
Ternyata Kakak iparku yang selalu di bicarakan Stevia selama ini adalah Tuan Leo? dan kakak ipar yang sering di bicarakan Stevia adalah Clara? ya Allah,,, dosa apa aku sehingga engkau membuat aku dan wanita ular ini menjadi berkeluarga. Batin Riko tak percaya dengan takdir yang tengah menghampirinya. Padahal dulu ia sering berdoa agar tidak mempunyai hubungan dekat dengan wanita bertipe seperti Clara, tapi apa ini? Allah justru membalikkan doanya sehingga bisa sekeluarga dengan Clara. tepatnya ia sudah menjadi adik ipar Clara.
Kalian terlihat sangat serasi. Pantas saja Allah menyatukan kalian dalam ikatan pernikahan. Batin Justin bersorak senang dalam hati. Ia benar-benar puas melihat penderitaan Leo yang terlihat terpaksa menikahi Clara.
Leo terlihat biasa saja menyaksikan keterkejutan semuanya termasuk wanita pujaan hati nya. "Leo, kapan kau menikah dengan Clara? kok nggak mengundang dan memberitahu kami? pantas saja beberapa bulan ini kau tidak ada kabar," ucap Emeli terlihat sedih.
__ADS_1
Justin yang melihat kesedihan di wajah Emeli terlihat cemburu. Ia langsung saja menimpali ucapan Emeli. "Senang sekali mendengar kabar pernikahanmu pria yang standar ketampanannya di bawahku," goda Justin dengan tatapan sombongnya yang tertuju pada Leo.
"Cih! kau itu pede sekali," ketus Leo enek mendengar kesombongan seorang Justin.
"Hidup ini harus pede, iyakan sayang, much," ucap Justin sembari mendaratkan satu kecupan mesra di pipi Emeli membuat Leo dan Clara menahan api cemburu di hatinya.
__ADS_1
Wanita murahan ini berani sekali menatap seperti itu pada istriku! Batin Justin membalas tatapan Clara membuat wanita itu menundukkan tatapannya.
Berbahagialah Mentari, aku akan menjadi penghalang Clara untuk merebut Justin darimu. Walaupun aku harus mengorbankan kebahagiaanku, aku tidak masalah asalkan kau bahagia dengannya. Biarlah menikahi Clara adalah sebagai tanda cinta tulus ku untukmu. Cintaku padamu benar-benar tulus mentari. Jika saja takdir mengijinkan ku untuk mengungkapkan perasaanku, maka dengan lantang aku akan berkata, MENTARI,,, AKU MENCINTAI MU,,, MAUKAH KAU MENIKAH DENGAN KU, tapi sayang beribu sayang, itu tak akan pernah terjadi. Batin Leo terus menatap Emeli tanpa berkedip sedikit pun. Ekspresi nya mungkin biasa saja, namun tidak dengan hatinya yang terasa sangat perih bagaikan di iris-iris. Jika saja dia tak berada di tempat ramai itu, mungkin air mata seorang Leo akan luru juga sebab cinta nya pada Emeli harus mati syahid.
Sepertinya dia terlihat sangat menyukai wanita sialan ini. Sebenarnya apa sih kelebihan dan kehebatan wanita sialan ini. Jika di bandingkan denganku, sudah jelas jika aku lebih segala-gala di atas dia! Batin Clara sembari melirik Leo dan Emeli secara bergantian. Tatapan wanita itu terlihat mengalirkan aura kebencian yang besar pada Emeli.
__ADS_1
"Ct, berhentilah memandangi istriku! kau kan sudah mempunyai istri, pandang saja istrimu itu!" ketus Justin membuat Riko menghela nafas menyaksikan pertengkaran kecil di depannya.
"Kau itu percaya diri sekali, siapa yang melirik istrimu, orang aku sedang menatap burung yang sedang berpacaran itu kok," ucap Leo sembari menunjuk burung yang baru saja mendarat secara bersamaan di belakang Emeli. Pandai sekali Leo mengelak dan menjadikan kedua burung itu sebagai alasannya.