
"Kamu butuh bantuan?." Pemuda itu menaikkan kecamata di kepalanya.
Arlin mendengar ucapan pemuda dari dalam mobil tersebut, membungkukkan kepalanya lalu melihat ke dalam mobil pemuda tersebut lalu berkata. "Iya, ban mobil aku kempes, dan pagi ini aku ada kelas."
Pemuda itu pun tersenyum, lalu keluar dari mobilnya, kemudian menhampiri Arlin yang kini tengah berdiri di sampin mobilnya.
"Mobilnya tinggalkan saja di sini, nanti biar orang bengkel langgananku yang mengurusnya. Dan sekarang biar aku yang mengatarmu sampai ke kampus."
Arlin yang mendengar ucapan pemuda tersebut mengangukkan kepala menyetujui apa yang di katakan pemuda tersebut. "Baik lah, Terimah kasih sebelumnya." Setelah selesai mengatakan itu, Arlin pun berjalan ke arah mobil pemuda tersebut, lalu masuk dan duduk.
Pemuda tersebut melajukan mobilnya ke arah kampus yang telah Arlin jelaskan. Setelah sampai di parkiran kampus. Arlin turun di ikuti oleh pemuda tersebut. "Terimah kasih karna telah mengantarku, oya kenalkan namaku Arlin." Arlin melihat ke arah pemuda tersebut sambil mengulurkan tangannya.
__ADS_1
Pemuda itu pun membalas uluran tangan Arlin. "Arka, namaku Arka. Aku akan menerimah terimah kasihmu jika kamu mau mengantarku ke ruangan Abk."
"Ruangan Abk, ngapain?, jangan bilang kalau kamu mahasiswa baru di kampus ini." Arlin menatap wajah Arka dengan pandangan yang sedikit menyelidiki.
Melihat pandangan itu. Arka pun tersenyum, lalu kembali berkata. "Kalau menurut kamu bagaimana?."
Tampa berkata apapun. Arlin mengajak Arka menuju ruang Abk. Setelah memasuki Area kampus semua mahasiswi yang melihat penampilan Arka yang terlihat sangat cool, berteriak girang. Bahkan salah satu di antara mereka menhampiri lalu memperkenalkan diri.
Mendengar itu Arka tersenyum senang mendapat sambutan seperti ini di kampus barunya. Arka pun memperkenalkan dirinya sekaligus memberikan nomor hapenya. Setelah selesai meladeni mahasiswa -mahasiswa cantik itu, Arka kembali melanjutkan perjalanannya menuju arah ruangan Abk. Sementara Arlin tengah sampai di depan ruangan Abk dan menunggu kedatangan Arka.
"Ini, ruangannya, dan sekarang aku kembali ke kelas dulu, kemunkinan aku dah telat ni, ok, aku pergi ya. Da, sampai ketemu lagi." Arlin pun meninggalkan Arka di hadapan. pintu ruangan Abk, lalu berlari kecil menuju arah kelasnya.
__ADS_1
Namun tampa Arlin kira, ternyata Arka sekelas dengannya, karna memiliki jurusan sama yaitu kuliah kedokteran.
Arka pun tersenyum ke arah Arlin ketika memasuki ruangan kelas yang di tempati Arlin. Bahkan Arka memilih duduk di sampin Arlin.
Waktu terus berlalu, Arka dan Arlin menjalin persahabatan yang baik. Arka terkenal di kampus itu sebagai seorang play boy. tiap akhir pekan Arka selalu menganti pasangannya.Namu Arka tetap memberi waktu pada sahabatnya Arlin. Seperti siang ini Arka mengajak Arlin makan siang di kampus.
"Arlin, makan siang di kampus yu." ajak Arka.
"Enggak ah, aku takut kena buli, dari para gadis -gadis kamu." tolak Arlin melihat ke arah Arka.
"Ayolah, kamu jangan berbicara seperti itu, mereka semua tau kalau kamu adalah sahabat terbaikku," ucap Arka memohon.
__ADS_1
"Baik lah, asal kamu bisa menjamin, aku tak akan kena buli oleh mereka." Arlin tersenyum lalu berangjak dari tempat dudukmya lalu berjalan bersama Arka menuju arah kantin.