
"Apa kamu berfikir kalau pernikahan iti hanya sebuah permainan?, kami masyarakat indonesia mengangap sakral sebuah pernikahn."
"Iya, Aby aku tau, dan aku meminta maaf kalau kata -kataku membuatmu tersinggun,tapi inilah yang harus ku lakukan, jika kamu tak menginginkanya baik lah, aku tak akan memaksamu, dan aku akan mencari seseorang yang akan menikahiku selama setahun aku akan membayarnya." Berkata sambil melihat ke bawah.
Aby, terdiam mendengar ucapan Becca, Aby mencerna setiap kata yang keluar dari Becca, perlahan Aby menarik nafasnya kemudian membuangnya kasar.
Hufffff, tarik nafas Aby.
"Baik lah, aku akan mempertimbangkannya."
"Terimah kasih Aby."
Tampa membalas ucapan Becca,Aby berjalan masuk ke dalam kamarnya, Aby pun duduk di balkom kamarnya sambil memikirkan semua yang di ucapkan Becca barusan. Aby pun berkata sendiri di dalam kamarnya.
"Jika aku menolak pernikahan ini, dia akan mencari pemuda lain, dan aku juga tak rela jika dia harus hidup seatap dengan pemuda lain,Arrrrr,Jika aku menerimanya apa yang harus aku katakan pada ayah dan Mamaku?,bagaimana ini aku harus bagaimana?."
Rasa bingun yang di alami Aby saat ini menbuatnya sedikit pusing. Aby mulai berjalan ke sana kemari di dalam kamarnya dan itu membuat Abdy menertawainya.
"Bos, kenapa?, Apa sedang ada masalah?."
__ADS_1
"Iya, aku sedang ada masalah, masalahku begitu sangat besar."
"Apa itu bos?,coba katakan padaku,siapa tau aku bisa membantu memecahkan masalah bos,"
Mendengar perkataan Abdy, Aby menatap ke arah adiknya, Aby pun berjalan ke arah Abd lalu merangkul lengan Abdy. kemudian berkata.
"Becca mengajak aku menikah."
Kata itulah yang pertama keluar dari mulut Aby. Mendengar ucapan itu Abdy sedikit terkejut.
"Apa, wanita itu mengajak bos menikah?,kenapa?,ada apa?."
"Lalu apa jawaban bos?,apa bos menginginkannya atu tidak?."
"Aku belum menjawabnya,aku juga tak tau Abdy,aku harus menjawab apa, Jika aku menolak,dia akan mencari pemuda lain dan akan mengajaknya menikah,namun aku tak rela jika dia harus menikahi pemuda lian."
Mendengar ucapan terakhir Aby, Abdy mengerti kalau saat ini Aby mulai menyukai gadis itu.
"Baik lah bos, lakukan apa yang di katakan hati bos, hati itu tak akan pernah berbohong dengan apa yang kita rasakan." Berkata sambil merangkul lengan Abdy.
__ADS_1
"Apa kamu akan mendukung dengan apa yang aku lakukan?."
"Tentu saja bos."
"Lalu bagaimana dengan Mama dan Ayah?,apa yang harus aku katakan pada mereka berdua?."
"Tenang saja bos,aku akan membantumu menyelesaikan semua masalah kamu ini, percaya sama aku." Berkata sambil mengedipkan mata.
"Baik lah aku percaya padamu."
"Lalu siang ini rencana bos apa?,kenapa memanggilku ke sini?."
"Sebenarnya aku ingin mengajakmu keluar mencari tempat tinggal baru untu Becca, tapi kalau sudah begini mendingan tak usah."
Mendengar ucapan Aby, Abdy pun tersenyu sambil berkata.
"Ya, sudah sekarang kita ke rumah,ajak gadis itu juga kita akan mengenalkannya pada ke dua orang tua kita."
"Baik lah, tapi sebentar aku memanggilnya dulu." Berkata sambil berjalan keluar dari kamarnya.
__ADS_1
Sesampai di luar kamarnya Aby melihat sekeliling ruangan, Aby mencari keberadaan Becca dan mata Aby tertuju pada Becca yang sedang duduk termenung di depan jendela dekat meja kerjanya. Aby pun menghampiri Becca lalu bicara padanya.