
"Kemana gadis ini pergi?." Aby pun berjalan ke arah pintu kamar mandi, lalu mencoba mengetuknya.
Tok, tok, tok, suara pintu kamar mandi Aby ketuk. Namun Aby tak mendengar suara apapun dari dalam kamar mandi. Hingga Aby mendorong pintu kamar mandi. Aby terkejut melihat Becca sedang tertidur di dalam bak mandi dengan balutan busa.
"Apa dia tak kenapa -napa?." Aby masih setia melihat ke arah wajah Becca yang masih tertidur.
"Tapi kalau dia kenapa -kenapa bagaimana?. Ah, aku harus bagaiman?, jika dia tak kenapa -napa, lalu aku menhampirinya, apa yang akan di pikirkan gadis ini tentangku. Namun kalau dia kenapa -napa aku sendiri yang akan menyesal nantinya, ini tak akan jadi masalah, aku kan suaminya." tampa berpikir panjang lagi Aby menhampiri Becca di dalam bak mandi.
"Becca, bangun." Aby menepuk pelan wajah Becca. Dan itu membuat Becca mengeliat dari tidurnya.
"Hemm -em."
Pelan -pelan Becca membuka matanya. Lalu tersenyum melihat ke arah Aby yang kini sedan berdiri di samping bak mandi yang di tempati Becca berendam. Setelah menyadari kalau dirinya saat ini tak mengenakan sehelai benang pun dan hanya berbalut dengan limpahan busa.
__ADS_1
"A, a, a, Aby, apa yang kamu lakukan di sini?." Becca berteriak sambil menyilangkan ke dua tangannya berusaha menupi area sensitifnya.
Mendengar teriakan Becca. Dengan segera Aby berlari keluar dari kamar mandi, setelah sampai di luar kamar mandi. Aby menyunggikang senyum lebar di bibirnya. Kemudian berjalan keluar dari kamar Becca.
Sementara Becca di kamar mendi merasa sangat kesal dan juga malu.
"Apa, aby melihatnya?, Ah, jika Aby sampai melihatnya, aku pasti sangat malu. Sekarang apa yang harus aku lakukan?, aku merasa sangat malu menemuinya." Becca menepuk jidatnya karan merasa sangat malu dengan yang terjadi barusan.
Setelah selesai Becca pun berjalan keluar dari kamarnya menuju ke arah ruangan tamu. Becca pun duduk sambil membuka majalah yang ada di depannya. Setelah beberapa saat Aby pun datang menhampiri Becca di ruangan tamu. Aby pun tersenyum ke arah Becca. Namun Becca nampak cuek tidak seperti biasanya.
"Kamu kenapa?." tanya Aby, melihat ke arah wajah Becca yang kini tak menyebar senyumannya lagi.
"Aku tak kenapa -napa." Balas Becca santai.
__ADS_1
"Kalau tak kenapa -napa, lalu kenapa wajah kamu seperti itu?, apa kamu marah soal kejadian tadi?, Maaf, jika kamu marah soal itu."
"Tidak, aku tak marah soal itu."
"Lalu apa yang membuatmu seperti ini?."
Aby melihat ke arah wajah Becca. Aby ingin mencari apa sebenarnya yang terjadi dengan gadis yang kini duduk manis di hadapannya. Namun Aby tak mendapat jawaban apapun.
"Baik lah, jika kamu tak mau memberitahuku, aku tak akan memaksa." Aby pun berangjak dari tempat duduknya. Namun belum sempat Aby melangkahkan kakinya Becca pun bertanya.
"Siapa gadis yang bersamamu di restorand tadi?." Itulah pertanyaan yang keluar dari mulut Becca.
Mendengar pertanyaan Becca. Aby menyengitkan dahinya melihat ke arah Becca yang kini menanti jawabannya.
__ADS_1