Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 50


__ADS_3

Becca pun duduk lalu mulai makan bubur buatan Aby. Walaupun Becca tak suka makan bubur. Namun Becca memakannya hingga habis, karna tak ingin menyingun perasaan Aby.


"Udah habis," ucap Becca sambil tersenyum manis melihat ke arah Aby. Melihat itu Aby pun memberikan obat pada Becca.


"Makan juga obatnya."


"Iya, aku makan."


Setelah selesai memakan obatnya. Becca mulai memberaskan tempat tidur Aby. Namun Aby melarangnya.


"Kamu tak perlu membereskannya, biar aku saja yang membereskan itu, sekarang kamu istirahat."


"Tapi, aku ingin ke kampus Aby."


"Tak perlu ke kampus, hari ini kamu harus istirahat full di kamar. Besok kalau kamu dah cukup sehat kamu boleh ke kampus. Hari ini aku juga tak masuk kerja. Aku akan menemanimu di rumah."


"Tapi, Aby."


"Aku tak menerima penolakan." ucap Aby sedikit tegas dan datar.

__ADS_1


"Baik lah, kalau itu maumu," ucap Becca pelan.


"Istirahatlah."


"Di sini atau di kamar aku," ucap Becca agak sedikit linglung.


Aby pun tersenyum ketika mendengar ucapan Becca. Aby melihat ke arah Becca sambil tersenyum jail.


"Terserah kamu saja, mau tidur dimana. Dan satu yang pasti aku akan merasa sangat senang jika kamu mau tidur di kamarku. Jadi ada yang menemani aku tidur," ucap Aby sambil menaikkan ke dua alisnya.


Mendengar ucapan Aby. Becca merasa sedikit kesal dan juga merasa malu karna bertanya soal itu pada Aby. Tampa menjawab ucapan Aby Becca pun berlalu keluar dari kamar Aby lalu menuju ke kamarnya.


"Oh, astaga ada apa dengan diriku? kenapa wajah dekat Aby selalu terbayang olehku. Apakah ini namanya jatuh cinta?."


Sementara di rumah orang tua Aby. Nabila sudah beberapa hari menanti, kedatangan Aby dan Becca, namun ke duanya tak kungjung datang hingga akhirnya Nabila memutuskan untuk pergi ke apartmens putranya.


Siang ini Nabila akan mengunjungi putranya. Nabila merasa sangat merindukan putranya, Nabila juga ingin membicarakan soal pernikahan yang pernah Aby katakan.


Ting -nong ting -nong, suara bel Apartmens Aby.

__ADS_1


Aby pun berjalan untuk membuka pintu. Setelah membuka pintu Aby merasa terkejut ketika melihat Nabila berada di depan pintu Apartmensnya.


"Mama," ucap Aby sambil memeluk Nabila.


"Iya, sayang, kenapa wajah kamu terkejut seperti itu ketika melihat Mama?."


"Ah, engak lah Ma," ucap Aby sambil mengandeng lengan Nabila masuk ke dalam Apartmensnya. Setelah sampai di ruangan tamu. Aby mempersilahkan Nabila duduk.


"Duduk dulu Ma, aku ke dalam dulu ambil minum buat Mama," Aby pun berjalan masuk ke dalam dapur.


Namun sebelum itu Aby berjalan ke arah kamar Becca. Tampa mengetuk pintu kamar Becca. Aby pun berjalan masuk dan itu membuat Becca terkejut.


"Apa yang kamu lakukan?" ucap Becca bangun dari tempat tidur.


"Huss, jangan ribut, Mama ada di luar. Sekarang kamu bersikan diri,setelah itu kamu ke luar menemui kami di ruang tamu. Ok, aku tunggu," Ucap Aby sambil menutup mulut Becca dengan tangannya. Setelah Aby melepas tangan dari mulut Becca , Becca pun berkata.


"Tapi, Aby, Aku takut, bagaimana kalau Mama marah pada kita?," Berkata sambil menundukkan kepala.


Aby pun kembali duduk setelah mendengar ucapan Becca. Aby mengelus lembut wajah Becca lalu berkata.

__ADS_1


"Kamu tenang saja, serahkan semua padaku. Kamu percayakan padaku."


__ADS_2