
Setelah ke pulangan Abdy,Aby pun berjalan masuk ke dalam kamarnya. Aby pun berdiri di balik jendela kamarnya lalu menatap keluar. Aby mulai memikirkan semua kejadian yang di lakukannya hari ini. Namun ketika Aby melihat cincin yang mengikat di jari manisnya Aby pun tersenyum.
"Sekarang aku sudah menikah, aku tak tau pernikahan semacam apa yang akan aku jalani bersama gadis itu?, bahkan aku tak tau apapun tentang dirinya."
Tok, tok, tok, Suara pintu kamar Aby di ketuk. Aby pun berbalik melihat ke arah ketukan pintu kamarnya.
"Boleh aku masuk," Tanya Becca.
"Boleh," Jawab Aby singkat.
Becca pun melangkah masuk ke dalam kamar Aby, lalu duduk.
"Apa aku bisa bicara denganmu?."
"Tentu."
__ADS_1
Aby pun berjalan ke arah Becca. kemudian duduk di depannya.Aby pun melihat ke arah Becca lalu bertanya.
"Kamu ingin bicara apa denganku?."
Mendengar pertanyaan Aby. Becca pun menarik napasnya lalu membuangnya dengan pelan.
"Begini Aby, sebelum kita menjalani pernikahan ini,aku ingin mengatakan semuanya padamu tentan siapa diriku yang sebenarnya."
"Maksud kamu?."
"Maksud aku, aku tak ingin menjalani kehidupan baru aku ini dengan menyembunyikan identitasku padamu, walau pun pernikahan kita hanya....?."
"Tapi, Aby, apakah pernikahan ini akan bertahan lama?, sedangkan kita sama -sama tak memiliki perasaan satu sama lain."
"Kalau soal itu, biarkan waktu yang akan menjawab semuanya, sekarang katakan apa yang ingin kamu katakan?."
__ADS_1
"Aby, namaku adalah Rebecca Daud Willie aku putri dari Hamish Daud Willie ayahku adalah seorang mafia terbesar di sydney. Mommy ku bernama Bella Anastasia namun Mommyku telah meninggal beberapa tahun lalu, semenjak kematian Mommyku, sikap Daddyku berubah dia sering memaksakan keinginanya padaku salah satunya dia ingin menikahkanku dengan putra sahabatnya yang bernama Rio, namun aku tak menyukai putra sahabat Daddyku karna aku tau semua sifat buruknya, dia adalah pemuda yang sangat berengsek yang pernah aku temui, jadi karna alasan itu aku kabur dari rumahku." Becca menjelaskan.
Mendengar semua penjelasan Becca, Aby pun mulai mencerna semua yang di katakan Becca.
"Baik lah, aku bisa memahaminya,tapi apa ini tak akan menjadi masalah untukmu nantinya?,"
"Maksud kamu?," Tanya Becca.
"Maksud aku, apa Daddymu tak akan mempermasahkan pernikahan ini?, jika dia mengetahuinya?, kalau aku menikahi putrinya tampa meminta persetujuan darinya?,"
"Kalau masalah itu, aku yang akan menanganinya, aku yang memintamu untuk menikahiku, oya satu lagi Aby aku ingin melanjutkan studiku di sini, aku ingin menyelesaikan kuliah kedokteranku agar aku segera menjadi seorang dokter, karna itu sudah menjadi cita -citaku sejak dari dulu."
"Baik lah, besok Abdy akan mengurus semuanya, semuanya sudah aku serahkan padanya jadi kamu tinggal terimah beresnya saja."
"Terimah kasih banyak Aby, kamu meman teman sekaligus suami yang terbaik untukku." Berkata sambil melangkah ke arah Aby lalu memeluknya.
__ADS_1
Aby yang mendapat pelukan hangat dari Becca pun merasa bingun. Karna dia tak tau harus membalas pelukan Becca atau tidak. Hingga akhirnya Aby memilih menepuk lembut bahu Becca lalu berkata.
"Sudah lah,ini akan menjadi kewajibanku sebagai seorang teman dan juga suami."