Cinta Aby

Cinta Aby
Eps.109


__ADS_3

Melihat suaminya tengah duduk di sampinnya. Tampa berkata apapun Becca menyandarkan wajahnya di bahu Aby, lalu berkata.


"Sayang, maaf karna telah membuatmu marah dan panik. Sebenarnya aku tak ada maksud untuk berbicara kasar...?" ucapan Becca terhenti ketika Aby menutup mulutnya dengan jari telungjuknya.


Aby pun berkata. "Iss, sudah sayang, kita tak perlu membahas soal ini lagi, anggap semua tak pernah terjadi." berkata lembut "Dan aku meminta maaf soal ini. Karna aku kamu jadi menangis seperti ini." Setelah mengatakan itu Aby kembali memeluk Becca dari sampin.


Cukup lama mereka berada di teras rumah. Hingga akhirnya Aby berdiri, lalu mengajaknya masuk ke dalam. Karna suhu di teras udah mulai dingin.


"Sayang, sebaiknya kita masuk. Di sini sangat dingin." Setelah mengatakan itu Aby berdiri dari duduknya.


Becca yang mendengar ucapan Aby, ikut berdiri dari duduknya. Becca mulai berjalan. Namun tiba -tiba Aby mengendong tubuhnya,


dengan gaya bridal style berjalan masuk ke dalam kamarnya.


Becca yang tiba -tiba mendapat gendongan dari Aby. Hanya bisa terdiam.


Setelah sampai di dalam kamar Aby merebahkan tubuh Becca di atas tempat tidur dengan sangat pelan. Setelah itu Ia mengelus lembut perut Becca yang masih terlihat rata, lalu berkata.


"Hai, anak Ayah, bagaimana kabar kamu di dalam sana sayang? apa kamu sehat -sehat saja?" Aby bertanya pada perut Becca dan itu membuat Becca tertawa renyah.


Becca pun berkata. "Baik, Ayah, kabar aku baik -baik saja. Ibu menjagaku dengan sangat baik." Menirukan suara anak bayi.


Aby ikut tertawa ketika mendengar suara Becca yang persis seperti bayi. Setelah itu Aby mengecup lembut perut Becca, lalu menarik selimut untuk menutupi seluruh tubub Becca.


Setelah itu Aby berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan diri. Selesai membersikan diri Aby kembali ke kamarnya dengan menganakan pakaian tidur yang biasa Ia pakai. Sementara Becca masih setia menganakan kemeja Aby.


Aby naik ke atas tempat tidur, lalu merebahkan tubuhnya di sampin Becca. Aby melihat ke arah Becca yang kini tengah menutup kedua matanya.


Aby tersenyum, lalu menarik tubuh Becca masuk ke dalam dekapannya.


Becca yang merasa Aby menarik tubuhnya, membuka ke dua matanya.


Becca pun berkata.


"Sayang buka bajumu, aku ingin mencium wangi ketiakmu." ucap Becca pelan.


Aby tersenyum mendengar apa yang Becca katakan, lalu Ia membuka baju dan celana tidur yang Ia kenakan dan hanya menyisakan pakaian dalamnya saja.

__ADS_1


Melihat Aby membuka baju dan celana yang Ia kenakan. Becca berkata.


"Sayang, kenapa kamu membuka celanamu?" itulah pertanyaan yang keluar dari mulutnya ketika melihat suaminya membuka celana yang Ia kenakan.


Aby hanya tersenyum mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Becca, lalu Ia berkata.


"Aku juga pengen sayang." setelah mengatakan itu Aby mulai menindih tubuh istrinya.


Becca yang awalnya ingin mencium wangi ketiak suaminya. Berganti dengan apa yang telah Aby lakukan padanya.


Aby memulai semuanya dengan sangat pelan dan lembut, sentuhan demi sentuhan yang Ia berikan pada Becca membuat Becca merasa nyaman dan ikut menikmati semuanya.


Hingga akhirnya mereka menikmati surga dunia mereka dengan penuh cinta dan kasih.


Selesai dengan olaraga malam yang mereka lakukan bersama, Aby menarik selimut untuk menutupi tubuh istrinya yang nampak polos. Selesai menutupinya, Aby melihat ke arah Becca yang kini mulai terlelap.


