
"Baik lah, di mana alamat Apartmens teman kamu itu?." Tanya Abdy.
"Tidak jauh dari tempat kamu menemukan aku tadi, aku tak tau nama Apartmensnya apa, tapi aku tau arah kalau kita mau ke sana," Jawab Lisa.
"Baik lah, Nona Lisa sekarang kita ke Apartmens teman kamu," Ucap Abdy sambil tersenyum melihat ke arah wajah Lisa.
Sesampai di lorong Apartmens, Lisa dan Abdy berpapasan dengan Romi dan Cecil.
"Lisa." Panggil Romi dengan wajah kaget dan pucat.
"Kenapa?, apa kamu sudah selesai melakukannya?," Ucap Lisa sambil berjalan mengandeng tangan Abdy.
Mendengar kata selesai melakukannya,wajah Romi berubah pucat,Romi kemudian mengejar Lisa lalu berkata.
"Apa maksud kamu?,"
"Sudah lah,Rom,aku sudah melihat semua yang kamu lakukan dengan gadis itu." Tunjuk Lisa.
"Apa yang kamu lihat?," Tanya Romi.
Mendengar ucapan Romi,Lisa tersenyum masam.
"Apa perlu aku mengatakannya di sini,aku malu Rom, aku merasa jijik padamu," Ucap Lisa sambil berjalan masuk ke dalam Apartmens Rika.
Mendengar ucapan Lisa, Romi terdiam, mematung di depan pintu kamar yang di masuki Lisa, lalu Cecil berjalan mendekat ke arah Romi.
__ADS_1
"Dia siapa honey?." Tanya Cecil.
"Dia tunanganku," Ucap Jujur Romi pada Cecil.
"Apa, kamu sudah bertunangan." Teriak kaget Cecil.
"Iya, aku sudah bertunangan denganya selama enam bulan."
Mendengar ucapan jujur Romi, Cecil menertawai kebodohan Romi.
Hahahah, Tawa Cecil.
"Jadi kamu menghianatinya hanya demi aku, tapi bagus lah sekarang dia sudah mengetahui hubungan kita,semuanya sudah aku berikan padamu,dan aku mau kamu tidak menhubunginya lagi, karna dirimu hanya milik aku."
Mendengar ucapan Cecil, Romi terdiam sambil menunduk,lalu berkata.
"Baik lah,ayo kita kembali masuk," Ucap Cecil sambil mengalungkan tangannya di lengan Romi.
Sementara Lisa menangis dalam pelukan Rika di dalam kamar Apartmensnya.
"Sudah lah Lis, semuanya sudah terjadi,belajarlah untuk melupakan semua ini, anggap semuanya angin lalu," Ucap Rika sambil menepuk lembut bahu Lisa.
Perlahan Lisa mulai melepaskan pelukannya pada Rika, lalu berkata.
"Oya, Rik, malam ini aku akan kembali ke indonesia, bersama dia," Tunjuk Lisa.
__ADS_1
"Dia Siapa." Tanya Rika.
Mendengar pertanyaan Rika pada Lisa, Abdy berjalan mendekat ke arah Rika sambil mengulurkan tangannya.
"Hei, kenalkan nama ku Abdy."
"Rika, sahabat Lisa."
"Oya, Rik, dialah orang yang bersamaku dalam pesawat waktu aku datang ke mari, dan malam ini aku ingin kembali denganya pulang ke indonesia."
"Malam ini, apa kamu yakin?." Tanya Rika.
"Iya, aku yakin,dia pemuda yang sangat baik, dia pasti akan menjagaku selama perjalanan pulang nanti."
"Baik lah kalau itu maumu, tapi aku ngak sempat mengantarmu ke bandara."
"Tidak masalah, kami akan ke hotel di mana dia dan kakaknya menginap,setelah itu kami akan pergi ke bandara,dan sekarang aku pamit ya."
"Baik, lah, kamu hati -hati ya, aku titip salam sama ayah dan ibu kamu di indonesia."
Setelah berpamitan dengan Rika, Lisa dan Abdy menuju hotel di mana Aby dan Abdy menginap,sesampai di dalam kamar hotel Abdy mempersilahkan Lisa duduk.
"Duduk lah,aku ingin membersikan diri sebentar." Berkata pada Lisa.
"Baik lah, aku menunggumu di sini."
__ADS_1
Jawab Lisa.