
Waktu terus berjalan, tak terasa langit semakin gelap. Saat ini di kediaman Justin, terlihat Pria itu terlihat seperti cacing kepanasan yang tak bisa tenang. Sendari tadi ia terus menerus mengganti posisi tidurnya namun belum ada posisi nyaman yang ia dapatkan. Tidak tau apa yang membuatnya berkeringat, padahal AC di kamarnya telah menyalah begitu dinginnya. Karena lelah bergerak terus, akhirnya justin tidur dalam keadaan telentang.
Saat ini Mata tajam pria itu menatap langit-langit kamarnya. Kebersamaannya bersama Emeli begitu jelas hadir di Fikirannya. Bahkan ia mengusap wajahnya sebab merasa bersalah karena telah meninggikan suaranya pada Emeli. Baru kali ini ia bisa hilang kendali pada dirinya sendiri. Bagaimana ia akan berbicara dengan Emeli jika ia dan Emeli baru berbaikan kemarin namun mereka kembali bertengkar.
__ADS_1
Ceria, bagaimana kabarmu di sana? padahal baru sebentar kau meninggalkanku rasanya seperti sudah setahun aku tak bertemu denganmu. Maafkan aku ceria, aku begitu cemburu jika kau dekat dengan pria lain. Ntah perasaan apa ini, yang pasti aku takut kehilanganmu. Aku takut kau menjauh dariku jika dekat dengan pria lain. Rasanya tak ikhlas melihat orang lain perhatian padamu. Aku ingin selalu bersamamu ceria. Aku tau aku egois karena tidak tau dirinya ingin menjadi pria satu-satunya yang dekat denganmu. Aku menyayangimu ceria. Maafkan aku, batin Justin dengan mata yang mulai menutup secara perlahan.
Justin tidur begitu tenangnya setelah memikirkan Emeli. Rasanya Emeli seperti obat penenang untuknya.
__ADS_1
Emeli bangkit dari tidurnya lalu berjalan ke arah meja untuk mengambil buku dan pulpen. Sudah tiga hari ia tak menulis sesuatu di buku diary kesayangannya itu. Dengan keadaan tenang, Emeli mulai menuliskan semua yang ia rasakan di sana. Tangannya menari begitu indahnya di atas kertas berwarna itu.
Mau semarah apapun aku padamu Jus, aku tetap tak bisa untuk tidak memaafkan mu. Aku tidak tau kenapa pintu maaf di hatiku selalu terbuka lebar untuk mu. Aku sungguh sangat mencintai mu Jus, aku selalu cemburu dengan keromantisan yang kau ciptakan bersama Clara. Jika boleh meminta, boleh tidak aku berada di posisi Clara? aku ingin sekali merasakan hubungan yang selama ini tak pernah aku rasakan. Kau tau kan Jus, jika aku tidak pernah pacaran ataupun menjalin kasih dengan pria manapun. Cuma kau satu-satunya pria yang paling lama aku kenal. Kau sangat spesial di hatiku. Aku ingin mencurahkan semua isi hatiku padamu, namun, aku mengurungkan nya. Aku takut kau marah, kau risi, dan kau benci padaku. Aku takut kau ilfil karena mengetahui sahabat terbaik mu selama ini menaruh rasa padamu. Aku tak ingin kau menjauhiku Jus. Aku ingin selalu bersamamu walaupun aku tau jika hatimu bukanlah untuk ku. Aku berharap, Allah membalikkan keadaan dan hatimu. Selamat tidur cintaku, walaupun raga kita berjauhan, tapi ingatlah, hatiku selalu berada dekat dengan mu.
__ADS_1
Emeli Cai 🖊️