
Karna rasa penasaran,dengan apa yang di lakukan Romi di dalam kamar Apartmens Cecil,Lisa kemudian berencana ingin mendatangi kamar Cecil,Perlahan Lisa keluara dari kamar Rika kemudian berjalan ke depan pintu kamar Cecil.
Lisa mulai memutar knop pintu, dan beruntun pintu kamar Cecil pun tak terkunci, pelan -pelan Lisa mulai berjalan masuk,terdengar jelas suara aneh yang keluar dari dalam kamar Cecil, Lisa kemudian berjalan mendekat ke arah kamar yang sedang di tempati Cecil bersama dengan Romi.
Lisa sangat terkejut melihat adegan yang sedang di lihat dengan mata kepalanya sendiri, Lisa sampai menutup mulutnya karna begitu sangat syok melihat Romi sedang bercinta dengan Cecil.Lisa kemudian merekam semua adegan yang di lakukan Romi dan Cecil saat ini,cukup lama Lisa menonton adegan itu hingga akhirnya mata Lisa sudah panas dan tak tahan lagi melihat adegan yang di lakukan Romi saat ini.
Lisa berlari keluar dari kamar Apartmens Cecil tampa sepengetahuan Romi,Lisa berlari keluar dengan Wajah yang merah dan sembab.
Kembali ke cerita awal
"Sudah kamu jangan nangis lagi, mau ikut denganku?." Tanya Abdy.
"Ikut kemana?."
"Aku mau jalan -jalan karna ini hari terakhirku di negara ini, karna sebentar malam aku dan kakakku akan kembali ke indonesia."
"Baik lah,aku mau, sekaligus membuang sedikit rasa sakitku."
"Anak pintar, kalau begitu ayo kita pergi jalan -jalan." Ajak Abdy.
Abdy dan Lisa pun berjalan ke arah mobil,dan tujuan utama mereka 'Gedung Opera sydney' sesampai di sana Abdy mencoba sedikit menghibur Lisa.
__ADS_1
"Lisa apa kamu tau tengtang 'Gedung Opera Sydney' ini?." Tanya Abdy.
"Tidak."
"Mau aku jelaskan tentang gedung ini?." Tanya Abdy.
"Boleh,aku juga suka cerita sejarah."
Abdy pun mulai bercerita tengtang sejarah 'Gedun Opera Sydney' walau pun Abdy ngak tau yang sebenarnya tapi demi menghibur Lisa Abdy melakukannya.
"Dengarkan," Ucap Abdy.
"Baik pak," Ucap Lisa sambil tersenyum.
"Dan untuk menjadi pemandangan ketiga kamu cukup melihat ku sambil tersenyum manis, dan jangan memasang wajah sedihmu itu, karna kamu terlihat sangat jelek, sangat jelek." Berkata sambil berjalan ke arah Lisa.
Mendengar cerita dan lelucuan Abdy,Lisa tersenyum tipis lalu berkata.
"Terimah kasi ya,Abdy dari awal kita bertemu kamu selalu menjadi penolongku."
"Santai saja,kita itu satu bangsa lo,dan bukan kamu saja kalau aku bertemu orang lain aku pasti akan melakukan hal yang sama,sama yang ku lakukan padamu saat ini."
__ADS_1
Cukup lama mereka berada di 'Gedung Opera Sydney' hingga sore Abdy mengajak Lisa pulang.
"Sebaiknya kita pulang,ini sudah sore."
"Baik lah." Angguk Lisa.
Di dalam perjalanan pulang Lisa berkata pada Abdy.
"Abdy apa aku boleh ikut pulang denganmu ke indonesia?."
Abdy berbalik melihat ke arah Lisa.
"Boleh, apa kamu sudah memesan tiket pulang,?" Tanya Abdy.
"Sudah," Ucap Lisa sambil memperlihatkan tanda berhasil pada layar hapenya.
"Baik lah kita akan pulang bersama ke indonesia."
"Tapi antarkan aku ke Apartmens teman aku Rika, aku ingin mengambil barang -barangku di kamarnya."
-
__ADS_1
-
-