CINTA-ku Terhalang Persahabatan

CINTA-ku Terhalang Persahabatan
#Buaya ?


__ADS_3

"Jus," panggil Emeli membuat tiga orang yang tengah bermain drama di sana langsung menolehkan wajahnya secara bersamaan.


"Sa-sayang," ucapnya gugup bercampur malu sebab tengah berhadapan dengan Sterla. Leo yang sendari tadi memperhatikan langsung paham dengan kejadian yang menimpa Justin. Tanpa rasa takut dan segan, Leo tertawa terbahak-bahak sembari memegangi perutnya.


"Ada apa sebenarnya, dan kenapa kau tertawa Leo?" tanya Emeli masih bingung dengan situasi di hadapan nya.


"Hhhhhh," kini tubuh Leo sudah terduduk di rumput dengan tangan yang masih memegang perutnya.


"Berhentilah tertawa sial*n!" umpat Justin sembari melempar buah-buah kecil yang berada di sekitarnya ke arah Leo.


Andai saja anda bukan bos saya tuan, pasti kejadian ini sudah saya abadikan di handphone saya. batin Riko yang sendari tadi menahan tawanya sebab Justin terus menerus menatapnya dengan tajam nan penuh peringatan.

__ADS_1


"Sterla," panggil Leo yang membuat Sterla langsung bangkit dari duduknya. Sebelum menghampiri Leo, tak lupa Sterla melempar setumpuk rumput hijau tepat di wajah Justin.


"Dasar buaya!" bentaknya membuat Emeli tertawa sebab baru paham dengan apa yang di alami suaminya itu.


Pantas saja dia berteriak sekeras itu. Ternyata oh ternyata, ia telah merayu kupu-kupu setengah jadi. Batin Emeli tertawa dengan yang ada di fikiran nya saat ini.


"Sayang," Panggilan Justin membuat Emeli kembali sadar jika saat ini ia tengah kecewa dan masih marah pada suaminya itu.


"Sudah aku katakan, jangan panggil aku dengan sebutan menjijikkan itu, jika kau mau, sebut saja gadis ini," ucap Emeli sembari menunjuk Sterla yang terlihat tersenyum malu dengan penuturan Emeli.


"Tuan tampan ini galak sekali ya? padahal dia tadi yang menyamperi I, bahkan pas I mau pergi I di cegah, Tuan ini memang tampan namun sayang sudah tak waras!" ucap Sterla dengan suara khasnya dengan bahasa Inggris.

__ADS_1


"Apa kau bilang!" ucap Justin memajukan tubuhnya hendak menyamperi Sterla namun gerakannya terhenti ketika mendapatkan tatapan maut dari Emeli.


"Ah,,," Sterla langsung bersembunyi di belakang Leo dengan teriakan ketakutannya.


"Hhhhhh," Leo kembali tertawa melihat kelakukan teman bengkoknya itu.


"Leo, kenapa kau bisa berada di sini?" tanya Sterla dengan tangan yang sudah bergelayut manja di lengan Leo. Leo hanya tersenyum tanpa berniat melepaskan tangan Sterla, sebab Sterla adalah salah satu sahabatnya yang memiliki butik ternama di California.


"Aku tengah mengajak temanku untuk menikmati keindahan yang berada di sini," Jawab Leo yang membuat Sterla langsung mengangguk paham. "Kenapa baju kalian bisa sama ya?" tanya Leo pada Sterla dengan raut wajah herannya.


Stelan langsung tersenyum sembari mengeratkan pelukannya di tangan kekar Leo. "Tentu saja sama, orang kekasihmu ini membeli pakaiannya di butikku," ucap Sterla yang langsung di angguki Emeli.

__ADS_1


"Enak sekali kau mengatakan jika istriku adalah kekasih temanmu," ucap Justin yang sudah menarik Emeli agar berada di dekatnya.


"O my God, ternyata kalian suami istri?" ucap Sterla sembari membekap mulutnya sebab terkejut. "Pria ini benar-benar buaya, ia merayuku padahal sudah memiliki istri, apa dia kira aku ini wanita murahan yang mau menjalin hubungan dengan pria yang sudah beristri!" ucap Sterla dengan ketus membuat Emeli, Riko, dan Leo tak dapat menahan tawanya. Kini Justin menjadi bulan-bulanan mereka semua.


__ADS_2