya.
“Aku tidak bisa menjelaskan kakak ipar, yang jelasnya marah
dan kesal kini sangat terlihat di wajah kakak.” Abdy mengatakan semuanya yang
dia lihat. “Apa kakak ipar tau? apa kata kakak, ia akan menghukummu jika ia
menemukanmu dengan Lisa, karna aku mengatakan sesuatu yang membuatnya merasa
sangat kesal.”
Abdy mulai mengatakan semua yang di katakan Aby kepadanya,
dan bahkan soal hukuman yang akan ia kasi untuk Becca. Dan itu membuat Becca
membulatkan matanya tersenyum.
“Kita lihat saja nanti” tersenyum “Siapa dan siapa yang akan
mendapat hukuman itu.”
Setelah mengatakan itu Becca mengeluarkan hapenya dari dalam
kanton celananya dan mulai mengaptikan hapenya karna dari tadi yang Becca
aktipkan adalah mode pesawat mode di mana tidak akan ada yang bisa
menghubunginya.
Hape Becca sudah aktip, ada banyak pesan dari Aby yang
masuk, dan semua isi pesan yang Aby kirim ke nomor istrinya.
“Sayang,kamu di mana?”
“Awas kamu ya, pergi dari rumah tidak bilang-bilang?”
“Sayang aktipkan telponmu.”
“Kalau kamu masih tidak mengankat telponku? Bersiaplah! Aku
akan menghukummu!”
Itulah semua pesan yang Aby kirim ke nomor istrinya dan
Becca yang membaca semua itu tersenyum senang.
“Uwu. Takut!” setelah mengatakan itu Becca tertawa melebar.
Dan setelah beberapa saat hapenya bedering, dan nama yang
tertera di layar hapenya adalah nama suaminya. Becca pun memperlihatkan kepada
Abdy.
Husband caling...
“Lihatlah Dy, kakak kamu menelponku. Aku jawab ya, hussss,
keluarganya yang tengah berkumpul di ruangan tamu.
Melihat seluruh anggota keluarganya, mengangukkan kepalanya,
Becca mulai mengankat telponnya, dan mulai berakting penuh drama quen
“Aby, tolong aku! Aku sedang di sekap di sebuah rumah
kosong! Dan aku tidak tau dimana ini.” Becca mengedipkan matanya kepada Abdy
ketika mengatakan itu kepada Aby dari balik telpon.
Aby yang mendengar suara istrinya dari balik telpon, meminta
tolong dengan segera berkata. “Kamu jangan takut ya sayang, tenang-tenang,
sekarang kamu kirim lokasi kamu sekarang ya sayang, jangan takut aku akan
segera datang untuk menjeputmu.”
Becca menyalakan pengeras suara hapenya ketika Aby
mengucapkan kata-katanya, dan seluruh anggota keluarganya yang mendengar ucapan
Aby tersenyum.
Aby yang tadinya ingin kerumah orang tua Lisa kini berblik
arah, dan mulai mengikuti arah lokasi yang di kirim oleh istrinya. Dengan
perasaan cemas dan takut, takut terjadi
sesuatu yang buruk lagi dengan istrinya, Aby melajukan mobilnya menuju arah
yang dikirim oleh istrinya.
Aby mematikan mesin mobilnya ketika sampai di depan sebuah
rumah mewah yang memiliki pagar setinggi dua atau tiga meter. Aby turun dari
mobilnya, lalu melihat ke arah rumah mewah yang kini terhalang oleh pagar yang
setinggi dua meter lebih itu.
“Apa ini alamatnya?” melihatlokasi yang ada di layar
hapenya, lalu melihat masuk ke arah rumah mewah yang ada di hadapannya “Tapi
kenapa semua lampu di dalam rumah itu mati? Ah mungkin para penjahat itu
sengaja mematikan lampunya agar ia tidak di ketahui kalau ia telah menculik
seseorang. Dan semoga mereka tidak melakukan hal yang buruk dengan istriku.”
Aby yang merasa takut terjadi sesuatu yang buruk terhadapa
istrinya, mencari cara agar ia bisa melewati pintu pagar rumah mewah tersebut,
Aby mulai berjalan ke kiri dan ke kanan untuk mencari cara agar ia bisa
melewati pinti pagar tersebut tampa di ketahui oleh siapapun.
Semenatara seluruh anggota keluarga tertawa melihat tingkah
Aby dari camera CCTV yang sudah anak buah Hamish pasang di atas pintu gerban masuk masuk ke dalam rumahnya. Hamish segaja
memasang camera tersebut demi keamanan Putri dan Menantunya, karna ia ingin
memastikan keselamatan putri dan menantunya.
Aby yang merasa bingun karna tidak menemukan jalan untuk
masuk ke dalam rumah tersebut, memegan pagar, dan tampa ia ketahui ternyata pintu
__ADS_1
pagarnya tidak terkunci.
Pelan-pelan Aby membuka pintu, lalu berlari pelan menelusuri
taman yang begitu sangat luas di halamam rumah mewah tersebut, hingga sampai di
depan pintu utama, Aby melihat ke kiri dan ke kanan, setelah merasa aman Aby
mendorong pintu dan ternyata pintu utama rumah mewah tersebut tidak terkunci,
Aby mulai menyelinap masuk, sambil memperhatikan ruangan yang ia tempati
berdiri saat ini terlihat sangat gelap.
