CINTA-ku Terhalang Persahabatan

CINTA-ku Terhalang Persahabatan
#Riya Pingsan


__ADS_3

"Alah, ngaku sajalah! jangan mengelak! itu ada buktinya!" ucap Siska sembari menatap Leo yang saat ini sedang di bawah ke rumah sakit.


"Sudahlah jeng Siska, tak ada gunanya kita berdebat dengan para peracun ini. Lebih baik kita pergi dari sini daripada kita mati keracunan!" ketus Rina yang langsung di setujui yang lainnya.


Kini dalam sekejap acara selamatan itu perlahan mulai sepi. Sekarang tinggallah tuan rumah dan beberapa orang terdekat Emeli dan Justin.


"Mama, apa yang terjadi," ucap Emeli panik ketika melihat Riya jatuh tersungkur sembari menangis. Riya hanya menggeleng lemah tanpa menjawab. Ia benar-benar malu sekaligus sedih sebab nama baiknya dan keluarga sudah tercemar di luar sana.


"Sayang, mama mau membawa mamamu ke kamar dulu ya. Kamu bisa membawakan air?" tanya Ela yang langsung di angguki Emeli.

__ADS_1


"Baik Ma, Emeli akan segera menyusul," ucap Emeli yang di angguki Ela.


Dengan bantuan Lucy dan Glow, Ela pun membawa Riya ke kamar. Acara selamatan kehamilan Emeli benar-benar sudah hancur. Acara yang berharap membuat semua orang bahagia, kini menjadi bencana. "Kak Emil, sini aku saja yang membawanya," ucap Grisela langsung mengambil alih nampan di tangan Emeli tanpa meminta izin.


"Sini, bersandar padaku kak Emil," ucap Monica sembari menggandeng Emeli sebab ia takut terjadi sesuatu pada kandungan Emeli yang masih sangat mudah dan rentan keguguran.


"Terimakasih Gris, Monic," ucap Emeli yang langsung di balas dengan anggukan penuh senyuman oleh Grisela dan Monica.


Di rumah sakit, terlihat Justin dan suami teman istrinya sibuk mendorong bed mobile Leo. Wajah Justin sangat pias melihat Leo yang semakin sekarat. Wajah pria itu bahkan sudah sangat pucat. Busa yang di sebabkan oleh racun masih menempel di sudut bibir dan pipi Leo.

__ADS_1


"Maaf, tidak ada yang boleh masuk kecuali Dokter dan perawat." ucap salah satu suster pada Justin dan yang lainnya.


Karena tak bisa masuk menemani Leo, akhirnya Justin dan yang lainnya pun memilih menunggu di luar. Tanpa ada yang menyadari, dari kejauhan terlihat Patrick tersenyum miring melihat penderitaan Leo.


"Itu belum seberapa bedeb*h! aku akan melakukan sesuatu yang lebih dari ini, dan akan aku pastikan, Clara dan anakku, akan kembali kepelukanku!" gumam Patrick dengan tangan yang terkepal erat.


Dia menyesal telah meninggalkan Clara demi perempuan murahan dan penipu seperti Nita. Dulu Clara lah yang berjuang agar hubungan dan hidup mereka menjadi enak dan Bahagia. Namun berbeda halnya dengan Nita yang menjadi beban dan hanya mengandalkan Patrick untuk memenuhi kebutuhan nya. Bahkan kerja keras Patrick untuk menghidupi wanita itu di balas dengan penghianat.


Flashback on

__ADS_1


Semenjak memutuskan hubungannya dengan Clara, Patrick memutuskan untuk pergi bersama Nita ke apartemen baru yang jauh dari apartemen sebelumnya. Kedua sepasang kekasih haram itu memutuskan untuk tinggal bersama layaknya sepasang suami istri. Satu bulan tinggal bersama, Patrick mendapatkan pekerjaan dari perusahaan yang cukup besar. Bukan hanya perusahaannya saja yang besar, namun gaji orang-orang yang berkerja di sana juga sama besarnya.


__ADS_2