Cinta Aby

Cinta Aby
Eps. 140


__ADS_3

Becca lansung melepas pelukan suaminya, bangun, ketika


mendengar kata perjalanan bisnis keluar dari mulut suaminya. Aby yang merasa


istrinya berusaha melepas pelukannya, membuka matanya lalu ikut bangun, dan


duduk di hadapan Becca istrinya.


Aby memegan kedua matanya dengan tangannya karna terkena pancaran


sinar matahari, lalu mencoba melihat ke arah istrinya.


Aby pun berkata. “Sayang kamu kenapa?” ingin memegan wajah


istrinya yang nampak terlihat cemberut.


Namun dengan segera Becca menepis tangan Aby, lalu berkata. “Jangan


menyentuhku.” Setelah mengatakan itu Becca ingin berangjak dari tempat tidur. Namun


dengan segera Aby menarik tangan istrinya, Lalu berkata.


“Sayang, kamu kenapa? Apa aku tengah melakukan kesalahan? Sehingga


kamu berlaku seperti ini?” menatap wajah istrinya yang nampak terlihat kesal.


Dengan wajah kesalnya dengan segera Becca menjawab


pertanyaan Aby. “Iya, kamu tengah melakuakan kesalahan. Kesalahan yang sangat


besar.”  Setelah mengatakan itu, Becca


kembali ingin beranjak dari tempat tidur. Namun tangannya Aby kembali


menariknya.


“Sayang, kesalahan apa yang tengah aku perbuat? Sehingga kamu


mengatakan itu padaku?” berkata pelan dan lembut. Aby nampak bingun mendengar semuanya


yang tengah di katakan istrinya.


Mendengar pertanyaan Suaminya. Becca meneteskan airmatanya


menangis di depan Aby. Melihat istrinya menangis, Aby terlihat sangat terkejut


dan panik. Aby takut terjadi sesuatu yang buruk pada istrinya dan juga calon


anaknya. Dengan segera Aby menarik tubuh istrinya masuk ke dalam pelukannya


lalu berkata.


“Sayang kamu kenapa?” mengusap airmata Becca “Apa ada yang


sakit? Hem, katakan sayang. Aku sangat takut jika terjadi sesuatu yang buruk


denganmu dan juga calon anak kita.” Setelah mengatakan itu Aby kembali memeluk


erat tubuh istrinya. “Katakan sayang, jangan membuatku panik.”


Mendengar pertanyaan suaminya,Becca pun berkata. “Aku tak


mau kamu meninggalkanku, hiks,hiks,hiks.” Menangis sesegukan “Aku tak mau jauh


darimu Aby.” Memeluk erat tubuh Aby.


Mendengar ucapan istrinya, hati Aby merasa sangat lega. Karna


yang Ia fikirkan saat melihat istrinya menangis adalah, istrinya merasakan


sesuatu yang sakit. Aby tersenyum, lalu melepas pelukannya. Lalu berkata. “Sayang


apa kamu percaya dengan suamimu ini?” menatap lembut wajah Becca yang kini

__ADS_1


terlihat sangat merah karna menangis.


“Hem.” Becca hanya mengangukkan kepalanya pelan ketika


mendengar kata yang keluar dari dalam mulut suaminya.


Melihat itu Aby pun tersenyum, lalu berkata. “Lalu kenapa


kamu menangis seperti ini?” mengusap airmata yang ada di wajah istrinya.


“Aku menangis karna aku tak mau, kamu pergi jauh


meninggalkanku.” Menatap wajah suaminya “Apa boleh aku ikut denganmu?”


tersenyum manis.


Mendengar ucapan istrinya yang ingin ikut denagannya dengan


segera Aby berkata. “Tidak boleh.” Aby menekankan kata tidak boleh.


Mendengar kata tidak boleh keluardari mulut suaminya, seyum


manis yang terlihat di bibir Becca menghilang seketika. Becca pun berkata.


“Kenapa akutidak boleh ikut?” kembali menangis “Apa di sana


kamu akan menemui seseorang?” itulah yang ada di dalam fikirannya saat ini


ketika suaminya melarangnya ikut.


Mendengar semua kata yang keluar dari mulut istrinya. Aby


mulai terlihat sangat bingun, bingun bagaimana cara menjelaskan semuanya? Ternyata


memenangkang hati ibu yang tengah hamil muda sangatlah susah. Itulah kata yang


terlintas dalam fikiran Aby saat ini.


dalam pelukannya, mengelus belakangnya dengan sangat lembut, lalu berkata.


