Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 57


__ADS_3

"Lis, Lisa, apa yang kamu lihat?," tanya Abdy sambil melihat ke arah Lisa.


"Ham, aku tak melihat apa -apa."


Abdy dan Lisa pun berjalan ke arah lif rumah sakit. Namun lagi -lagi Lisa melihat Romi berjalan dengan seorang gadis. Namun beruntung pintu lif terbuka, dengan segera Lisa masuk sambil menarik tangan Abdy dan langsung memencet angka lantai tiga setelah pintu lif tertutup Lisa merarik napasnya pelan lalu membuangnya kasar. Huppp, uppp. Melihat itu Abdy merasa sangat bingun hingga akhirnya bertanya.


"Kamu kenapa Lis?, kenapa bertingkah aneh sepeti tadi?." tanya Abdy menatap ke arah Lisa. wajah yang di tatap Abdy kini terlihat sangat sedih.


Tampa menjawab pertanyaan Abdy. Lisa pun memeluk Abdy sambil menangis. Hiks, hiks, hiks.


"Kamu kenapa Lis?." Abdy menepuk pelan bahu Lisa karna merasa terkejut dengan apa yang di lakukan. Lisa padanya.

__ADS_1


Namun Lisa tak menjawab pertanyaan Abdy, justru Lisa semakin menangis sejadi -jadinya. Abdy pun sedikit panik lalu mulai mencoba menenangkang Lisa.


"Lis, kamu kenapa?, coba kamu katakan padaku."


Lisa pun melepas perlahan pelukannya lalu melihat ke arah Abdy. Melihat itu Abdy pun merasa tak tega. Ada sesuatu yang aneh yang bergejolak di dalam hati Abdy. Namun Abdy tak tau apa itu.Perlahan Abdy mengankat tangannya lalu meletakkan di wajah Lisa, lalu menghapus air mata yang ada di wajah Lisa, dan tak lama kemudian pintu Lif terbuka.


Ting.


"Kita lewat sini." Abdy berjalan di hadapan Lisa, sementara Lisa hanya terdiam mengikuti langkah Abdy. Setelah berada di pertengahan lantai darurat, Abdy berhenti dan mulai bertanya pada Lisa.


"Sekarang jelaskan, apa yang membuatmu menangis?," tanya Abdy sambil melihat ke arah wajah Lisa yang kini terlihat sembab.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Abdy. Lisa pun duduk di tangga darurat sambil memegan lututnya. Melihat itu abdy pun ikut duduk di sampin Lisa sambil memegan bahunya. Lisa pun menarik nafasnya dan mulai berbicara.


"Tadi, aku, melihat Romi bersama dengan seorang wanita di bawah, aku merasa sakit hati melihatnya."


"Apa, kamu masih mencintai Romi?." itulah pertanyaan yang keluar dari mulut Abdy ketita Lisa mengatakan kalau di melihat Romi di bawah.


"Kami menjalin hubungan selama dua tahun. dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagiku, selama dua tahun, semua keluh kesahku, hanya Romi yang tau. Selama dua tahun Romi selalu menjadi teman segaligus penyemangatku dalam setiap hal. Namun sekarang Romi juga yang memberi rasa sakit itu padaku. Rasa sakit yang tak mungkin bisa aku lupakan dalam waktu yang sangat singkat. Dulu aku sangat mencintainya bahkan sampai Se...?, ah sudahlah, sekarang semua itu tak penting lagi." Lisa melihat ke arah Abdy dengan senyuman yang sedikit di paksakan.


Abdy pun membalas senyuman Lisa. Namun Abdy juga tau kalau Lisa masih sangat mencintai tunanganya saat ini. Abdy bisa menbaca apa yang sedang Lisa rasakan dan juga fikirkan saat ini.


Abdy pun berdiri, lalu mengulurkan tangannya pada Lisa, lalu berkata.

__ADS_1


"Sudah lah, aku akan membantumu melupakan semua tentang Romi, aku akan membuatmu melupakan semua kenangan, Romi yang ada di dalam hati kamu. Aku janji akan melakukan itu untukmu." Lisa pun meraih tangan Abdy sambil tersenyum.


__ADS_2