Aby menyandarkan kepalanya di sandaran tempat tidur, dengan menaikkan tangannya di wajahnya. Aby kembali gelisa ketika perasaan itu mungcul secara kebetulan.


Aby merasa kalau ini terakhir kalinya Ia melakukan ini dengan istrinya. Ia merasa kalau Becca akan pergi jauh darinya bahkan melupakannya.


Untuk mengusir perasaan gelisahnya. Aby merebahkan kepalanya di atas bantal, lalu meraih tubub Becca masuk ke dalam pelukannya dan memeluknya sangat erat, Seperti Ia takut kehilangan istrinya.


Merasa tubuhnya begitu sangat pegal karna pelukan Aby terlalu erat, Becca berusaha melepas pelukan itu. Dan itu membuatnya sedikit kesal, karna Aby tak melepas pelukannya.


"Aby, lepas." berkata pelan dengan nada suara serak khas bangun tidur.


Mendegar suara istrinya Aby melonggarkan pelukannnya. Namun tak melepaskannya.


Becca kembali berkata. "Sayang, lepas, badan aku terasa sakit dan pegal." Becca sedikit meregek.


Mendengar regekan istrinya. Aby membuka matanya, lalu perlahan melepas pelukannya.


"Maaf, sayang." hanya kata maaf yang keluar dari mulut Aby.


Becca bangun, lalu menutupi tubuhnya yang nampak terlihat polos dengan selimut, lalu Ia mengambil kemejanya yang terletak di pinggir tempat tidur kemudian memakainya tampa mengenakan pakaian dalamnya.


Setelah memakai pakaianya. Becca melemaskan otot -ototnya yang terasa pegal.

__ADS_1


"Hem -em." Becca merentangkan kedua tangannya ketika melakukan itu.


Setelah selesai. Becca menyibakkan selimut, lalu berangjak dari tempat tidur, kemudian berjalan masuk ke dalam kamar mandi, untuk membersikan diri.


Selesai dengan ritual mandinya. Becca keluar dari dalam kamar mandi, hanya mengenakan handuk yang melilit di tubuhnya dan jug di atas kepalanya.


Becca berjalan ke arah lemari, untuk mengambil pakaian yang akan Ia kenakan. Selesai mengenakan pakaiannya. Becca sedikit merias wajahnya, Ia hanya mengenakan bedak tabur dan juga pelembab bibir yang berwarna pink.


Setelah selesai. Becca berjalan ke arah tempat tidur, untuk membamgunkan Aby yang masih setia mengbungkus tubuhnya dengan selimut.


Becca tersenyum melihat Aby yang nampak tampan ketika Ia terlelap seperti itu.


Becca mengelus lembut wajah Aby, Lalu berkata. "Sayang, bangun ini udah pagi. Pagi ini, kalau tak salah kamu ada Mithin kan?" Becca mengingatkan Aby.


Aby membuka matanya setelah mendengar apa yang di katakan Istrinya. Aby bangun, lalu berangjak dari tempat tidur tampa mengenakan pakaian, berjalan menuju ke arah kamar mandi.


Melihat itu Becca nampak terkejut dan reflek berteriak.


"Ah." menutup matanya dengan kedua tangannya. Namun masih bisa melihat dari cela -cela jari tangannya.


Mendengar teriakan istrinya. Aby berbalik melihat ke arahnya. Dan itu membuat Becca ikut membalikkan badannya membelakangi Aby. Becca merasa malu sendiri dengan apa yang tengah Ia lihat.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Aby, ketika melihat Becca berbalik badan.


Dengan segera Becca menjawab.


"I -itu." dengan gugup Becca menunjuk ke arah milik Aby.


Aby tersenyum, ketika melihat arah telunjuk jari tangan Becca, Aby pun berkata. "Apa kamu masih malu melihatnya?" tersenyum jail "Tiap hari, bahkan tiap malam, kamu selalalu merasakannya."


Mendengar ucapan Aby. Sontak membuat wajah Becca memerah seperti kepiting rebus. Ia merasa malu mendengar apa yang tengah Aby katakan.


Becca berbalik melihat, lalu berjalan mendekat ke arah Aby, lalu berkata. "Masuk sana mandi." mendorong tubuh Aby masuk ke dalam kamar mandi.


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2