“Sayang, aku hanya tiga hari di prancis.” Mengecup lembut


dahi istrinya “Setelah semua pekerjaanku selesai. Aku berjanji akan segera


kembali.” Menjelaskan “Apa kamu tak percaya denganku? Aku tak mengizinkanmu


ikut, karna aku tak mau terjadi sesuatu yang buruk denganmu, dan juga calon


anak kita. Dengar sayang.” Melepas pelukan, lalu memegan kedua bahu istrinya. Aby


menatap wajah istrinya dengan pandangan rasa cinta yang begitu sangat tulus “Aku


melakukan pekerjaan ini, semuanya hanya untukmu, untuk kita bertiga. Karna aku


tak mau Daddy mengangapku tak mencintai putrinya dengan segenap jiwa dan


ragaku. Aku mencintaimu sayang, sangat mencintaimu.”


Setelah mengetakan itu Aby mengecup seluruh wajah istrinya


tampa ada sedikitpun yang tertinggal. Becca yang mendengar semua penjelasan


suaminya, sedikit retsenyum lalu berkata. “Aku juga sangat mencintaimu sayang. Karna


sangat mencintaimu, aku tak akan tahan bila terlalu lama jauh darimu.” Setelah mengatakan


itu Becca memeluk erat tubuh Aby.


Aby menarik napasnya, lalu membuangnya secara perlahan


setelah mendapat pelukan erat dari istrinya, walaupun sebenarnya Aby sangatlah


khawatir. Untuk memastikan istrinya tak akan ikut dengannya. Aby kembali

__ADS_1


berkata.


“Sayang, jadi aku boleh pergi?” aby mengatakan ketika masih


berada dalam pelukan istrinya.


Becca melepas pelukannya,lalu berkata. “Boleh. Tapi ada


syratnya.” Tersenyum.


“Syarat.” Bingun “Syaratnya apa sayang?” menatap bingun


wajah istriya.


“Aku akan ikut mengantarmu ke bandara.” Tersenyum manis


melihat ke arah wajah Aby.


“Ah, aku fikir apa syaratmu.” Tersenyum.


Setelah mengatakan itu, Aby mengalungkan tangannya di leher


istrinya, dan itu membuat Becca merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Melihat


istrinya merebahkan tubuhnya dengan segera Aby menindih tubuh istrinya, lalu


menutupinya dengan selimut.


Dan entah apalagi yang tengah di lakukan sepasang suami


istri itu di dalam selimut. Setelah selesai dengan ritualnya di dalam selimut. Aby


mengendong tubuh isrinya dengan gaya ala brydal style masuk ke dalam kamar


mandi untuk segera membersikan diri. Setelah selesai dengan ritual mandinya,


Becca dan Aby turun ke lantai dasar.


*****


Hari berganti hari, hubungan Abdy dan Lisa semakin tak ada


kepastian, setiap hari mereka selalu bertemu di waktu jam makan siang, karna


saat ini Abdy yang tengah mengurus perusahaan Aby saudaranya. Dan  Abdy juga tak berhenti terus menggoda


secertaris Aby yang super duber cantik itu, yang bernama Lara. Setiap hari,


setiap waktu dan setiap saat, Abdy selalu menggoda Lara. Bahkan Abdy sering


mengantar Lara pulang ke rumahnya ketika mereka berdua bekerja lembur. Karna itulah


sifat asli Abdy yang sebenarnya, yang tak ingin terikat dengan seorang gadis


manapun. Walaupun saat ini nama Lisa mulai mengisi hatinya.Namun apalah daya


Abdy sifat playboynya itu tak kunjung hilang dari dalam dirinya.


Bahkan setiap jam makan siang bersama Lisa, Lara selalu ikut


gabung makan siang bersama mereka berdua. Dan itu membuat Lisa semakin tidak


nyaman dengan apa yang Abdy lakukan padanya. Hingga akhirnya Lisa mengajak Abdy untuk makan mala berdua di sebuah Cafe yang tak jauh dari letak


kampusnya. Lisa tak berhenti menatap jam yang tengah melingkar dipergelangan


tangannya. Karna sudah hampir tiga puluh menit, Ia menunggu kedatangan Abdy. Namun yang di tunggu tak kunjung datang. Hingga


akhirnya Lisa memutuskan untuk keluar dari dalam Cafe tersebu.


Dengan perasaan kecewa, Lisa berjalan menelusuri pinggir


pantai yang tak jauh dari Cafe, tempat Ia menunggu Abdy...

__ADS_1


__ADS_2