“Kemana mereka mengunci istriku?” Aby berkata pelan sambil
melihat sekeliling.
Dan tiba-tiba sebuah alaran jam raksasa yang ada di dalam
ruangan itu berbunyi dengan bengitu sangat nyaringnya dan itu membuat merasa
sangat terkejut.
Tong, tong, tong.
“Heu.”
Aby terkejut melihat ke arah jam tersebut yang telah
menunjukkan pukul 12 malam tepat. Dan di tempat gelap itu pula Becca berjalan
mendekat ke arah Aby dengan membawa kue yang di penuhi lilin kecil di atasnya dan tidak lupa Becca mengatakan kata-kat
romantis untuk Aby suaminya.
Becca mulai melangkah berjalan ke arah Aby dengan senyuman ceria yang terlihat di
bibirnya meskipun hanya di terangi oleh cahaya lililn yang ada di atas kue
yang ada di tangannya saat ini.
Selamat Ulan Tahun suamiku tersayang.
Di hari ini...
Di hari yang sangat penting untukmu, hari yang sangta special bertambahnya usiamu.
*Dan bertambahnya kedewasaanmu, menjadi lebih baik di setiap harinya, *
takkan pernah berhenti harapan dan Doaku, selalu kupanjatkan yang terbaik untukmu.
untuk selalu menjadi Imam yang selalu menemani keluarga kecil kita.
Untukmu suamiku...
Semoga dirimu selalu di berikan kebehagian, di panjangkan usiamu, dan di berikan rejeki
dan segala keinginanmu, semoga cta-citamu tercapai.
Maafkan aku, bila belum dapat memberikan yang terbaik untukmu, dan segala kekuranganku, hanya ini yang dapat ku berikan.
Dan ku ucapkan terimaksih, karna telah mencintaiku sepenuh hatimu, dan menerima segala kekuranganku.
dan atas segala cinta dan kasih sayangmu selama ini,yang kamu berikan untuk keluarga kecil kita.
Selamat Ulang Tahun Suamiku tersayang, Aku Mencintaimu Untuk Selamanya.
Becca meneteskan air mata dengan senyuman terus ia
sunggingkang di bibirnya, setelah berdiri di hadapan suaminya.
“Selamat Ulang Tahun suamiku. Aku Mencintaimu”
Aby yang melihat istrinya berdiri di hadapannya merasa
sangat senang dan bagagia, senang dengan semua kejutan yang Becca berikan untuknya.
Bahkan saat ini Aby memegan wajah istrinya lalu mengecup lembut dahi istrinya
dan tidak menyadari kalau lilin yang ada di atas kue yang di pegan Becca saat
ini hampir saja membakar siku kemejanya, kalau saja Becca tidak menurunkannya
saat ini.
“aku juga Mencintaimu sayang.”
Aby mengatakan itu setelah mengecup lembut dahi istrinya,
dan lampu seketika menyalah dan memperlihatkan seluru anggota keluarganya
tengah bertepuk tangan berjalan ke arah mereka brdua dengan menyanykan lagu
selamat ulang tahun kepada Aby.
Di dalam rumah mewah yang Aby tempati saat ini sangat ramai
dan meriah meskipun hanya di hadiri oleh seluruh anggota keluargannya.
“Ini? Semua?” melihat ke arah istrinya yang kini tersenyum
bahagia melihat ke arahnya.
“Iya, kami semua yang.”
“Dan yang memiliki ide istrimu.” Hamish menepuk pelan bahu
Aby ketika mengatakan itu.
“Apa!” terkejut sekaligus bingun, karna setaunya Becca masi
amnesia “Bagaimana mungkin? Istriku kan masih amnesia, bagaimana bisa ia
mengingat semuanya.”
Setelah mengatakan itu, Aby kembali melihat ke arah istrinya
yang kini tidak berhenti tersenyum bahagia melihat ke arahnya.
“jangan-jangan kamu sudah mengingat semuanya.” Menatap wajah
isrtinya yang terlihat sangat bahagi.
Becca tidak menjawab pertanyaan suaminya, ia hanya
mengangukkan kepalanya sambil meneteskan air mata.
Aby yang melihat anggukan istrinya, mengerti kalau saat ini
Becca telah mengingat semuanya.
“Astaga, benarkah ini sayang?” memeluk tampa memperdulikan
kue yang ada di tangan istrinya.
Lisa yang melihat itu dengan segera mengambil kue yang ada
di tangan Becca lalu meletakkannya di atas meja.
“Iya, By, aku sudah mengingat semuanya.” Becca membalas
pelukan Aby dan mereka berdua berpelukan sangat lama, melupakan dengan anggota
keluarga yang lainnya.
“Sudah Bos, nanti di lanjutkan berpelukannya, karna lilinnya
minta di tiup nanti keburu meleleh dikuenya.” Abdy menepuk pelan bahu Aby dan itu
membuat Aby tersadar kalau saat ini seluruh anggota keluarganya tengah melihat
__ADS_1
ke arahnya.